Kategori: PLN UIP3B Kalimantan

  • Relakan Momen Idulfitri, PLN Berhasil Pulihkan Keandalan Sistem Buntok-Muara Teweh Setelah 84 Jam Tanpa Henti Berjuang di Tengah Cuaca Ekstrem

    Relakan Momen Idulfitri, PLN Berhasil Pulihkan Keandalan Sistem Buntok-Muara Teweh Setelah 84 Jam Tanpa Henti Berjuang di Tengah Cuaca Ekstrem

    BUNTOK, klikkalsel.com – Di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kalimantan Tengah, PT PLN (Persero) menunjukkan respons cepat dan ketangguhan luar biasa dengan menuntaskan perbaikan jaringan transmisi Buntok–Muara Teweh dalam waktu 84 jam tanpa henti. Gangguan trip transmisi jalur 1 BUNTOK–MUARA TEWEH terjadi akibat besi penyangga isolator (traves) di fasa S dan T Tower 40 (T40) tertimpa pohon tumbang, dikarenakan terpaan hujan deras serta angin kencang.

    Gangguan yang terjadi pada Selasa dini hari, 1 April 2025 pukul 02.22 WIB tersebut memang tidak menyebabkan gangguan padam ke pelanggan karena beban langsung dialihkan ke jalur backup. Tapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat para petugas yang berasal dari berbagai unit seperti UPT Palangkaraya, ULTG Muara Teweh, ULTG Palangkaraya, ULTG Pangkalan Bun, serta tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) UPT Banjarbaru untuk bahu-membahu mengembalikan keandalan sistem, meski dibalik itu harus mengorbankan momen Idulfitri yang menjadi dambaan setiap umat muslim.

    Manager PLN UPT Palangkaraya, Bayu Putra Andrianto, menjelaskan bahwa selama 84 jam non stop tersebut tim banyak mengalami tantangan dalam proses pemulihan gangguan, seperti cuaca buruk, medan yang didominasi oleh perkebunan kelapa sawit dan hutan sehingga akses jalan menuju lokasi tidak mudah.

    “Kami harus menembus hujan deras dan angin kencang yang tak henti-hentinya melanda, ditambah medan yang cukup ekstrem untuk dilalui tim yang membawa peralatan dan material berpuluh-puluh kilo beratnya” ujar Bayu.

    Baca Juga Kunjungi SPKLU di Banten, Menteri ESDM Apresiasi Kesiapan PLN Sambut Mudik Lebaran 2025

    Baca Juga Jelang Hari Kemenangan Idulfitri 1446 Hijriah, Kementerian ESDM Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik PLN di Kalimantan

    Lebih lanjut Bayu menceritakan bahwa timnya harus berjalan kaki berkilo-kilometer sembari memikul peralatan dan material tersebut dari pinggir jalan ke lokasi perbaikan, dengan tekstur tanah gambut yang lembek seringkali memperlambat langkah kaki. Tak berhenti sampai disitu mereka bahkan sampai harus membuat jembatan darurat menggunakan batang pohon dikarenakan akses jalan yang terputus oleh parit selebar 2 (dua) meter.

    “Tapi semangat mereka yang luar biasa tak menyerah dengan hal tersebut, karena menyadari pentingnya tugas ini bagi keandalan listrik masyarakat,” ungkap Bayu.

    Dengan kerja keras tanpa henti selama 84 jam, tim berhasil menyelesaikan seluruh proses perbaikan dengan memasang traves pengganti berbahan polymer di fasa S dan T Tower 40 Buntok-Muara Teweh tersebut. Sehingga pada hari Sabtu (5/4) pukul 13.24 WITA, jalur 1 Buntok-Muara Teweh sudah dapat dialiri tenaga listrik (energize).

    Riko Ramadhano Budiawan, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi dan profesionalisme para petugas yang bertugas di lapangan.

    “Apa yang dilakukan tim di lapangan benar-benar patut diapresiasi. Mereka bekerja dalam tekanan tinggi, cuaca yang tidak bersahabat, serta risiko keselamatan yang besar. Namun, mereka tetap mengutamakan prosedur keselamatan dan berhasil menyelesaikan tugas dengan baik. Ini adalah bentuk nyata komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem transmisi,” tegas Riko.

    PLN menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kalimantan Tengah melalui perbaikan berkelanjutan dan langkah preventif. Ke depan, program patroli jalur, pemangkasan pohon rawan tumbang, dan peningkatan kesiapsiagaan terhadap gangguan cuaca ekstrem akan menjadi prioritas dalam menjaga stabilitas kelistrikan di wilayah ini.(adv/firdaus)

  • Terobos Cuaca Buruk Muara Teweh, PLN Gerak Cepat Lakukan Pemulihan Gangguan Jaringan Transmisi di Tengah Euforia Idulfitri

    Terobos Cuaca Buruk Muara Teweh, PLN Gerak Cepat Lakukan Pemulihan Gangguan Jaringan Transmisi di Tengah Euforia Idulfitri

    MUARA TEWEH, klikkalsel.com – Di kala euforia Idulfitri masih bergulir, para insan PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palangkaraya harus merelakan momen tersebut untuk mengatasi gangguan hubung singkat (trip) pada jaringan transmisi listrik jalur 1 Buntok-Muara Teweh.

    Gangguan yang terjadi pada pukul 02.22 Wib di tengah riuhnya hujan deras disertai petir dan angin kencang sedang melanda wilayah Muara Teweh dan Buntok, terindikasi disebabkan oleh benda asing yang menimpa jaringan transmisi tersebut.

    Manager PLN UPT Palangkaraya, Bayu Putra Andrianto menjelaskan gangguan tersebut tidak menyebabkan padam ke pelanggan karena beban penyaluran langsung dialihkan ke jalur 2 Buntok-Muara Teweh.

    “Tapi kami tetap segera melakukan perbaikan untuk memastikan keandalan jaringan dapat terjaga, karena jalur yang terganggu tersebut merupakan backup untuk jalur yang beroperasi” jelas Bayu.

    Sehingga tim pemeliharaan yang terdiri dari UPT Palangkaraya, ULTG (Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk) Muara Teweh, ULTG Palangkaraya, ULTG Pangkalan Bun dan tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) UPT Banjarbaru langsung bergerak cepat menuju lokasi terdampak di sekitar Tower 40 (T.40) yang harus menempuh waktu perjalanan selama 3 (tiga) jam.

    Baca Juga Kunjungi SPKLU di Banten, Menteri ESDM Apresiasi Kesiapan PLN Sambut Mudik Lebaran 2025

    Baca Juga Jelang Hari Kemenangan Idulfitri 1446 Hijriah, Kementerian ESDM Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik PLN di Kalimantan

    “Perjalanan menuju lokasi tidaklah mudah, karena medan dan cuaca yang tak bersahabat yang harus para pejuang tersebut terobos di tengah dinginnya malam” ungkap Bayu.

    Setibanya di lokasi, Bayu menceritakan timnya menemukan bahwa besi penyangga isolator (traves) pada fasa S dan T mengalami pembengkokan akibat tertimpa pohon kering besar yang tumbang.

    Tim langsung melakukan pemangkasan dan pembersihan lokasi kerja setelah berkoordinasi dengan pemilik pohon dan lahan di sekitar lokasi tersebut.

    “Meski sempat mengalami kendala karena pemilik lainnya tidak berada di lokasi, kami berhasil mendapatkan izin darurat dari kepala desa setempat agar pekerjaan pemulihan tetap dapat berjalan.” jelasnya.

    Sampai berita ini diturunkan, proses perbaikan yang sudah berjalan lebih dari 48 jam non stop masih berlangsung dikarenakan cuaca ekstrem bertubi-tubi menghambat percepatan pekerjaan tersebut yang memiliki tingkat risiko sangat tinggi bagi para pejuang kelistrikan.

    Terpisah General Manager PLN UIP3B (Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban) Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama yang terjalin antara tim PLN, warga, dan aparat desa yang bahu-membahu mengatasi gangguan tersebut. Dirinya sangat berterima kasih dan berharap kolaborasi seperti ini terus terjalin bukan hanya untuk kelancaran perbaikan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran bersama agar jalur transmisi tetap aman dan bebas dari gangguan.

    “Pada momen ini, kami memohon doa agar proses perbaikan dapat berjalan dengan lancar serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sekitar jaringan listrik dan segera melaporkan jika ada potensi gangguan, demi keselamatan dan kelancaran pasokan listrik,” pungkasnya.

    PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik ke masyarakat. Masyarakat juga dapat berpartisipasi menjaga keandalan listrik lingkungannya dengan melaporkan potensi gangguan yang dapat mengancam jaringan listrik, melalui fitur Pengaduan di Aplikasi PLN Mobile.(adv/firdaus)

  • YBM Bersama Srikandi PLN Berbagi Berkah Ramadhan 1446 Hijriah Kepada Para Mustahik di Banjarbaru

    YBM Bersama Srikandi PLN Berbagi Berkah Ramadhan 1446 Hijriah Kepada Para Mustahik di Banjarbaru

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Jelang Idul Fitri 1446 Hijriah, Yayasan Baitul Ma’al (YBM) dan Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan menunjukkan kembali kepeduliannya dengan berbagi berkah kepada 50 mustahik yang tersebar di wilayah Banjarbaru, Kamis (27/3/2025).

    Kegiatan ini di hadiri langsung oleh General Manager UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan dengan turut di dampingi oleh jajaran manajemen.

    “Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi para mustahik serta membawa kebahagiaan di momen menjelang Idul Fitri”, ujar Riko

    Riko juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan suci.

    Baca Juga Sambut Ramadhan, Srikandi dan YBM PLN Sosialisasikan Bahaya Listrik dan Bagikan Kebahagiaan Ke Masyarakat Desa Saigon

    Baca Juga Salurkan 165 Program Bantuan di Tahun 2024, YBM PLN UIP3B Kalimantan Sejahterakan 6.830 Penerima Manfaat

    “Kami juga berharap kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi para pejuang kelistrikan UIP3B Kalimantan yang telah bekerja keras memastikan pasokan listrik tetap andal selama bulan suci Ramadhan hingga tibanya Hari Kemenangan,” ungkapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Endah Trianingtiyas selaku Champion Srikandi PLN UIP3B Kalimantan mengatakan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Srikandi PLN terhadap masyarakat, khususnya para perempuan tangguh yang berjuang demi keluarga dan lingkungan sekitar.

    “Kami percaya bahwa keberkahan Ramadan akan semakin terasa jika kita saling berbagi, Srikandi PLN terus berkomitmen untuk hadir dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

    Berkah Ramadhan yang berupa bingkisan dan juga santunan ini diberikan kepada para mustahik yang terdiri dari petugas kebersihan, muslimah tangguh, guru ngaji dan juga marbot masjid.(adv/firdaus)

  • Jelang Hari Kemenangan Idulfitri 1446 Hijriah, Kementerian ESDM Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik PLN di Kalimantan

    Jelang Hari Kemenangan Idulfitri 1446 Hijriah, Kementerian ESDM Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik PLN di Kalimantan

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia memastikan kesiapan pasokan listrik PT PLN (Persero) dalam 2 (dua) kunjungannya di kota Banjarmasin (19/3) dan Pontianak (20/3).

    Pulau Kalimantan yang terdiri dari 2 (dua) sistem kelistrikan, yaitu Sistem Interkoneksi Kalimantan (Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur) dan Sistem Khatulistiwa (Kalimantan Barat) dipastikan aman dengan total cadangan daya 38% jelang hari raya Idulfitri 1446 Hijriah.

    Dalam kunjungannya Wakil Menteri ESDM, Ir. Yuliot Tanjung, MM ke PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimatan Barat guna pastikan Sistem Khatulistiwa tetap andal dengan di dampingi oleh PLN Group Kalimantan Barat yaitu Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat, Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalimantan Bagian Barat, dan Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan yang pada kesempatan ini diwakili oleh Manager UP2B Kalbar, Ahmad Edy Syukral.

    “Dengan cadangan daya yang memadai, Daya Mampu Netto mencapai 591 MW untuk mengantisipasi beban puncak sebesar 547 MW”, jelas Edy Syukral.

    Di sisi lain, untuk memastikan Pasokan Sistem Interkoneksi Kalimantan tetap aman, Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM melakukan kunjungan kerja di Gas Insulated Substation (GIS) Ulin, Banjarmasin dengan didampingi oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dan juga General Manager PLN UIP3B Kalimantan.

    Baca Juga Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

    Baca Juga Animo Pemudik EV Diprediksi Meningkat saat Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

    Bahlil Lahadila menyebutkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian fungsi Satuan Tugas Hari Raya Idulfitri guna memastikan kelancaran suplai sektor ESDM secara umum.

    ”Khusus untuk PLN, saya tadi dipresentasikan secara komprehensif dan detail oleh Pak Dirut PLN, Pak Darmo, bahwa kapasitas terpasang kita di sini (Kalimantan) itu dibandingkan dengan beban puncak, cadangan kita masih 38%. Jadi _overall_ nggak ada masalah,” jelas Bahlil.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menerangkan bahwa pihaknya siap menjalankan arahan Pemerintah untuk menyediakan suplai listrik yang andal dan aman serta memastikan layanan yang responsif bagi masyarakat.

    “Sistem kelistrikan Kalimantan sangat mumpuni dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini. PLN telah menyiapkan Daya Mampu sebesar 3,3 Gigawatt (GW). Dengan posisi Beban Puncak sebesar 2,4 GW maka PLN memastikan masih terdapat reserve margin yang mumpuni sebesar 38%.”, jelas Darmawan.

    General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan menyampaikan reserve margin sebesar 38% merupakan Cadangan Daya Sistem Interkoneksi sebesar 922 MW yang berbanding dengan Beban Puncak tertingginya sebesar 2.412 MW.

    “Disamping kami mempersiapkan kecukupan daya, kami juga mempersiapkan 24 posko siaga yang dikawal 24 jam nonstop oleh 1.651 pejuang kelistrikan UIP3B Kalimantan,” terang Riko.

    Dengan berbagai langkah antisipatif yang telah disiapkan, PLN memastikan kesiapan sistem kelistrikan di Kalimantan tetap optimal dan berharap masyarakat bisa merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah dengan nyaman dan aman.(adv/firdaus)

    Editor : Amran

  • Kunjungi SPKLU di Banten, Menteri ESDM Apresiasi Kesiapan PLN Sambut Mudik Lebaran 2025

    Kunjungi SPKLU di Banten, Menteri ESDM Apresiasi Kesiapan PLN Sambut Mudik Lebaran 2025

    CILEGON, klikkalsel.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan inspeksi ke Stasiun Pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang ada di Pelabuhan Merak, Banten menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H, pada Kamis (13/3/2025).

    Dalam rangkaian kunjungannya, Bahlil mengapresiasi kesiapan pasokan listrik dan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik PT PLN (Persero) menyongsong musim mudik Lebaran tahun ini.

    “Kami melakukan kunjungan di wilayah Banten. Kami sampaikan bahwa alhamdulillah untuk persiapan listrik kita sampai dengan Hari Raya (Idulfitri) itu aman sekali. Kapasitas terpasang lebih dari 67 ribu megawatt (MW), beban puncaknya itu hanya sampai di 46 ribu MW. Jadi kita masih surplus sekitar 30 sampai 40 persen. Jadi secara umum untuk listrik insya Allah, tidak ada masalah,” ujar Bahlil.

    Bahlil menambahkan, infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik juga dalam keadaan siap mendukung perjalanan mudik pengguna kendaraan listrik atau _electric vehicle_ (EV). Pasalnya PLN telah menambah jumlah SPKLU secara signifikan di jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa.

    “Inilah bentuk kesiapan PLN dan Pemerintah dalam memberikan layanan terbaik kepada pengguna yang memakai mobil listrik. Jadi _overall_ tidak ada masalah,” imbuh Bahlil.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa PLN telah mengantisipasi kenaikan pengguna EV pada musim mudik Idulfitri 1446 H kali ini. Oleh sebab itu, SPKLU yang berada di area dengan kepadatan tinggi terus ditambah dan terus dipantau oleh tim PLN. Sehingga antrean pengisian daya dapat diminimalisir.

    “Kami memprediksi jumlah pengguna kendaraan listrik pada mudik lebaran tahun ini naik 5 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Untuk itu PLN mengantisipasi dengan menambah jumlah SPKLU 7,5 kali lipat lebih banyak dibandingkan tahun lalu di titik dengan okupansi tinggi menjadi 800 unit,” kata Darmawan.

    Dengan penambahan infrastruktur tersebut, pada mudik lebaran tahun ini PLN menyiagakan SPKLU menjadi 1.000 unit di 615 lokasi di jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa. Secara nasional hingga saat ini, PLN dengan para mitra telah menyediakan total 3.558 unit SPKLU yang tersebar di 2.412 titik strategis seluruh tanah air. Pada tiap titik ini PLN juga menyiagakan personel yang siaga 24 jam dengan total lebih dari 6.000 personel.

    “SPKLU telah tersedia di setiap _rest area_ di sepanjang jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer, sehingga kita harapkan insya Allah tidak ada antrean _charging_ kendaraan listrik,” tegas Darmawan.

    Lebih lanjut, Darmawan memaparkan fitur bernama Trip Planner pada aplikasi PLN Mobile yang akan membantu pengguna kendaraan listrik saat mudik. Dengan fitur ini, pengguna mobil listrik dapat mengetahui lokasi dan status ketersediaan SPKLU secara langsung.

    Baca Juga  EV Diprediksi Meningkat saat Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

    Baca Juga PLN Perkuat Keandalan Listrik Melalui Agenda Inspeksi Infrastruktur Kelistrikan, Pastikan Keamanan Kelistrikan Jelang Perayaan Cap Go Meh 2025

    “Dengan fitur Trip Planner tinggal klik, dia langsung tahu apakah (SPKLU) ini warna biru, tersedia, atau warna kuning sebagian konektor terpakai, atau warna abu-abu itu sudah _fully occupied._ Bukan hanya SPKLU-nya ini, tapi _charger_ demi _charger_-nya,”lanjut Darmawan.

    Sebagai langkah antisipatif, PLN juga menyediakan 12 unit SPKLU Mobile yang bersiaga di sepanjang ruas tol Sumatra dan Jawa jika ada pengguna kendaraan listrik yang kehabisan daya di sepanjang jalan tol. Mobilisasi SPKLU Mobile ini bersifat _borderless_ atau bisa bergerak antar kota antar provinsi dengan titik _standby_ strategis di Exit Tol yang memungkinkan untuk melakukan pergerakan antar wilayah dengan cepat.

    Bagi pemudik yang membutuhkan layanan SPKLU Mobile, PLN telah menyiapkan layanan call center SPKLU yang bersiaga selama masa mudik lebaran 2025. Ketika terjadi kendala seperti kehabisan daya baterai di perjalanan, para pemudik bisa menggunakan layanan call center agar langsung bisa dibantu oleh petugas PLN.

    “PLN juga menyiapkan call center, ini nomornya 08-777-11-12-123. Operator kami selalu siap, kalau ada kendala di perjalanan bisa langsung hubungi, kemudian kirimkan lokasi, lalu petugas akan langsung datang membantu,” imbuh Darmawan.

    Sementara itu Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti menjelaskan PLN telah menempatkan SPKLU di lokasi-lokasi strategis jalur mudik, salah satunya di Pelabuhan Merak, Banten yang dikunjungi Menteri ESDM.

    Keberadaan SPKLU di wilayah Banten termasuk di Pelabuhan Merak sangat krusial untuk memudahkan pemudik melakukan pengisian daya di jalur penyeberangan dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatra dan sebaliknya.

    “Keberadaan SPKLU di wilayah Banten sangat strategis untuk mendukung para pemudik yang melakukan perjalanan antar Pulau Jawa dan Sumatra dengan EV. Untuk di provinsi banten sendiri, PLN telah menyediakan 106 SPKLU di 64 titik lokasi dan ditambah dengan kerja sama dengan mitra sebanyak 147 SPKLU di 96 titik lokasi.
    Pada tiap lokasi SPKLU ini, kami juga menyiagakan personel siaga. Hal ini kami lakukan agar para pengguna kendaraan listrik bisa melanjutkan perjalanannya dengan tenang dan nyaman,” pungkas Edi.

    Terpisah, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menjelaskan bahwa PLN UIP3B Kalimantan telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga keandalan jaringan transmisi selama periode Lebaran.

    “Kami memastikan sistem transmisi tetap andal selama arus mudik dan arus balik. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, kami berharap masyarakat, termasuk pengguna kendaraan listrik, dapat menikmati perjalanan mudik yang aman dan lancar,” ungkap Riko.(adv/firdaus)

  • PLN – Pindad Sinergi Kembangkan Pembangkit Listrik Bersih Untuk Wilayah 3T

    PLN – Pindad Sinergi Kembangkan Pembangkit Listrik Bersih Untuk Wilayah 3T

    BANDUNG, klikkalsel.com- PT PLN (Persero) bersama dengan PT Pindad menandatangani _memorandum of understanding_ (MoU) dalam rangka memperkuat sinergi inovasi dan kolaborasi strategis nasional pada Senin, (10/3) di Graha Pindad, Bandung, Jawa Barat.

    Penandatanganan MoU yang dilakukan antara Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dengan Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa ini memiliki ruang lingkup kerja sama studi pengembangan potensi pembangkit pikohidro dan mikrohidro di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) dalam mendukung elektrifikasi dan transisi energi di Indonesia.

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berharap agar Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara maju, salah satu langkah yang dilakukan adalah memperbanyak industri-industri berbasis teknologi maju dan juga inovasi.

    “Salah satu program kami adalah mengajak industri untuk terlibat di dalam riset dan inovasi. Karena saya yakin riset dan inovasi yang menjadi fondasi untuk tumbuhnya industri yang lebih maju,” jelas Brian.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan PLN dan Pindad akan menjalankan _Joint Development Study Agreement_ untuk memproduksi generator pikohidro/mikrohidro serta mengelola operasi dan pemeliharaannya. Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan sumber daya alam sekitar untuk kesejahteraan masyarakat dan mengakselerasi transisi energi di Indonesia.

    Baca Juga Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

    Baca Juga Sambut Ramadhan, Srikandi dan YBM PLN Sosialisasikan Bahaya Listrik dan Bagikan Kebahagiaan Ke Masyarakat Desa Saigon

    “Kolaborasi antara PLN dengan PT Pindad ini merupakan solusi ketahanan energi yang akan menyediakan energi bersih, murah, dan sangat aksesibel untuk mewujudkan visi pertumbuhan ekonomi 8%. Melalui kerja sama ini, kami ingin mengoptimalkan sumber energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan serta mendorong pemerataan akses listrik hingga ke pelosok negeri,” ujar Darmawan.

    Sejak 1988, Pindad dan PLN telah berkolaborasi dalam proyek ketenagalistrikan, termasuk pemeliharaan generator dan rehabilitasi peralatan listrik. MoU ini menjadi kelanjutan dari kerja sama strategis kedua BUMN dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.

    Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa menekankan pentingnya sinergi dengan Pemerintah dan berbagai BUMN untuk mendorong inovasi, penggunaan produk dalam negeri, dan kemajuan strategis nasional.

    “Kami harapkan kerja sama pada hari ini bisa menggerakkan _economic impact multiplier effect_ yang cukup tinggi. Sehingga _economic growth_ yang dicanangkan oleh Pemerintah baru di bawah kepemimpinan Bapak Presiden bisa tercapai. Kami berharap kerja sama ini bisa menjadi tulang punggung tidak hanya di industri pertahanan dan keamanan tetapi juga di sektor energi, sektor infrastruktur dan sektor material maju,” pungkas Sigit.

    Terpisah, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung peningkatan Rasio Elektrifikasi di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan.

    “Kami percaya bahwa listrik saat ini merupakan salah satu kebutuhan utama yang seharusnya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Diharapkan dengan adanya program ini, PLN dapat terus berkontribusi dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang sebelumnya belum tersentuh listrik,” kata Riko.(adv/firdaus)

    Editor : Amran

  • Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

    Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

    JAKARTA, klikkalsel.com – PT PLN (Persero) melakukan penyalaan serentak sambungan listrik gratis untuk 2.597 rumah tangga prasejahtera dalam program Light Up The Dream, pada Senin (10/3/2025).

    Program yang berasal dari donasi pegawai PLN ini sekaligus menjadi momen berbagi kebahagiaan Ramadan 1446 H. Berlangsung sejak tahun 2020, program ini secara total telah menyambungkan listrik secara gratis untuk 32.275 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.

    Kehadiran program ini pun menjadi berkah bagi banyak keluarga yang sebelumnya belum menikmati listrik, salah satunya Ferra Rostika. Kebahagiaan terpancar dari wajah warga Desa Neusu Jaya, Banda Aceh ini setelah akhirnya ia dan keluarganya bisa menikmati listrik PLN. Sebelumnya ia hanya mengandalkan aliran listrik dari tetangga.

    “Syukur alhamdulillah, saya tidak bisa berkata-kata. Selama ini, tetangga membantu saya, tetapi mereka juga terganggu karena MCB mereka sering mental. Sekarang kami sekeluarga dapat menikmati listrik. Anak sudah bisa belajar di malam hari. Semoga PLN semakin jaya dan bisa membantu masyarakat lainnya yang mengalami kesulitan ekonomi seperti kami,” ungkap Ferra.

    Baca Juga Animo Pemudik EV Diprediksi Meningkat saat Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

    Baca Juga Sambut Ramadhan, Srikandi dan YBM PLN Sosialisasikan Bahaya Listrik dan Bagikan Kebahagiaan Ke Masyarakat Desa Saigon

    Hal serupa juga yang dirasakan Nenek Rusmini. Warga Lubuk Linggau Selatan, Provinsi Sumatera Selatan ini tak kuasa menahan haru ketika listrik di rumah akhirnya menyala berkat program Light Up The Dream. Selama ini nenek berusia 86 tahun tersebut hidup seorang diri dalam gelap tanpa listrik dengan kondisi yang serba terbatas.

    “Selama ini kalau malam saya pakai lilin. Kalau hujan turun, rumah saya gelap gulita. Mau masak pun sulit, saya harus nyalakan lilin atau pinjam listrik menyalur dari tetangga. Sekarang alhamdulillah, rumah saya sudah terang. Terima kasih PLN, semoga berkah bagi semuanya,” ujar Rusmini dengan mata berkaca-kaca.

    Di wilayah Indonesia timur ada juga Catarina, warga Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur yang pada kesempatan ini turut menjadi penerima manfaat penyalaan serentak program Light Up The Dream. Hadirnya listrik tidak sekadar untuk penerangan, tetapi juga memberikan harapan dan kesejahteraan bagi keluarganya.

    “Kami sangat bersyukur dapat merasakan nikmat listrik di bulan Ramadan ini. Selama ini, kami menabung untuk biaya pasang baru listrik. Kini, anak-anak kami bisa belajar dengan nyaman di malam hari, dan kami bisa tambah peralatan untuk jual es. Terimakasih PLN sudah mewujudkan impian kami,” ungkap Catarina.

    Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menyampaikan bahwa program Light Up The Dream adalah wujud nyata komitmen dan kepedulian insan PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan serta pemerataan akses listrik.

    Program ini merupakan inisiatif pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk masyarakat kurang beruntung agar dapat menyambung listrik secara gratis di seluruh Indonesia.

    “Program Light Up The Dream secara reguler kita jalankan, paling tidak bisa dua kali dalam satu tahun. Sebuah tradisi yang sangat baik di PLN, yang dirintis oleh para insan PLN yang peduli dengan lingkungan sekitar,” kata Didi.

    Oleh sebab itu, Didi mengapresiasi para pegawai PLN yang secara konsisten menyisakan sebagian dari penghasilannya untuk menopang keberlangsungan program ini.

    “Pada Light Up The Dream hari ini telah tersambung 2.597 instalasi listrik untuk pelanggan. Sehingga, secara total sampai dengan Maret 2025, insan PLN di seluruh Indonesia telah menyumbang untuk kebahagiaan masyarakat prasejahtera sebanyak 32.275 sambungan,” lanjut Didi.

    Sementara itu Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti menambahkan bahwa pihaknya turut berterima kasih kepada para _stakeholders_ di pusat dan daerah yang mendukung kesuksesan program Light Up The Dream. Ia berharap program ini akan terus menjadi wadah untuk seluruh pihak menjalin kolaborasi demi kemajuan masyarakat.

    “Kami juga berharap wadah ini terus digerakkan, karena memang masih ada saudara-saudara di lingkungan sekitar kita yang belum mendapatkan kesempatan untuk bisa menikmati listrik secara mandiri,” ujar Edi.

    Edi menambahkan program ini juga sekaligus menjadi komitmen PLN mendukung upaya pemerintah meningkatkan Rasio Elektrifikasi di Indonesia. Ia berharap program ini akan turut mendorong perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    “Sesuai dengan visi dari PLN, bahwa hadirnya listrik ini akan membawa kehidupan menjadi lebih baik dan juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” pungkas Edi.

    Terpisah, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan mendukung program Light Up The Dream sebagai bentuk nyata kepedulian insan PLN dalam memberikan akses listrik bagi masyarakat yang membutuhkan.

    “Tujuan program ini sangat mulia, khususnya dalam momen bulan Ramadan ini, karena memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang selama ini belum dapat merasakan layanan listrik di rumahnya. Semoga melalui program ini semakin banyak masyarakat yang terbantu dengan hadirnya PLN dalam menerangi kehidupan mereka dan meningkatkan kualitas hidup di berbagai aspek,” ungkap Riko.(adv/firdaus)

    Editor : Amran

  • Animo Pemudik EV Diprediksi Meningkat saat Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

    Animo Pemudik EV Diprediksi Meningkat saat Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

    JAKARTA, klikkalsel.com – PT PLN (Persero) memastikan kelancaran perjalanan pemudik kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) pada momen Idulfitri 1446 Hijriah dengan menghadirkan 1.000 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik Trans Jawa-Sumatra, tersebar di 615 lokasi strategis dan dilengkapi personel siaga 24 jam nonstop.

    Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti menyampaikan, keberadaan SPKLU di berbagai titik menjadi fokus utama perseroan di momen Ramadan hingga Idulfitri 1446 H, mengingat semakin meningkatnya jumlah pengguna EV.

    Pada lebaran 2025 ini, pemudik EV diproyeksi meningkat hingga 500 persen atau sebanyak 21.570 kendaraan dibanding tahun lalu yang mencapai 4.314 kendaraan.

    “Sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, PLN siap mendukung penuh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan EV. Kami telah melakukan asesmen menyeluruh dan memetakan titik-titik strategis untuk memastikan pemudik EV dapat dengan mudah mengakses SPKLU selama perjalanan,” kata Edi.

    Baca Juga Sambut Ramadhan, Srikandi dan YBM PLN Sosialisasikan Bahaya Listrik dan Bagikan Kebahagiaan Ke Masyarakat Desa Saigon

    Baca Juga PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan di Kalimantan Melalui Peninjauan Infrastruktur

    Edi menjabarkan, terdapat total 3.529 unit SPKLU yang dioperasikan PLN bersama mitra, tersebar di 2.400 titik seluruh Indonesia.

    Secara rinci, jumlah SPKLU di Sumatra sebanyak 431 unit, Jawa 2.448 unit, Bali 166 unit, Kalimantan 215 unit, Sulawesi 145 unit, Maluku 26 unit, Nusa Tenggara 72 unit, dan Papua 26 unit.

    “Guna memastikan para pemudik nyaman dalam melakukan pengisian daya, PLN juga menyiagakan sebanyak 12 unit SPKLU mobile yang tersebar di jalur Trans Jawa-Sumatra. Keberadaan unit ini juga penting khususnya dalam membantu pemudik EV jika sewaktu-waktu kehabisan daya di perjalanan,” lanjut Edi.

    Dukungan teknologi juga dihadirkan melalui aplikasi PLN Mobile, yang dilengkapi fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) untuk membantu pengguna menemukan lokasi SPKLU terdekat.

    Aplikasi PLN Mobile juga dilengkapi fitur Trip Planner yang membantu pengguna merencanakan rute perjalanan dan menentukan titik lokasi terbaik untuk melakukan pengisian daya secara optimal.

    “Pelanggan tidak akan kesulitan menemukan SPKLU. Melalui fitur di PLN Mobile, mereka dapat dengan mudah mencari lokasi SPKLU dan merencanakan pengisian daya dengan fitur Trip Planner yang kami sediakan,” tutup Edi.

    Dengan kesiapan infrastruktur dan layanan yang optimal, PLN berkomitmen untuk mendorong ekosistem EV di Indonesia dan memastikan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan bebas khawatir bagi pengguna EV.(adv/firdaus)

  • Sambut Ramadhan, Srikandi dan YBM PLN Sosialisasikan Bahaya Listrik dan Bagikan Kebahagiaan Ke Masyarakat Desa Saigon

    Sambut Ramadhan, Srikandi dan YBM PLN Sosialisasikan Bahaya Listrik dan Bagikan Kebahagiaan Ke Masyarakat Desa Saigon

    PONTIANAK, klikkalsel.com – Menyambut bulan suci Ramadan yang semakin dekat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) Unit Penyaluran Transmisi (UPT) Pontianak melalui Tim Srikandi dan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UPT Pontianak menggelar sosialisasi bagi warga Kelurahan Saigon, Kecamatan Pontianak Timur.

    Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Kelurahan Saigon dan diikuti oleh sekitar 50 warga setempat serta dihadiri oleh Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

    Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai keselamatan ketenagalistrikan, serta mengingatkan akan bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan transmisi listrik.

    Dalam pemaparan materi, masyarakat diberikan informasi terkait manfaat dan bahaya listrik, serta pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh jaringan transmisi listrik yang ada di sekitar masyarakat.

    General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang dilakukan oleh Srikandi dan YBM PLN UPT Pontianak.

    “Keselamatan ketenagalistrikan adalah tanggung jawab bersama. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya memahami manfaat listrik, tetapi juga menyadari potensi bahayanya serta cara menghindarinya. Selain itu, kegiatan berbagi ini merupakan wujud nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” ujar Riko.

    Proses sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi yang mudah dipahami, dengan tujuan agar masyarakat dapat mengerti dan lebih berhati-hati dalam beraktivitas sehari-hari, khususnya yang berkaitan dengan listrik.

    Manager PLN UPT Pontianak, Darul Irfan, mendukung penuh kegiatan ini dan menyampaikan tentang pentingnya kesadaran masyarakat dalam keselamatan ketenagalistrikan.

    “Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai pentingnya menjaga keselamatan dalam mengelola kelistrikan. Melalui program seperti ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya listrik dan dapat menghindari potensi kecelakaan yang bisa terjadi, seperti yang seringkali disebabkan oleh permainan layang-layang di dekat jaringan transmisi listrik. Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya edukasi dan keselamatan bagi masyarakat,” ungkap Darul.

    Baca Juga : Tingkatkan Kompetensi Komunikasi Visual, PLN UPT Banjarbaru Gelar Kegiatan Mini Course Fotografi

    Baca Juga : PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan di Kalimantan Melalui Peninjauan Infrastruktur

    Sebagai wujud kepedulian sosial, dalam acara tersebut Tim YBM PLN UPT Pontianak turut berperan dalam menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kesulitan hidup warga yang kurang beruntung. Inisiatif ini juga mencerminkan komitmen nyata PLN dalam berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan melalui kepedulian sosial.

    “Momen ini sangat istimewa, karena di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan serta memberikan bantuan yang berguna bagi sesama,” lanjut Darul.

    Salah satu penerima bantuan, Nani, warga Desa Saigon mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan tersebut.

    “Alhamdulillah, terima kasih kami sampaikan kepada para muzakki PLN yang telah memberikan bantuan ini, semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan, kesuksesan serta keberkahan untuk seluruh Pegawai,” ungkap Nani.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Saigon dapat lebih memahami pentingnya keselamatan ketenagalistrikan dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman serta dapat terbantu atas bantuan yang diberikan .

    PLN UPT Pontianak selalu berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa demi menciptakan lingkungan yang aman dan memberikan semangat kepedulian dengan sesama serta menjadikan Ramadhan ini menjadi lebih bermakna karena mengisi hari-hari dengan amal kebaikan.(adv/firdaus)

    Editor : Amran

  • Satukan Sinergi Untuk Pelayanan Hukum Lebih Baik, Ananda Sambangi PN

    Satukan Sinergi Untuk Pelayanan Hukum Lebih Baik, Ananda Sambangi PN

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Guna memperkuat koordinasi antar lembaga, Wakil Walikota Banjarmasin, Ananda bersilaturahmi ke Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.

    Silaturahmi yang dilakukan oleh Wakil Walikota Banjarmasin tersebut sebagai salah satu strategi membangun sinergi antara Pemko Banjarmasin dan Institusi peradilan, demo pelayanan masyarakat yang lebih baik.

    Ananda mengatakan bahwa kunjungannya tersebut mewakili Walikota Banjarmasin, Muhammad Yamin yang tengah berhalangan hadir.

    “Saya datang ke sini sebagai bentuk perkenalan dan silaturahmi, karena saya dan Yamin baru dilantik. Tapi lebih dari itu, kami ingin memastikan hubungan baik antara Pemko Banjarmasin dan Pengadilan Negeri tetap terjaga demi kepentingan masyarakat,” ujarnya, Rabu (5/3/2025).

    Dalam pertemuan tersebut, Ananda menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemko Banjarmasin dan PN Banjarmasin, terutama dalam mendukung kebijakan hukum yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.

    Baca Juga Sosialisasi Perda No. 1 Tahun 2022: Masyarakat Miskin di Barito Kuala Dapatkan Akses Bantuan Hukum

    Baca Juga Ananda Inginkan Ada Kolaborasi Aktif dari PC PMII Banjarmasin Yang Telah Dilantik

    “Kami ingin ada komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah daerah dan pihak pengadilan,” ungkapnya.

    “Karena Banyak kebijakan yang bersinggungan dengan hukum, sehingga koordinasi yang baik akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan keadilan,” tambahnya.

    Sementara itu, Ketua PN Banjarmasin, Agus Akhyudi, menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Pemko Banjarmasin itu dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjalin kerja sama yang lebih erat.

    Kunjungan ini bisa dikatakan menandakan awal dari hubungan yang lebih erat antara Pemko Banjarmasin dan Pengadilan Negeri, dengan harapan dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat, terutama dalam akses terhadap keadilan dan pelayanan hukum yang lebih baik.

    “Kami tentu sangat terbuka untuk berdiskusi dan bekerja sama dengan Pemko Banjarmasin. Sinergi ini penting agar pelayanan publik di bidang hukum bisa berjalan dengan optimal,” tandasnya.(fachrul)

    Editor : Amran