Sampah Menggunung, Kebersihan di Pasar Sentra Antasari Belum Tertata

Tumpukan sampah di blok sayur pasar sentra antasari

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Tumpukan sampah dan kondisi kumuh yang masih terlihat di Pasar Tradisional Sentra Antasari menjadi perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin.

Di tengah upaya pembenahan kawasan, persoalan kebersihan dan ketertiban pasar terbesar di Banjarmasin itu masih membutuhkan penanganan yang konsisten.

Perbaikan fisik pasar saja belum cukup untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang bersih dan nyaman. Pengelolaan sampah, pengawasan terhadap aktivitas pedagang, serta penertiban kawasan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Direktur Perumda Pasar Banjarmasin, Abdan Syakura, mengatakan kebersihan pasar, terutama di Blok Sayur, menjadi salah satu fokus penanganan.

Pihaknya juga telah memberikan edukasi kepada pedagang agar mulai memilah sampah berdasarkan jenisnya.

“Kami telah melakukan edukasi kepada para pedagang untuk melakukan pemilahan sampah organik dan non-organik agar kebersihan dan keindahan area pasar tetap terjaga,” ungkap Abdan.

Selain menangani persoalan sampah, Perumda Pasar Banjarmasin juga menyiapkan relokasi sekitar 250 pedagang kaki lima (PKL) dari area bawah ke lantai atas, tepatnya di kawasan bekas terminal atau eksterminal.

Relokasi ini bertujuan mengembalikan fungsi area bawah sebagai akses keluar-masuk kendaraan roda dua dan roda empat. Dengan demikian, aktivitas perdagangan diharapkan tidak lagi mengganggu pergerakan kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk menjelang subuh.

Abdan menyebut pembersihan lahan eks terminal telah rampung sepenuhnya. Namun, kawasan tersebut masih memerlukan sejumlah pembenahan sebelum dapat digunakan untuk menampung para pedagang.

“Pekerjaan yang masih berlangsung meliputi perbaikan bangunan, pembenahan atap bocor, serta penyediaan fasilitas toilet atau mandi, cuci, kakus (MCK),” ucapnya.

Baca Juga : Api Berkobar di Jalan Pramuka Banjarmasin, Dua Usaha Mebel Dilalap Si Jago Merah

Baca Juga : Terdata 71 Kejadian Kebakaran Lahan, Banjarmasin Tak Masuk Penerima Banpres Karhutla

Perumda Pasar menargetkan relokasi mulai terealisasi pada awal 2027, setelah perbaikan fasilitas dan sosialisasi kepada pedagang selesai.

Rencana relokasi dan perbaikan fasilitas menjadi bagian dari upaya menata Pasar Sentra Antasari. Namun, keberhasilan pembenahan tidak hanya ditentukan oleh rampungnya pekerjaan fisik atau berpindahnya pedagang ke lokasi baru.

Pengelolaan sampah harus berjalan setiap hari, disertai pengawasan kebersihan dan penertiban aktivitas perdagangan. Tanpa pengelolaan yang teratur, tumpukan sampah dan kondisi kumuh berpotensi kembali muncul meskipun kawasan pasar telah dibenahi.

“Kami perlu memastikan setiap program penataan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi pedagang maupun pengunjung,” tandasnya.(fachrul)

Editor: Amran