Keindahan Goa Lalapin Tak Sebanding dengan Perawatan

Pengunjung wisata Goa Lalapin mengakui keindahan wisata, namun perlu adanya perhatian lagi dari Pemkab setempat dalam pengelolaan.(foto : duki/klikkalsel)

KOTABARU, klikkalsel– Keindahan wisata Goa Lalapin yang terletak di Kecamatan Hampang, memang sudah diakui para pengunjung. Namun, wisata tersebut masih dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dan perawatan dari Pemkab setempat.

Pengunjung wisata Goa Lalapin mengakui keindahan wisata, namun perlu adanya perhatian lagi dari Pemkab setempat dalam pengelolaan.(foto : duki/klikkalsel)

Hal itu disampaikan oleh pengunjung asal Desa Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir. Menurut Enin, wisata Goa Lalapin cukup menarik dan asyik untuk dikunjungi. Namun, Goa tersebut masih minim perawatan dan perhatian dari Pemkab setempat.

“Saya sebelumnya penasaran dengan wisata Goa di Lalapin itu, mendapat informasi kalau ada wisata Goa di sana. Setelah saya bersama keluarga menyempatkan waktu kesana memang Goanya unik, dan indah sekali. Tapi di sana masih minim sarana dan terkesan belum terawat atau terkelola dengan baik,” ujar Enin kepada klikkalsel.

Menurut Enin, keindahan wisata Goa Lalapin tidak kalah menariknya dengan wisata lainnya di Kotabaru. Akan tetapi, kenyamanan pengunjung berwisata akan terganggu apabila Goa tersebut masih minim perhatian.

“Saya melihat, sementara hanya anak tangga saja yang dibangun oleh Pemkab setempat melalui anggaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Sarana lainnya belum ada. Jembatan gantung sebagai salah satu akses menuju kesana juga masih terkesan tidak permanen dan hanya terbuat dari kayu,” kata Enin.

Hal senada juga diungkapkan Ahmad, pengunjung lainnya bahwa wisata Goa Lalapin tersebut sangat indah dan memiliki potensi yang luar biasa. Namun demikian menurutnya, Goa tersebut masih kurang perawatan.

“Sangat sayang. Goa itu sangat potensial jika dikelola dengan baik. Pasti pendapatan daerah akan banyak masuk dari situ. Tapi, untuk bisa masuk ke dalam Goa saja, kami masih kesulitan, selain gelap, juga licin, jadi harus ekstra hati-hati,” tuturnya.

Sementara diketahui, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru telah menggelontorkan dana sebesar Rp 56 juta untuk pembangunan anak tangga beserta pagar untuk akses pengunjung di Goa Lalapin.

Dana tersebut dikucurkan tahun 2017 lalu, dengan nama kegiatan pembangunan sarana dan prasarana wisata Lalapin. Proyek mulai dikerjakan pada tanggal 26 Oktober, sampai dengan 22 Desember 2017 lalu. (duki)

Editor : Amran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.