BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dugaan tawuran antarkelompok remaja terjadi di kawasan Pasar Cemara Ujung, Kecamatan Banjarmasin Utara, Minggu (18/10/2026).
Dua remaja berusia sekitar 15 hingga 16 tahun diamankan polisi dalam peristiwa tersebut. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu senjata tajam, satu stik golf, satu unit telepon genggam, dan sepeda motor Honda Scoopy.
Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Sunardi, mengatakan, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 00.30 Wita, ketika personelnya sedang melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).
Saat berpatroli, petugas menerima laporan masyarakat mengenai adanya bentrokan sekelompok remaja di kawasan tersebut.
“Malam tadi memang kebetulan sekali kami sedang melaksanakan KRYD, kemudian sekitar pukul 00.30 Wita kami dapat laporan masyarakat saat patroli bahwa ada bentrokan anak-anak remaja ini,” ujar AKP Sunardi.
Menindaklanjuti laporan itu, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian yang berada tidak jauh dari Posko BPK PALM 21 di Cemara Ujung.
“Lalu kami datangi TKP dekat dengan Posko BPK PALM 21 di Cemara Ujung. Langsung kami amankan dua orang, satu senjata tajam, satu stik golf, satu unit hp dan satu unit sepeda motor Scoopy,” jelasnya.
Baca Juga : Viral Video Sekelompok Orang Bawa Sajam Hendak Tawuran, Polisi Gerak Cepat Datangi Lokasi
Baca Juga : Polisi Amankan Lima Remaja diduga Terlibat Aksi Tawuran yang Sempat Viral
Sebelum polisi tiba, anggota BPK PALM 21 yang sedang berjaga di posko lebih dahulu melihat sejumlah pemuda membawa senjata tajam dari dua arah jalan di kawasan Pasar Cemara.
Saat dilakukan pengecekan, terlihat dua kelompok pemuda yang diduga terlibat aksi saling serang.
Anggota BPK bersama warga sekitar kemudian berupaya membubarkan kelompok tersebut untuk mencegah bentrokan semakin meluas.
Sementara itu, polisi masih mendalami motif keributan dan menelusuri kemungkinan adanya remaja lain yang turut terlibat.
“Untuk motif masih kami dalami, untuk usia masih di bawah umur yah kisaran 15 sampai 16,” ungkap AKP Sunardi.
Menurutnya, kedua remaja yang diamankan masih menjalani pemeriksaan. Polisi juga mempertimbangkan langkah penanganan selanjutnya, termasuk kemungkinan pembinaan.
“Kami masih melakukan pemeriksaan, kami coba telusuri apakah kawan-kawannya nanti kami panggil juga, kemudian sanksi atau pembinaan kami masih melakukan pendalaman, dan ini masih dalam proses pemeriksaan,” tegasnya.
AKP Sunardi turut mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, terutama aktivitas kelompok remaja yang berpotensi memicu tawuran.
“Diimbau juga kepada masyarakat bila mendapatkan hal seperti demikian ataupun gangguan ketertiban dan keamanan lainnya bisa langsung melaporkan kepada petugas kepolisian atau yang sedang bertugas di sekitar kejadian. Kami akan selalu sigap untuk segera menuju TKP seperti kejadian tadi malam,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi







