BANJARMASIN, klikkalsel – Koperasi Konsumen Syari’ah Arrahmah mampu meningkatkan pencapaian jumlah anggota dan simpanan sukarela. Itu tercatat selama Tahun Buku 2017.

Terget tersebut bahkan tercapai pada pertengahan bulan ini dengan jumlah anggota mencapai 1.110 orang lebih yang tersebar disejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Usai gelaran Rapat Anggota Tahunan, RAT ke-6 Tahun Buku 2017, Ketua Koperasi Konsumen Syari’ah Arrahmah, Sutjipto mengungkapkan anggota koperasi tersebar dibanyak daerah seperti Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah, Tanah Bumbu hingga Kotabaru.
“Hal ini menandakan kesadaran masyarakat untuk menghidupkan perekonomian melalui penguatan koperasi khususnya yang berlandasan hukum Islam,” ungkapnya, Senin (19/3/2018).
“Baik dalam proses jual beli melalui sistem kredit tanpa bunga maupun dalam pengelolaan Simpanan Wajib anggota yang bebas dari denda,” tambahnya.
Sutjipto berharap, ke depan tidak hanya peningkatan anggota yang dapat dicapai merata di seluruh daerah, namun juga meningkatnya pengelolaan koperasi untuk para anggota yang berasal dari berbagai kalangan.
Dalam gelaran RAT ke-6 Tahun Buku 2017 Koperasi Konsumen Syari’ah Arrahmah berhasil membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp500 juta lebih.
“Berdasarkan laporan pertanggungjawaban pengurus, sepanjang tahun lalu terjadi peningkatan pertumbuhan anggota yang mencapai 72 persen dan pertumbuhan simpanan anggota mencapai 55 persen,” ujarnya.
Sementara itu Koperasi Konsumen Syari’ah Arrahmah juga mendapatkan apresiasi dari Dinas Koperasi dan UKM Kalsel atas kinerjanya yang dinilai aktif dan sehat dan terlihat melalui laporan keuangan yang disampaikan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Gustava Yandi mengaku bangga terkait kapabilitas pengelolaan koperasi.
“Banyak koperasi di provinsi ini yang harus tutup akibat tidak mampu mengelola dan meningkatkan kinerjanya,” imbuhnya.
Terkait prestasi ini Yandi juga berharap, Koperasi Konsumen Syari’ah Arrrahmah dapat menjadi salah satu contoh bagi koperasi lain di Kalsel.
“Sehingga dapat untuk memperbaiki pengelolaan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menghidupkan kembali koperasi yang merupakan motor penggerak ekonomi rakyat,†tandasnya.(baha)
Editor : Amran





