Demi Merah Putih Tercatat Rekor Dunia, Bripka Meisarah Hampir Dua Jam ditengah Cuaca Ekstrim Laut

Bripka Meisarah bersama penyelam lainya saat pemecahan rekor dunia pembentangan bendera terbesar di kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara. (Foto : Istimewa).

BATULICIN, klikklsel – Bripka Meisarah, salah satu anggota Polisi Wanita (Polwan) asal Polres Tanah Bumbu ikut ambil bagian dalam penyelaman bawah laut membentang Bendera Merah Putih, untuk mendapat rekor dunia, yang berlangsung di kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (3/8/2019) kemarin.

Tentu prosesi penyelaman itu tidak mudah, dan pastinya banyak cerita mengharukan dari para penyelam dalam menghadapi berbagai tantangan. Bahkan nyawa sekalipun harus dipertaruhkan melawan cuaca ekstrim di laut.

Salah satunya Bripka Meisarah. Meski sudah sering mengikuti ajang selam di even nasional, dan memiliki pengalaman. Ia tetap punya cerita tersendiri yang mengharukan saat penyelaman rekor dunia pembentangan bendera merah putih terbesar itu.

“Intinya, selain perlu latihan, dan persiapan yang cukup matang. Mental juga turut diuji saat penyelaman kemarin, karena saat itu cuacanya cukup ekstrim,” ujar Meisarah, Senin (5/8/2019) pagi.

Direktur Polairud Polda Kalsel, bersama Polwan penyelam asal Polres Tanbu. (Foto : Istimewa).

Menurutnya, cuaca ekstrim sangat mempengaruhi kondisi tubuh saat terjun ke air laut dengan waktu hampir dua jam, ditambah kendala peralatan yang bisa terjadi di luar dugaan yang mengakibatkan kefatalan.

“Bisa dibayangkan, dengan cuaca sangat ekstrim itu, awalnya kami harus bertahan mengambang di permukaan air laut selama satu jam, lanjut nyelam setengah jam lebih,” tutur Meisarah.

Namun demikian, Meisarah mengaku bangga bisa ikut andil, dan melewati berbagai tantangan berat tersebut. Terlebih dapat mengharumkan nama Polda Kalsel, dan Polres Tanah Bumbu.

“Pastinya saya bangga. Ini kan demi merah putih. Nama Polda Kalsel, dan Polres Tanah Bumbu,” pungkasnya, sesaat sebelum terbang menuju Tanah Bumbu.

Terpisah, Kapolres Tanah Bumbu AKBP Kus Subiyantoro SIK, melalui Kabag Ops AKP Yulianor Abdi, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang ditorehkan dua anggota personilnya dalam pemecahan rekor dunia tersebut.

“Pertama diucapkan selamat untuk dua anggota kami, Kasat Pol Air AKP Parman dan Bripka Meisarah. Terus jaya di dunia selam, untuk mengahrumkan nama Polres Tanbu, Polda Kalsel, dan Polri pada umumnya,” pungkas Yulianor.

Sekedar diketahui, Jenderal Polisi Tito Karnavian bertindak selaku Inspektur Upacara, sekaligus membuka kegiatan upaya pemecahan 2 rekor dunia selam Guinness World Records Official Attempt.

Dalam momen tersebut, Kapolri Tito Karnavian juga ikut berkontribusi dengan melakukan penyelaman selama 15 menit besama istri Tri Tito Karnavian sekaligus ketua WASI. (duki)

Editor : Farid