BANJARMASIN, klikkalsel.com – Persoalan kekeringan, krisis air bersih hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin.
Hal itu mengemuka dalam dialog terbuka bertajuk Polisi Bersama Masyarakat yang digelar di Aula Mathilda Mapolresta Banjarmasin, Rabu (21/10/2026).
Dialog tersebut mempertemukan Kapolresta Banjarmasin dengan sejumlah elemen masyarakat, mulai dari komunitas ojek online (ojol), Laung Kuning, Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD), hingga PEPERDAYAK Banjarmasin.
Dalam pertemuan itu, berbagai persoalan disampaikan peserta, termasuk dampak kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah kawasan.
Menanggapi keluhan tersebut, Kombes Pol Riza Muttaqin menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga siap membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat.
“Polresta Banjarmasin telah menjalin koordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung penanganan krisis air bersih, termasuk melalui penyediaan tangki dan tandon air bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Meski penanganan kekeringan dan karhutla menjadi kewenangan instansi terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pihak kepolisian tetap berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan dan kebutuhan di lapangan.
Bahkan, Polresta Banjarmasin memiliki kendaraan water cannon berkapasitas 4.000 liter yang dapat dimanfaatkan untuk membantu pemadaman kebakaran lahan.
Namun, Riza menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan.
Baca Juga : Dipimpin Kapolresta Banjarmasin, Operasi Sarang Narkoba Amankan Pria 44 Tahun dan 11 Paket Sabu
Baca Juga : Kapolresta Banjarmasin Gandeng Laung Kuning Perkuat Kamtibmas

“Kondisi medan, kekuatan jembatan, hingga akses jalan menuju lokasi kebakaran menjadi pertimbangan sebelum kendaraan diterjunkan,” jelasnya.
Terlebih, sejumlah kawasan permukiman memiliki akses jalan sempit yang sulit dilalui kendaraan berukuran besar.
Sementara untuk penanganan kondisi darurat di wilayah perbatasan, seperti kawasan Manarap, Kabupaten Banjar, koordinasi dan dukungan juga dilakukan bersama relawan, BPBD, serta jajaran Polsek Banjarmasin Timur sesuai kebutuhan.
Selain membahas persoalan kekeringan dan karhutla, dialog terbuka tersebut juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta masukan terhadap pelayanan kepolisian.
Kapolresta Banjarmasin menilai keterlibatan komunitas ojol dan organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Terlebih, anggota komunitas ojol memiliki mobilitas tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari,” imbuhnya.
Karena itu, komunikasi dan pertukaran informasi antara kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat dinilai penting untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Melalui dialog tersebut, Polresta Banjarmasin juga mendorong penguatan koordinasi dalam mencegah konflik sosial, menjaga toleransi, serta menyelesaikan persoalan secara damai sesuai ketentuan hukum.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dan masyarakat melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat.
Tak hanya membuka ruang dialog, Polresta Banjarmasin juga menyerahkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada peserta kegiatan.
Penyerahan beras tersebut merupakan bagian dari dukungan kepolisian terhadap upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Di akhir kegiatan, Kapolresta Banjarmasin turut mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, menjaga lingkungan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.
“Juga mengajak masyarakat berdoa agar hujan segera turun sehingga persoalan kekeringan, krisis air bersih, dan ancaman karhutla di Banjarmasin serta wilayah sekitarnya dapat segera teratasi,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi







