Jaga Harmonisasi Umat Beragama, FKUB Kalsel Bentuk Kampung Percontohan Kerukunan

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalsel melaksanakan Halal Bihalal. (foto : baha/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Kerukunan antar umat beragama di Kalimantan Selatan (Kalsel) terus terbangun dengan baik sehingga tidak ada gesekan yang bisa mengarah kepada perpecahan.

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalsel melaksanakan Halal Bihalal. (foto : baha/klikkalsel)

“Alhamdulillah di provinsi ini kerukunan antar umat beragama terjaga dengan baik. Tentunya ini tidak lepas dari sikap para tokoh agama yang memberikan pemahaman kepada jemaahnya sehingga rasa toleransi terus dipupuk dan dibina dengan baik,” ujar Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalsel, Mirhan usai menghadiri acara Halal Bihalal bersama pengurus FKUB di Kindai Hotel Banjarmasin, Sabtu (7/7/2018).

Ia menyampaikan, FKUB Kalsel terus mendorong untuk melakukan dialog atau diskusi mana kala ada indikasi terjadinya gesekan diantara umat beragama.

“Kami lakukan tindakan preventif dengan bekerjasama dengan pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota apabila ada indikasi di satu daerah terdapat hal – hal yang berpotensi terjadi gesekan sehingga bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat sebelum menjadi persoalan besar,” ujarnya.

Selain terus melakukan dialog dengan pemuka – pemuka agama, hal kongkret yang kini dilakukan FKUB Kalsel adalah mendirikan kampung percontohan kerukunan umat beragama di Kalimantan Selatan.

Mirhan menyebut, ada beberapa desa yang sudah menjadi contoh bagaimana masyarakat bisa hidup rukun dan damai serta saling menghargai di dalam sebuah desa yang minimal penduduknya memeluk tiga agama yang berbeda.

Desa percontohan tersebut antara lain, Desa Kapul di Kecamatan Halong Kabupaten Balangan, Desa Salam Babaris Kabupaten Tapin, Desa Tajau Pecah Kabupaten Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanahlaut dan Desa Pangelak Kecamatan Upau Kabupaten Tabalong. (baha)

Editor : Farid