Klub Panahan Ar-Rahman Cari Bibit Pemanah

Klub panahan Masjid Ar-Rahman siap mencari bibit pemanah. (foto : devi/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Disela kegiatan ibadah yang dilakukan jamaah Masjid Ar- Rahmah, di Komplek Kesehatan, Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin, para jamaah juga melakukan aktivitas olahraga memanah.

Berawal dari beberapa jamaah masjid yang memiliki busur panah sendiri, hingga kemudian muncul gagasan mendirikan klub panahan. Hal tersebut bahkan dinilai positif, apalagi dengan kegiatan memanah tidak mengganggu kegiatan keagamaan.

“Awalnya dari pribadi beberapa orang jamaah masjid saja yang memanah, setelah ada keinginan dari kami dan belum tersedianya tempat latihan, kami pun berunding dan akhirnya membentuk klub ini,” tutur Alfiani Sulaiman yang saat ini menjabat sebagai ketau klub panahan Masjid Ar-Rahman kepada klikkalsel, Selasa (7/11).

Klub panahan Masjid Ar-Rahman siap mencari bibit pemanah. (foto : devi/klikkalsel)

Lebih jauh ia menyampaikan klub panahan Ar Rahmah ini berdiri sejak Januari 2017 dan sudah memiliki anggota kurang lebih 50 orang yang kebanyakan dari mahasiswa, serta karyawan swasta, Polri dan jamaah Masjid Imam Syafi’i.

“Latihan memanah terbagi dua. Untuk laki-laki setiap hari Sabtu dan Minggu, jam setengah delapan pagi. Adapun perempuannya, setiap hari Sabtu, Minggu dan Senin sehabis shalat ashar,” tambahnya.

Klub panahan Masjid Ar-Rahman juga membuka pintu bagi masyarakat yang mau bergabung dan datang langsung datang ke tempat lokasi, di halaman belakang Masjid Ar Rahmah. Sedangkan untuk biaya pendaftaran Rp30 ribu.

“Peralatan sudah kami sediakan, biaya perbulan hanya Rp20 ribu,” ucapnya.

Alfiani berharap dengan adanya klub panahan  Masjid Ar-Rahmah ini nantinya bisa menjadi wadah yang menghasilkan atlet panahan Banjarmasin. Tentunya jika sudah berprestasi akan mengharumkan nama daerah.

“Ini sebagai awal langkah kami menghasilkan bibit atlet panahan, karena ini dibawah payung Persatuan Panahan Indonesia (Perpani), kami ingin merekrut orang-orang yang berpotensi mengikuti event-event nasional,” harapnya.

Salah satu anggota klub panahan Melysa, tertarik mencoba panahan karena menjadi bagian dari sunah rasul. Selain itu, mahasiswi Fakultas Studi Islam, Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin itu mengaku memperoleh manfaat kesehatan dari olahraga panahan.

“Punggung lebih tegak karena posisi memanah ini mesti tegak. Selain itu, kesabaran dan keuletan juga saya dapatkan,” katanya. (devi)

 

Editor : Amran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.