Polisi Selidiki Dugaan Rumah Kosong di Banjarmasin Barat Sengaja Dibakar

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Polisi masih menyelidiki dugaan adanya unsur kesengajaan dalam kebakaran rumah kosong di Jalan Bandarmasih, Kompleks DPR Gang 5, RT 37, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Jumat (2/10/2026) dini hari.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.15 Wita tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Warga yang tengah tertidur lelap berhamburan keluar rumah setelah mengetahui adanya kobaran api.

Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol M Chaidir melalui Kanit Reskrim Iptu Indra Permadi membenarkan peristiwa tersebut. Namun, polisi belum dapat memastikan penyebab kebakaran, termasuk dugaan rumah tersebut sengaja dibakar.

“Benar kebakaran tersebut terjadi, namun terkait adanya dugaan adanya sengaja dibakar orang masih dalam penyelidikan,” ujar Iptu Indra saat dihubungi.

Baca Juga : Rumah Kosong di Komplek DPR Banjarmasin Hangus Terbakar di Tengah Malam

Baca Juga : Polda Kalsel Kembali Bongkar Sindikat Perdagangan Sisik Trenggiling, Sudah 3 Kali Beraksi dan Raup Untung Ratusan Juta

Pernyataan polisi ini menyusul informasi dari warga yang menduga kebakaran tersebut bukan terjadi secara kebetulan. Dugaan itu diperkuat dengan adanya rekaman CCTV milik salah satu warga di sekitar lokasi.

Ketua RT 37, Yunianto, mengatakan rumah yang terbakar tersebut sudah hampir puluhan tahun dalam kondisi kosong dan tidak memiliki aliran listrik.

Menurutnya, berdasarkan rekaman CCTV, terlihat seorang laki-laki dan perempuan datang menggunakan sepeda motor sebelum kebakaran terjadi.

“Laki-laki tersebut turun dari sepeda motor, sedangkan perempuan menunggu sepeda motor. Lalu pria ini menuju arah kebakaran saat warga sedang tertidur lelap,” kata Yunianto.

Ia mengaku tidak mengetahui apa yang dilakukan pria tersebut di sekitar rumah kosong itu. Setelah itu, keduanya meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, api kemudian berhasil ditangani setelah sejumlah relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) gabungan berdatangan ke lokasi dan melakukan pemadaman. (airlangga)

Editor: Abadi