BANJARMASIN, klikkalsel.com – Menjelang pelaksanaan Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdiannor atau Guru Zuhdi, warga di kawasan Seberang Masjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah mendirikan dermaga serta menyediakan jasa penyeberangan gratis di Sungai Martapura bagi para jemaah yang akan menghadiri haul, Sabtu (14/2/2026) besok.
Penyeberangan sungai ini menjadi jalur alternatif menuju lokasi haul di sekitar Masjid Jami Banjarmasin, mengingat akses darat diperkirakan padat oleh ribuan jamaah dari berbagai daerah.
Dengan menggunakan perahu tradisional dan kelotok bermesin, warga berupaya memudahkan jemaah agar tidak perlu memutar jauh melalui jalur darat.
Di RT 3 Seberang Masjid, tepatnya di samping Langgar Hidayatul Khair, beberapa unit kelotok pariwisata telah disiapkan khusus untuk melayani penyeberangan jamaah menuju Masjid Jami.
“Layanan ini beroperasi secara gratis sebagai bentuk kepedulian warga terhadap para tamu haul. Kami ingin membantu jemaah agar lebih mudah mencapai lokasi haul tanpa harus melewati jalur darat yang jauh dan padat. Ini juga kami niatkan sebagai amal ibadah,” ujar Syahrullah, Sekretaris Langgar Hidayatul Khair Seberang Masjid RT 3, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga : Jelang Haul ke-6, Pemain Senior Barito Putera Rizky Pora Kenang Kedekatanya dengan Guru Zuhdi
Baca Juga : Polresta Banjarmasin Siapkan Penutupan Arus Lalu Lintas saat Haul ke-6 Guru Zuhdi
Ia mengatakan, inisiatif tersebut berangkat dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ketika banyak jamaah harus berjalan cukup jauh dengan menyeberangi jembatan untuk sampai ke lokasi haul.
“Melihat jemaah, terutama yang lanjut usia, harus berjalan jauh, kami merasa terpanggil. Dengan penyeberangan ini, perjalanan mereka menjadi lebih singkat dan nyaman,” imbuhnya.
Tidak hanya RT 3, warga RT 1 Seberang Masjid dan kawasan Kampung Biru, Kelurahan Kampung Melayu, juga turut menyediakan layanan serupa. Ketua RT 01 Seberang Masjid, Idi Jaharianor, mengungkapkan pihaknya menyiapkan lima armada penyeberangan, terdiri dari dua perahu motor dan tiga perahu tradisional.
“Kami ingin membantu jemaah sekaligus mengurangi kemacetan di sekitar lokasi haul. Harapannya, arus jamaah bisa lebih lancar,” ujarnya.
Menurut Idi, layanan penyeberangan gratis ini telah berjalan sejak tiga tahun terakhir. Namun, pada haul tahun ini, persiapan dilakukan lebih matang, baik dari sisi armada maupun fasilitas pendukung.
“Tahun ini kami benar-benar mempersiapkan lokasi dan perahu dengan lebih baik demi kenyamanan jemaah,” tuturnya.
Selain menyediakan dermaga dan armada penyeberangan, warga juga bergotong royong menyiapkan fasilitas tambahan.
“Seperti tempat istirahat sementara dan konsumsi ringan bagi jemaah yang membutuhkan,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi





