Evaluasi Kinerja, Muhidin Ganti Kepala Disdikbud Kalsel dan 5 Pejabat Eselon II Lainnya

Gubernur Kalsel H. Muhidin memandu pengambilan sumpah jabatan pelantikan 6 pejabat eselon II.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin merotasi 6 pejabat eselon II di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (11/3/2025). Salah satu pejabat eselon II yang bergeser jabatan adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Galuh Tantri Narindra.

Gubernur H. Muhidin menegaskan pelantikan eselon II di lingkup Pemprov Kalsel, merupakan hasil evaluasi kinerja per enam bulan. Galuh Tantri yang sebelumnya dipercaya menjabat sebagai Kepala Disdikbud Kalsel sejak Juli 2025 lalu, kini bergeser ke jabatan baru yakin sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel.

Muhidin menilai posisi Asisten I merupakan jabatan strategis karena memiliki peran penting dalam mengoordinasikan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus menjadi penghubung dalam menyelesaikan persoalan lintas dinas.

“Di Asisten ini perlu orang yang bisa memberikan solusi kepada kepala dinas yang lain, karena tugasnya mengoordinasikan banyak dinas,” ucapnya usai pengambilan sumpah jabatan pelantikan eselon II.

Selama 7 memimpin Disdikbud Kalsel, kinerja Tantri dinilai aktif dalam pengembangan berbagai program peningkatan kualitas pendidikan. Di antaranya penguatan pendidikan nonformal serta upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak melanjutkan sekolah formal.

Ia juga menggagas program beasiswa kuliah ke luar negeri bagi lulusan SMA dan SMK di Kalimantan Selatan. Program tersebut membuka peluang studi ke sejumlah negara, seperti China dan Singapura.

Baca Juga : 116 ASN Pemprov Kalsel Dilantik, Gubernur Muhidin Tekankan Profesionalitas Kinerja Berintegritas

Baca Juga : Safari Ramadan di Banjarbaru, Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Serap Aspirasi Warga Untuk Pembangunan Banua

Pada 2026, program itu masih dalam tahap uji coba (pilot project) dengan kuota sekitar 150 peserta. Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal membuka akses pendidikan global bagi pelajar Banua.

Kini jabatan Kepala Disdikbud Kalsel dipegang Abdul Rahim yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian Kalsel. Abdul Rahim dinilai bukan orang baru di Disdikbud Kalsel, sebelumnya dia pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Sementara jabatan Kepala Dinas Perindustrian dipercayakan kepada Miftahul Chair yang sebelumnya menjabat Asisten I Setdaprov Kalsel.

Rotasi juga menempatkan Rahmaddin sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kalsel.

Selain itu, Dewi Pujiarti dipromosikan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kalsel. Adapun Rusma Khazairin ditunjuk sebagai Staf Ahli Gubernur.

Muhidin menyadari setiap rotasi jabatan selalu menimbulkan beragam respons di internal pemerintahan. Namun ia menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penempatan pejabat sesuai kebutuhan pemerintahan daerah.

“Setiap enam bulan selalu ada evaluasi,” tegasnya.

Gubernur H. Muhidin juga mengungkapkan masih ada satu jabatan kepala dinas yang belum dapat diisi secara definitif. Untuk sementara posisi tersebut masih diisi oleh pelaksana tugas sembari menyeleksi pejabat yang pantas. (rizqan)

Editor: Abadi