BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Lama RT 02 RW 01, Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Rabu (16/9/2026) dini hari.
Api dilaporkan saat itu dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya. Sedikitnya 14 unit toko dan rumah warga terdampak, ditambah satu mushola dan Pos Polisi Pasar Lama.
Berdasarkan keterangan saksi, Abdul Rauf yang berada di sekitar lokasi melihat kobaran api sudah membesar dan api pertama kali terlihat dari bagian belakang toko milik Sunaya alias Jasmara.
“Langsung berteriak meminta pertolongan,” ujarnya.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berdatangan dan berupaya memadamkan api sembari menghubungi barisan pemadam kebakaran.
Tak lama berselang, sejumlah Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan. Setelah sekitar satu jam dilakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan.
Ketua RT setempat, Subki, mengatakan kobaran api begitu cepat membesar dan merambat ke bangunan lainnya.
“Api begitu cepat, saat saya keluar mendengar lonceng, api sudah besar di atas bangunan,” ujar Subki.
Berdasarkan pendataan sementara kepolisian, bangunan yang terdampak di antaranya warung makan sekaligus rumah milik Syaifullah Noor, toko sayur sekaligus rumah milik Sunaya alias Jasmara, toko daging milik Hamdani, toko pecah belah milik Abdul Hamid, serta toko ayam sekaligus rumah milik Hj Haniah.
Baca Juga : Kebakaran di Lokbatu Tabalong, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah
Baca Juga : Dua Balita jadi Korban Kebakaran, Satu Tewas dan Satu Luka Bakar
Kemudian toko sembako sekaligus rumah milik Siti Ratna, toko kelapa sekaligus rumah milik Nisa, rumah milik Nor Aida, toko sembako sekaligus rumah milik Hj Suruani, Ahmad Fauzi dan Hendra Ikhsan, serta toko pecah belah milik Ridho Amri.
Mushola di lokasi juga ikut terbakar, namun hanya sebagian bangunan. Sementara Pos Polisi Pasar Lama terdampak dengan kondisi kerusakan ringan.
Salah seorang pedagang yang menjadi korban, Nisa, mengaku kehilangan tempat usaha sekaligus barang dagangannya. Ratusan buah kelapa yang telah disiapkan untuk diproduksi hangus bersama mesin pengolah yang digunakan untuk menunjang usahanya.
“Habis semuanya, ratusan biji kelapa siap produksi hangus beserta mesinnya,” ujar Nisa.
Ia memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai ratusan juta rupiah. Nisa berharap pemerintah dapat memberikan bantuan kepada warga dan pedagang yang terdampak kebakaran.
Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Bima S Zebua membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab maupun titik awal kebakaran.
“Anggota masih melakukan penyelidikan,” katanya.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
“Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa,” ungkapnya.
Sementara itu, kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan pihaknya mencapai Rp5 miliar. (airlangga)
Editor: Abadi






