BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kebakaran di pemukiman penduduk Kota Banjarmasin terjadi di Jalan Pembangunan II Gang Suka Damai, RT 49 dan Gang Karya RT 50 Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, pada Selasa (10/10/2023) sekitar pukul 01.30 Wita.
Musibah tersebut menggegerkan warga setempat. Dari rekaman video yang tersebar di media sosial, api berkobar cukup besar dan meluluh lantakan bangunan berbahan kayu tersebut.
Hingga satu jam, kobaran api baru dapat dikuasai oleh para relawan BPK Kota Banjarmasin yang berjibaku di lokasi kebakaran.
Pantauan di lapangan, api menghanguskan 3 rumah warga dan satu gudang sekaligus tempat produksi kerupuk.
Warga setempat, Ahmad Ferry Hidayat (23) mengatakan, api pertama muncul dari gudang kerupuk.
Saat itu, dirinya bersama dua temannya sedang duduk main game yang lokasinya tidak jauh dari gudang tersebut.
“Sedang duduk, begadang main game, jarak dua rumah dari lokasi kebakaran,” ujarnya.
Saat asik main game, remaja yang akrab disapa Ferry itu mengaku pertama melihat api muncul di bagian belakang gudang kerupuk.
Baca Juga Ditinggal ke Mesjid, Toko Bangunan di Lingkar Dalam Selatan Kebakaran
Baca Juga Kebakaran Kembali Terjadi di Banjarmasin, Kali ini Dua Rumah di Gang Sepakat Sutoyo S Jadi Arang
“Lihat itu saya langsung membagunkan warga sekitar dan kemudian mengangkat mesin pompa air,” ungkapnya.
Namun, api begitu cepat membesar dan membakar habis gudang lantaran bangunan didominasi berbahan kayu dan mudah terbakar.
Setahu Ferry, saat malam di gudang tersebut tidak ada aktivitas produksi dan sedang dalam keadaan kosong.
Sementara itu, Andy Danru BPBD Kota Banjarmasin mengatakan, dari data sementara ada sekitar tiga rumah warga serta satu gudang kerupuk yang terdampak kebakaran.
“Dihuni lima kepala keluarga (KK) delapan jiwa dan satu warga mengalami luka bakar dibagian tangan atau sekitar 40 persen,” ujarnya di sela melakukan pendataan lokasi kebakaran.
Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut, namun dari keterangan warga api muncul dari salah satu bagian gudang kerupuk.
“Kata warga di bagian dapur, tempat produksi kerupuk,” ujarnya.
Selama proses pemadaman, kata Andy para relawan sempat mengalami kesulitan karena akses atau jalan menuju lokasi terbilang kecil.
“Bangunan juga kebanyakan terbuat dari kayu mudah terbakar sehingga api sangat cepat membesar,” sebutnya.
Sementara, pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan di lokasi kebakaran guna mencari tahu penyebab pasti awal mula api. (airlangga)
Editor: Abadi





