Kategori: Pemkab Tanah Bumbu

  • Disdukcapil Tanbu Terapkan layanan Jemput Bola Perekaman E-KTP dan Indentitas Kependudukan Digital di Sekolah

    Disdukcapil Tanbu Terapkan layanan Jemput Bola Perekaman E-KTP dan Indentitas Kependudukan Digital di Sekolah

    BATULICIN, klikkalsel.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melakukan jemput bola perekaman KTP Elektronik (e-KTP) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di sekolah-sekolah yang ada di Bumi Bersujud.

    Kepala Disdukcapil Tanbu, mengatakan pihaknya saat ini tengah menjadwalkan untuk kegiatan jemput bola perekaman e-KTP dan IKD di sekolah-sekolah.

    “Juli 2023 nanti kembali digelar layanan jemput bola ke sekolah-sekolah,” ucap Gento didampingi Kabid Pendaftaran Kependudukan (Dafduk) Muhammad Hasan, Kamis (22/6/2023).

    Saat ini, sebut Gento, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Sungai Loban dan Kecamatan Angsana dengan sasaran perekaman kali ini adalah pelajar usia 16–17 tahun yang belum pernah melakukan perekaman e-KTP.

    Baca Juga : BPD Desa Bersujud Dilantik, Bupati Tanbu Zairullah Tekankankan Keharmonisan

    Baca Juga : Pemkab Tanbu Terus Berupaya Perbaiki Kerusakan Jalan Nasional Km 171

    Setelah koordinasi dengan sekolah dilakukan dan data pelajar diperoleh, maka Disdukcapil Tanbu akan menjadwalkan kegiatan perekaman di sekolah yang tidak mengganggu jam pelajaran.

    “Saat ini petugas kita sedang berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk jam dan fasilitasi tempat. Sehingga ketika petugas Disdukcapil datang bisa melakukan perekaman, cetak e-KTP, dan langsung aktivasi Digital ID,” kata Gento.

    Ditambahkan, perekaman jemput bola di sekolah-sekolah juga untuk menunjang dan mensukseskan program pemerintah dalam rangka mensukseskan Pilkada 2024, khususnya menjaring bagi pemilih pemula yang jadi prioritas utama dilakukan Disdukcapil terlebih pada usia di bawah 17 atau yang pada Pilkada nanti sudah 17 tahun.

    “Mulai saat ini dilakukan tracking supaya jumlah pemilih pada gelaran pemilu semua hak pilihnya bisa digunakan di pesta Demokrasi di tahun 2024 nanti,” katanya.(adv/rini)

    Editor : Amran

  • DLH Tanbu Gandeng Polbindes Sosialisasikan Perda Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Sampah

    DLH Tanbu Gandeng Polbindes Sosialisasikan Perda Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Sampah

    BATULICIN, klikkalsel.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menggandeng Satpol PP dan Damkar dalam rangka menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2017 tentang pengelolaan sampah di Bumi Bersujud.

    Kepala DLH Tanbu, Rahmat Prapto Udoyo melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Indah Maya Suryanti, mengatakan dalam rangka tertib pengelolaan sampah maka DLH bekerjasama dengan Satpol PP Bina Desa (Polbindes) Tanbu untuk memberikan pembinaan ke masyarakat terkait pengelolaan sampah khususnya berdasarkan pada Perda Tanbu Nomor 5 Tahun 2017 tentang pengelolaan sampah.

    “Selain itu juga menyosialisasikan Instruksi Bupati Tanahbumbu terkait tertib jam buang sampah,” ungkapnya, Kamis (22/6/2023).

    Dikatakan Indah, Polbindes tersebut nantinya akan membantu sosialisasi pengelolaan sampah ke masyarakat di 15 desa di Kecamatan Simpang Empat dan 22 desa di Kecamatan Kusan Hilir.

    Dipilihnya dua kecamatan tersebut sebagai area percontohan untuk pelaksanaan kegiatan di area yang memang menjadi fokus layanan persampahan DLH dengan kompleksitas masalah yang ada.

    Baca Juga : BPD Desa Bersujud Dilantik, Bupati Tanbu Zairullah Tekankankan Keharmonisan

    Baca Juga : Pemkab Tanbu Terus Berupaya Perbaiki Kerusakan Jalan Nasional Km 171

    Jika kegiatan ini efektif maka, sebut Indah akan bertahap juga diterapkan ke kecamatan lainnya di Tanbu.

    “Keberadaan Polbindes ini diharapkan dapat membantu koordinasi, sosialisasi dan edukasi kepada pihak kecamatan dan desa dalam hal kebersihan yaitu perubahan perilaku di masyarakat yang lebih sadar untuk menjaga kebersihan, taat jam buang sampah, dan tertib membuang sampah di TPS yang telah di tentukan,” ucapnya.

    Sekedar diketahui, Polbindes ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat penting. Mereka bertanggung jawab atas pembinaan, pengawasan, dan penyuluhan terkait Peraturan Daerah/Peraturan Kepala Daerah (Perda/Perkada), melaksanakan deteksi dan pencegahan dini, patroli wilayah, serta pembinaan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).

    Selain itu, mereka juga akan melaksanakan tugas-tugas lain yang diperlukan untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah gangguan keamanan di Tanbu.(adv/rini)

    Editor : Amran

  • Langsung Turun ke Lapangan, Ternyata Pendiri Kota Pagatan Datuk Bupati Zairullah

    Langsung Turun ke Lapangan, Ternyata Pendiri Kota Pagatan Datuk Bupati Zairullah

    BATULICIN, klikkalsel.com – Mengetahui kondisi makam raja-raja Pagatan yang meruapakan situs bersejarah kondisinya tidak terawat, Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar langsung berziarah ke lokasi yang terletak di Kecamatan Kusan Hilir.

    “Minggu (18/6) Pak Bupati meninjau pemakaman Poenna Dekke dan Raja-Raja Pagatan,” ungkap Kepala Desa Kampung Baru, Andi S Jaya, Senin (19/6/2023).

    Andi menambahkan, ini gayung bersambut, pendiri Kota Pagatan ternyata datuknya orang nomor satu di Bumi Bersujud ini. Fakta ini diketahui setelah Bupati Zairullah mengadakan ziarah ke makam Raja Pagatan ke-8. Setelah silsilah dirunut, perintis dan pendiri Kota Pagatan ternyata datuknya Zairullah.

    Situs makam Raja dan keluarga Raja Pagatan serta pendiri Kota Pagatan yang berada di Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu terletak di sisi jalan menuju Desa Mattone.

    Makam tersebut tersusun di dua hamparan di tepi jalan menuju tersebut. Pada sisi pemakam sebelah timur berbatasan dengan tepi pantai Pagatan, sedangkan sebelah barat berbatasan dengan jalan Desa Mattone.

    “Dengan adanya situs makam Raja dan keluarga kerajaan, menunjukkan di Kota Pagatan pernah berdiri sebuah kerajaan yang merupakan cikal bakal lahirnya Kota Pagatan. Sayangnya situs bersejarah ini kurang terawat, sehingga perlu perhatian dan penanganan,” kata Andi.

    Baca Juga Situs Makam Raja Pagatan Perlu Pembenahan dan Perhatian Pemkab Tanbu

    Baca Juga Pemkab Tanbu Terus Berupaya Perbaiki Kerusakan Jalan Nasional Km 171

    Andi mengatakan, dengan adanya makam para Raja ini setidaknya generasi sekarang dan akan datang mengetahui bahwa di Kota Pagatan dulunya ada sebuah kerajaan.

    Terkait makam para raja itu, salah satu keturunan keluarga Kerajaan Pagatan Andi S Jaya menjelaskan, Raja Pagatan secara keseluruhan berjumlah 8 orang.

    Raja I bernama La Pangewa memerintah 1755-1800. Raja II La Palebi memerintah 1832-1838. Raja III adalah La Maliweng, memerintah dari 1838-1855.

    Berikutnya Raja IV yakni Ratu Senggeng, memerintah 1855-1856. Raja V adalah La Matunru 1856-1863. Raja VI La Makkarau 1863-1871. Raja VII Andi Tangkung 1871-1893. Dan Raja terakhir yang VIII adalah Andi Salo, memerintah 1893-1908.

    “Ke-8 raja ini, mereka lah yang memerintah di zamannya. Tak hanya para raja, di pemakaman itu juga dikubur pendiri sekaligus perintis Kota Pagatan sebelum kerajaan berdiri, yakni Poeanna Dekke,” katanya.

    Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Tanah Bumbu, H Syamsudin saat ditanya soal makam para Raja dan keluarga Kerajaan Pagatan mengaku sudah mendapat instruksi Bupati Tanah Bumbu untuk mencari dan membersihkan area pemakaman.

    “Saya memang sudah diperintah Pak Bupati terkait hal ini. Hari ini mulai kita bersihkan,” ungkap H Syamsudin.

    Bupati kemudian langsung berziarah ke makam para Raja dan pendiri Kota Pagatan.

    Selain ziarah, orang nomor satu di Bumi Bersujud ini melihat langsung kondisi terkini makam yang merupakan situs bersejarah di Kabupaten Tanah Bumbu itu.

    “Nah, terkait kondisi pemakaman yang kurang terawat, Bupati berjanji akan mempaving area pemakaman dan merawat situs peninggalan bersejarah ini. Bapak Bupati menyampaikan seperti itu, beliau akan memperhatikan,” ungkap Andi.(adv/rini)

    Editor : Amran

  • Gelar Kick Off Penerapan ISO 27001 2013, Kadiskominfo SP Tanbu Berharap Layanan Prima Meningkat

    Gelar Kick Off Penerapan ISO 27001 2013, Kadiskominfo SP Tanbu Berharap Layanan Prima Meningkat

    BATULICIN, klikkalsel.com – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu) menggelar kick off penerapan Organization for Standardization (ISO) 27001 2013 bertempat di Ruang Rapat Diskominfo SP Tanbu di Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Selasa (20/6/2023).

    Kick off dihadiri Plh Kepala Diskominfo SP Tanbu Akhmad Salehuddin, Sekretaris Diskominfo SP Ahmad Sobari beserta jajarannya, dan Direktur Lembaga Penilai Kesesuaian (LPK) International Certification Services Management (ICSM) Indonesia Nosa P Kurniawan.

    Dalam kick off tersebut seluruh pejabat dan staf di Diskominfo SP Tanbu menandatangani komitmen bersama siap untuk menerapkan standar internasional ISO 27001 2013.

    Plh Kepala Diskominfo SP Tanbu Akhmad Salehuddin mengatakan pentingnya sebuah organisasi untuk menerapkan International ISO guna peningkatan mutu suatu Organisasi.

    Baca Juga PT Arutmin Tambang Batulicin dan Disdagrikop Tanbu Kolaborasi Gelar Pelatihan Olahan Daging Bebek Apkir

    Baca Juga Pemkab Tanbu Terus Berupaya Perbaiki Kerusakan Jalan Nasional Km 171 (lebih…)

  • PT Arutmin Tambang Batulicin dan Disdagrikop Tanbu Kolaborasi Gelar Pelatihan Olahan Daging Bebek Apkir

    PT Arutmin Tambang Batulicin dan Disdagrikop Tanbu Kolaborasi Gelar Pelatihan Olahan Daging Bebek Apkir

    BATULICIN, klikkalsel.com – PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin dan Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disdadrikop) Kabupaten Tanah Bumbu berkolaborasi menggelar pelatihan kewirausahaan program Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) cara mengolah daging bebek apkir di sentra Pengembangan Pemberdayaan Masyrakat (PPM) Tambang Batulicin Desa Mekarsari, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (14/6/2023).

    KTT Tambang Batulicin Iwan Sugiarto Kusnadi melalui CDEA Supervisor Irfan Nurhidayat mengharapkan program pelatihan ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

    “Peserta yang mengikuti pelatihan kurang lebih 50 orang dari desa sekitar area tambang Arutmin,” ujarnya.

    Baca Juga : Pemkab Tanbu Terus Berupaya Perbaiki Kerusakan Jalan Nasional Km 171

    Baca Juga : Situs Makam Raja Pagatan Perlu Pembenahan dan Perhatian Pemkab Tanbu

    Sementara itu, Kepala Disdagrikop Tanah Bumbu, Hamaluddin Tahir sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin.

    “Kami sangat mengapresiasi dan berterima kepada Arutmin yang telah melakukan pemberdayaan kepada masyarakat dengan melakukan pelatihan kepada UMKM dan masyarakat area tambang pengelolaan daging bebek apkir,” ujarnya

    Pria yang akrab disapa Hamal ini berharap melalui pelatihan ini masyarakat Tanah Bumbu bisa memunculkan inovasi baru dengan pengolahan masakan atau menu khas bebek.

    “Semoga kolaborasi pemerintah daerah dengan perusahaan khususnya Arutmin Indonesia Tambang Batulicin berlanjut untuk peningkatan SDM dan nilai ekonomi masyarakat Bumi Bersujud,” harapnya.(adv/rini)

    Editor : Amran

  • Pemkab Tanbu Terus Berupaya Perbaiki Kerusakan Jalan Nasional Km 171

    Pemkab Tanbu Terus Berupaya Perbaiki Kerusakan Jalan Nasional Km 171

    BATULICIN, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) terus melakukan langkah-langkah strategis dan rencana upaya penanganan perbaikan Jalan Nasional Km 171 Desa Satui Barat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu yang longsor.

    Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar bersama Forkopimda melalui Camat Satui, Ferdy Yospi mengatakan, langkah dan upaya yang dilakukan Pemkab dan Forkopimda Tanbu di antaranya yaitu mengeglar rapat dengan Tim Penanganan Jalan Longsor Km 171.

    “Sabtu (17/6/2023), Pemkab Tanbu menggelar koordinasi dengan Tim Penanganan Jalan Longsor di Km 171 bertempat di Kantor Polsek Satui. Terutama jalan alternatif yang terus dilaksanakan perbaikan di lapangan. Forkopimcam selalu mendampingi pemerintah daerah atas kegiatan pelaksanaan penanganan oleh Dinas PUPR, Dinas Perhubungan serta perusahaan yang telah berkomitmen membantu seperti PT AI, PT AKBP dan PT MJAB,” kata Ferdi.

    Rapat tersebut membahas terkait kronologis yang telah ditempuh dalam rencana upaya perbaikan jalan longsor Km 171 Desa Satui Barat.

    Penanganan jalan alternatif yang pekerjaannya melibatkan pihak pihak perusahaan yang peduli atas kepentingan akses jalan Nasional yang longsor.

    Sebelumnya juga, kata Camat Ferdi, Pemkab Tanbu bersama Kementerian terkait pada tanggal 16 Mei 2023 lalu menggelar pula Rapat Tindak Lanjut Perbaikan Kerusakan Jalan Nasional Km 171 dengan pimpinan Rapat yaitu Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Lana Saria.

    Dalam rapat yang dihadiri Perwakilan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Perwakilan Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Kalimantan Selatan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Perwakilan Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Koordinator Hubungan Komersial Batubara, Tim Kelompok Kerja Hubungan Komersial Batubara, Tim PT Arutmin Indonesia (PT AI), dan Tim PT Mitrajaya Abadi Bersama (PT MJAB).

    Sedangkan dari Pemkab Tanbu yang hadir yakni Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, Kepala BPKAD Tanah Bumbu H Deny Haryanto, Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu Hernadi, dan Camat Satui Ferdy Yospi.

    Rapat tersebut menghasilkan finalisasi desain perbaikan kerusakan jalan nasional KM 171 dan PT Arutmin Indonesia (AI) diminta untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan BPKN Kalimantan Selatan.

    Perbaikan kerusakan jalan nasional akan diupayakan untuk dapat menjadi tanggung jawab bersama Kementerian ESDM, Kementerian PUPR, BPJN Kalsel, Pemda Tanah Bumbu dan stakeholders terkait yang perduli atas kepentingan jalan sebagai saran kepentingan umum transportasi darat lintas provinsi.

    Kemudian, Ditjen Minerba akan mengumpulkan badan usaha pertambangan batubara di Kabupaten Tanah Bumbu untuk membahas terkait kontribusi badan usaha dalam perbaikan kerusakan jalan Nasional tersebut.

    Sedangkan terkait pelaksana pengerjaan perbaikan kerusakan jalan nasional tersebut akan didiskusikan lebih lanjut setelah mendapat putusan desain perbaikan jalan dari BPJN Kalsel.

    Baca Juga : Situs Makam Raja Pagatan Perlu Pembenahan dan Perhatian Pemkab Tanbu

    Baca Juga : Pembenahan Jalan Nasional Km 171 Satui, Belum Rampung

    Terkait pada hasil rapat itu, PT Arutmin Indonesia telah membuat 2 kajian terkait penanganan kerusakan jalan KM 171 Desa Satui Barat Kecamatan Satui.

    Adapun kajian tersebut yaitu PT Arutmin Indonesia membuat kajian untuk tetap mempertahankan jalan di Km 171 dengan teknis perbaikan yaitu dengan melakukan penimbunan terhadap Jalan yang longsor dan membuat pondasi penahan jalan pada sisi kanan dan kiri jalan, kemudian PT Arutmin Indonesia membuat kajian pembuatan jalan alternatif di sekitar area jalan longsor di Km 171.

    Sementara itu, berdasarkan hasil kajian dari BPJN Kalsel menjelaskan bahwa pembangunan jalan yang sesuai dengan kondisi kerusakan jalan saat ini yaitu dengan mendesain jalan menggunakan pondasi tiang pancang.

    BPJN Kalsel menjelaskan terkait hasil kajian, pihaknya tidak dapat merealisasikan pembangunan tersebut karena kendala anggaran, mengingat hasil penghitungan pembangunan jalan pada Km 171 dengan menggunakan pondasi tiang pancang membutuhkan anggaran sebesar kurang lebih Rp 275 miliar.

    Setelah adanya rencana desain bangunan jalan dari BPJN Kalsel, kemudian dilihat dari hasil rapat, Ditjen Minerba mengumpulkan badan usaha pertambangan batubara di Kabupaten Tanah Bumbu untuk membahas terkait kontribusi pembangunan jalan tersebut, dianalisa terkait hal ini artinya biaya pembangunan jalan di Km 171 diharapkan dapat terjalin dari kepedulian perusahaan pertambangan yang ada di wilayah Tanah Bumbu yang secara tidak langsung mereka juga sebagai pengugna akses untuk kepentingan aktivitas seperti masyarakat umum.

    Selanjutnya, hasil rapat tindak lanjut perbaikan kerusakan jalan Nasional Km 171 pada (16/5/2023) bertempat di Ruang Rapat Lt 2 Gedung Sadli II, Gedung Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Jakarta Selatan, dengan pembahasan masukan badan usaha pertambangan batubara terkait percepatan perbaikan Jalan Nasional Km 171 Satui.

    Ada sebanyak 80 badan usaha pertambangan batubara yang diundang. Dalam hasil pertemuan Rapat tersebut seluruh pihak yang hadir menyatakan bahwa tidak bertanggung jawab dalam upaya perbaikan kerusakan Jalan Nasional Km 171 Desa Satui Barat Kabupaten Tanah Bumbu.

    Kemudian atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menerbitkan surat rekomendasi kepada Pimpinan PT AKBP (Andifa Kharisma Borneo Pratama) dengan Dasar Nomor: B /611.5/219/Eko/VI/2023.

    Adapun isi surat tersebut yaitu “Memperhatikan kondisi lapangan yang sampai saat ini belum begitu terlihat perkembangan signifikan dan tanggung jawab perbaikannya maka Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan mengupayakan perbaikan jalan akses tersebut karena jalan itu merupakan jalan penghubung utama antar kabupaten dan provinsi dan menjadi urat nadi perekonomian. Maka dalam hal pelaksanaanya Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menunjuk PT Andifa Kharisma Borneo Pratama”.

    Menganalisasi dalam upaya kegiatan perbaikan kerusakan yang terjadi pada Jalan Nasional km 171 Desa Satui Barat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, dan atas kesediaan PT Andifa Kharisma Borneo Pratama untuk berperan serta dalam penanganan Jalan Nasional KM 171 serta mengingat bahwa lokasi tersebut masuk dalam Konsesi PT Arutmin Indonesia, sedangkan rekomendasi yang telah diterima dari Pemerintah Daerah dan telah diketahui oleh Kementrian ESDM adalah atas dasar keputusan diskresi.

    “Terkait pertanyaan publik tentang pihak yang melakukan perbaikan kerusakan yang terjadi pada Jalan Nasional KM 171 Desa Satui Barat maka jawaban dari pertanyaan tersebut yaitu perbaikan Jalan Nasional Km 171 dilakukan oleh swadaya dari para pengusaha-pengusaha yang perduli akan kepentingan jalan nasional sebagai akses kepentingan umum, bahkan perbaikan dimaksimalkan dari sabtu dan minggu ini serta adanya komitmen perawatan berkala,” ujar Camat Satui Ferdy Yospi.(adv/rini)

    Editor : Amran

  • Situs Makam Raja Pagatan Perlu Pembenahan dan Perhatian Pemkab Tanbu

    Situs Makam Raja Pagatan Perlu Pembenahan dan Perhatian Pemkab Tanbu

    BATULICIN, klikkalsel.com – Situs makam Raja Pagatan dan keluarganya serta pendiri Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu terkesan kurang terawat, sehingga perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

    Pantauan kontributor media ini, kondisi pemakaman memang kurang terawat. Semak dan pepohonan menutupi lokasi pemakaman, terkhusus di makam para Raja.

    Pemakaman para Raja ini terletak di sisi jalan menuju Desa Mattone, tersusun di dua hamparan di tepi jalan menuju desa tersebut.

    Pada sisi pemakam sebelah timur berbatasan dengan tepi pantai Pagatan, sedangkan sebelah barat berbatasan dengan jalan Desa Mattone.

    “Dengan adanya situs makam Raja dan keluarga kerajaan, menunjukkan di Kota Pagatan pernah berdiri sebuah kerajaan yang merupakan cikal bakal lahirnya Kota Pagatan. Sayangnya situs bersejarah ini kurang terawat, sehingga perlu perhatian dan penanganan agar tidak rusak sia-sia,” ujar salah seorang warga bernama Hali.
    Hali mengharapkan, dengan dibinanya makam para Raja ini setidaknya generasi muda sekarang dan akan datang bisa mengetahui bahwa di Kota Pagatan dulunya ada sebuah kerajaan.

    Hali sangat menyayangkan jika makam para raja ini rusak begitu saja tanpa ada penanganan dan perhatian dari Pemerintah Daerah.

    Terkait makam para raja itu dipertegas lagi oleh Andi S Jaya, salah satu keturunan keluarga Kerajaan Pagatan. Ia juga menegaskan, Raja Pagatan secara keseluruhan berjumlah 8 Raja.

    Raja I bernama La Pangewa memerintah 1755-1800. Raja II La Palebi memerintah 1832-1838. Raja III adalah La Maliweng, memerintah dari 1838-1855.

    Baca Juga : Iqbal Putra Tanah Bumbu Kini Sukses Membuka Lapangan Pekerjaan untuk Anak Muda

    Baca Juga : Program SDSM di Tanah Bumbu Sukses Lahirkan Penghafal Al-Qur’an

    Berikutnya Raja IV yakni Ratu Senggeng, memerintah 1855-1856. Raja V adalah La Matunru 1856-1863. Raja VI La Makkarau 1863-1871. Raja VII Andi Tangkung 1871-1893. Raja VIII yang terakhir adalah Andi Salo, memerintah 1893-1908.

    “Ke-8 raja inilah yang memerintah di zamannya. Tak hanya para raja, di pemakaman itu juga dikubur pendiri sekaligus perintis Kota Pagatan sebelum kerajaan berdiri, yakni Poeanna Dekke,” sebut Andi S Jaya.

    Nah, terkait kondisi makam, berdasarkan arsip keluarga, sebutnya, sebelum Indonesia merdeka atau 1941, makam pernah terbakar akibat kemarau panjang di sàat itu.

    “Lokasi pemakaman sempat terbakar sehingga kondisinya ada yang rusak dan tidak terawat,” ungkap Andi.

    Selain menerangkan urutan raja yang memerintah, Andi S Jaya juga memperlihatkan sejumlah berkas serta tulisan kerajaan yang sudah terarsipkan dan dijaga keasliannya, serta stempel kerajaan.

    Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Tanah Bumbu, H Syamsudin saat ditanya soal makam para Raja dan keluarga Kerajaan Pagatan mengakui sudah mendapat instruksi dari Bupati Tanah Bumbu untuk mencari dan membersihkan area pemakaman.

    “Saya memang sudah diperintah Pak Bupati terkait hal ini. Hari ini mulai kita bersihkan,” ungkap H Syamsudin.

    Dia mengungkapkan, pihaknya akan membangunkan pagar, paving, serta kubah untuk melindungi makam dari kontak langsung dengan cuaca.

    Tujuannya untuk menjaga serta melestarikan situs peningalan bersejarah ini agar tetap terpelihara.

    “Kubah yang akan dibangun nantinya memperlihatkan nuansa dan estetika kerajaan, sehingga bisa dijadikan objek wisata religius,” pungkasnya.(adv/rini)

    Editor : Amran

  • Hadiri Dipembahasan Jalan Nasional Km 171 Secara Virtual, Zairullah: Pemkab Tanbu Keluarkan Dana Rp 6 M Untuk Membeli Tanah Jalan Alternatif

    Hadiri Dipembahasan Jalan Nasional Km 171 Secara Virtual, Zairullah: Pemkab Tanbu Keluarkan Dana Rp 6 M Untuk Membeli Tanah Jalan Alternatif

    BATULICIN, klikkalsel.com – Bupati Tanah Bumbu, Abah HM Zairullah Azhar menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Aula Ismail Abdullah Lantai 4, Senin (19/6/2023) secara virtual.

    RDPU sendiri digelar dalam rangka menidaklajuti aspirasi dari berbagai elemen masyarakat terkait permasalahan infrastruktur, lingkungan hidup dan tata kelola pertambangan di Kalimantan Selatan yang merujuk pada permasalahan kerusakan Jalan Nasional Km 171.

    Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK mengharapkan RDPU bisa memberikan solusi permasalahan kerusakan jalan tersebut

    Supian juga mendesak agar secepatnya didapat keputusan siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang terletak di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu itu.

    Pada RDPU ini, Supian HK mempersilakan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, H Sahrujani untuk menjelaskan kronologis sejumlah upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Wakil Rakyat “Rumah Banjar” dalam menyikapi kerusakan Jalan Nasional Km 171 Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu sesuai bidang komisinya yang menangani terkait pembangunan dan infrastruktur.

    Baca Juga PT Arutmin Tambang Batulicin dan Disdagrikop Tanbu Kolaborasi Gelar Pelatihan Olahan Daging Bebek Apkir

    Baca Juga Pemkab Tanbu Terus Berupaya Perbaiki Kerusakan Jalan Nasional Km 171

    Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar menyambut baik langkah positif yang ditempuh oleh wakil rakyat untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayah Tanah Bumbu.

    Sejauh ini, katanya, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah mengupayakan membuat alternatif jalan untuk kenyamanan pengguna jalan, kendati menurutnya hal tersebut bukan merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten.

    “Dengan biaya Rp 6 miliar kami beli tanah jalan alternatif itu meskipun belum bisa maksimal,” ungkap Abah Zairullah.

    Bupati juga menjelaskan, hingga tanggal 16 Mei 2023 masih belum ada kepastian siapa yang bertanggung jawab terkait kerusakan jalan tersebut, hingga akhirnya pihaknya mengambil langkah untuk membuat jalan alternatif tersebut.

    RDPU tersebut berlangsung alot dan tak menemukan titik terang, hingga Supian HK mengambil langkah tegas, dalam waktu dekat pihaknya membuat jadwal akan bertandang ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia di Jakarta dengan memboyong sejumlah LSM untuk meneruskan perjuangan.(adv/rini)

    Editor : Amran

  • Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar Resmikan Pura Puseh Merta Buana di Desa Sari Utama

    Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar Resmikan Pura Puseh Merta Buana di Desa Sari Utama

    BATULICIN, klikkalsel.com – Bupati Tanah Bumbu (Tanbu), HM Zairullah Azhar, meresmikan Pura Puseh Merta Buana di Desa Sari Utama, Kecamatan Sungai Loban, Kamis (15/6/2023).

    Dalam peresmian itu, Bupati didampingi Camat Sungai Loban dan tokoh adat Hindu setempat. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemukulan gong.

    Bupati Tanbu Zairullah Azhar, mengatakan, peresmian Pura ini adalah bagian tujuan bersama dalam membangun Tanah Bumbu dengan semangat religi dan toleransi di antara perbedaan keyakinan.

    “Kami harapkan semua agama hidup dan berkembang, kerena kita yakin kalau semua agama berkembang tentu semua akan berdoa dan segala yang menjadi cita cita akan dimudahkan dari yang maha kuasa,” ujarnya.

    Dengan dibangunnya pura ini, lanjut dia, tentunya menjadi sebuah sarana untuk membentuk nilai nilai agama sekaligus moral.

    “Kami yakin, meski berbagai tantangan ke depan termasuk persoalan teknologi, namun dengan kekuatan agama, maka semua itu bisa teratasi,” ujarnya.

    Baca Juga Gelar Kick Off Penerapan ISO 27001 2013, Kadiskominfo SP Tanbu Berharap Layanan Prima Meningkat

    Baca Juga Situs Makam Raja Pagatan Perlu Pembenahan dan Perhatian Pemkab Tanbu

    Disampaikan Ketua Harian Parisada Hindu Dharma (PHD) Kalimantan Selatan, I Made Darmayasa, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tanbu atas dukungan finansial maupun moral kepada umat Hindu.

    Menurutnya, hal yang menarik dalam peresmian pura ini sudah dilakukan dua kali. Dan ini kata dia, merupakan sebuah kebanggaan. Apalagi dibangun dengan dana yang tidak sedikit.

    Hal ini pula, lanjutnya, yang perlu dicontoh oleh pemerintah daerah yang lainnya tentang bagaimana cara membangun fisiknya, namun tapi di sisi lain turut membangun moralnya dan religinya.

    “Kami sangat mengapresiasi pemerintah daerah yang sudah mendorong segala bentuk kegiatan religius di Bumi Bersujud ini,” tutupnya.

    Dalam kesempatan itu, pemkab juga turut menambah anggaran bantuan Rp 1 miliar untuk penyempurnaan bangunan pura tersebut.(adv/rini)

    Editor : Amran

  • DP3AP2KB Tanbu Target Sejuta Akseptor Dapat Pelayanan KB Serentak

    DP3AP2KB Tanbu Target Sejuta Akseptor Dapat Pelayanan KB Serentak

    BATULICIN, klikkalsel.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar pelayanan KB secara serentak di Puskesmas, Poskesdes, Balai KB, dan Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB) di seluruh wilayah Kecamatan Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (14/6/2023).

    Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), Kodim 1022 Tanah Bumbu dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) ini menargetkan sejuta akseptor.

    Diantaranya yaitu 73 Intrauterine Device (IUD), 264 Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP), 22 Metode Operasi Wanita (MOW), 3 Metode Kontrasepsi Medis Operasi Pria (MOP), 2.184 suntik, 4.626 pil, dan 110 kondom.

    Baca Juga Polres Tanbu Gelar Apel Polisi Rukun Warga

    Baca Juga Gelar Rakor Tiga Pilar Pengamanan Pemilu 2024, Pemkab Tanbu Ingin Pemilu Berjalan Sukses dan Damai

    “Pelayanan KB serentak sejuta akseptor ini dalam rangka meningkatkan capaian pelayanan KB dan menjaga keberlangsungan pemakaian kontrasepsi bagi Pasangan Usia Subur (PUS) maka diselenggarakan pelayanan KB serentak sejuta akseptor pada 14 Juni 2023 di seluruh Provinsi secara serentak sebagai rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 tahun 2023,” kata Kepala DP3AP2KB Tanbu Hj Narni.

    Salah satu kegiatan pelayanan KB serentak yang dimonitoring DP3AP2KB Tanbu yaitu di PMB Misnawati Kecamatan Simpang Empat. Monitoring dipimpin langsung Kabid Keluarga Berencana dan Ketahanan Keluarga (KBKK) DP3AP2KB Tanbu Hj Nooryana.(adv/rini)

    Editor : Amran