Supian HK Serukan Toleransi di Banua, Berbeda Tetap Bersatu

Supian HK saat pembukaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Persekutuan Gereja-Gereja PentaKosta Indonesia (PGPI)
Supian HK saat pembukaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Persekutuan Gereja-Gereja PentaKosta Indonesia (PGPI)

BANJARBARU, klikkalsel.com – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan menghormati hak seluruh masyarakat di Banua, termasuk warga yang berasal dari kelompok minoritas.

Menurut Supian HK, perbedaan suku, agama, ras dan budaya merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia yang harus dirawat dengan semangat persatuan dan keadilan.

“Kami meyakini bahwa mayoritas tidak boleh merasa lebih berkuasa dari minoritas,” tegas Supian HK.

Pernyataan itu disampaikan Supian HK usai menghadiri pembukaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Persekutuan Gereja-Gereja PentaKosta Indonesia (PGPI) Kalsel, Kamis (24/9/2026).

Ia mengapresiasi, peran PGPI Kalsel yang selama ini ikut bersinergi dengan pemerintah, khususnya dalam menjaga keberagaman dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Kami sungguh mengapresiasi peran sinergi pemerintah dan gereja. Di mana lembaga gereja seperti teman-teman di PGPI yang terlibat aktif dalam merawat keberagaman serta menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Salat Istisqa, Ikhtiar Umat Memohon Turunnya Hujan di Tengah Kemarau

Baca Juga : 14 Korban KM Virgo Dievakuasi dari Dalam Kapal, Tim Penyelam Lanjutkan Pencarian 97 Penumpang Kapal

Supian menegaskan, DPRD Kalsel berkomitmen memastikan masyarakat nonmuslim tetap mendapatkan hak yang sama sebagai warga negara, termasuk hak menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.

“Karena itu, DPRD Kalsel akan memastikan teman-teman nonmuslim yang minoritas di Kalsel tetap dijaga, dipenuhi, dan dihormati hak-haknya termasuk hak beribadah,” katanya.

Ia menilai, penghormatan terhadap hak setiap warga menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga persatuan. Sebab, menurutnya, persatuan tidak dapat dipisahkan dari rasa keadilan dan sikap saling menghormati.

“Penghormatan terhadap hak teman-teman itu adalah bentuk persatuan kita. Dan persatuan mesti dibangun dengan rasa keadilan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Supian HK juga mengajak seluruh peserta Rakerprov PGPI Kalsel untuk bersama-sama bermunajat memohon pertolongan Tuhan agar Kalsel segera pulih dari bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Terlebih, kabut asap akibat karhutla masih dirasakan di sejumlah wilayah Kalsel. Karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menghadapi persoalan tersebut dan menjaga kondisi Banua tetap aman serta kondusif. (azka)

Editor : Akhmad