Wali Kota Sidak Parkir di Bahu Jalan Depan Balai Kota yang Dinilai Ganggu Pengguna Jalan

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Setelah muncul pemberitaan sebelumnya perihal Balai Kota Banjarmasin tak memiliki lahan parkir, dan banyak mobil pegawai parkir di bahu jalan, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin langsung melakukan inspeksi mendadak ke lokasi parkir yang berada di bagian belakang geding Balai Kota.

Padahal sampai saat ini pemandangan mobil yang terparkir di bahu jalan tepat didepan kantor Wali Kota Banjarmasin itu masih terlihat.

Melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan, Yamin menegaskan bahwa penggunaan bahu jalan sebagai lokasi parkir telah mengganggu hak pengguna jalan lainnya dan tidak bisa lagi dibiarkan.

Tak hanya itu, ia juga menemukan sejumlah persoalan lain, mulai dari sisa bangunan dengan besi mencuat di bagian belakang kantor hingga penataan pohon besar yang dinilai perlu dibenahi demi keselamatan dan kenyamanan.

“Bahu jalan itu bukan tempat parkir. Kalau masih ada ruang di dalam, gunakan semaksimal mungkin di dalam. Jangan lagi memakan jalan umum, karena itu hak masyarakat,” ucapnya, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga : Gerak Cepat Wali Kota Banjarmasin Sambangi Warga Sungai Gampa yang Terendam Banjir Hampir Sepekan

Baca Juga : Wali Kota Banjarmasi Tinjau dan Serahkan Bantuan Banjir ke Warga Sungai Lulut

Menurutnya, kebiasaan parkir di bahu jalan tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga mencerminkan lemahnya disiplin dalam pengelolaan fasilitas pemerintahan.

Yang mana Pemko Banjarmasin yang seharusnya menjadi contoh dalam penataan ruang publik yang tertib dan berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kalau memang sudah tidak difungsikan, ya kita buka. Parkir itu sebagian besar kita pindahkan ke belakang. Ini sudah lama sebenarnya, tinggal kita menertibkan,” bebernya.

Ia juga mendorong pembatasan penggunaan kendaraan roda empat di lingkungan perkantoran Balai Kota. Ia meminta aparatur lebih mengutamakan sepeda motor sebagai upaya mengurangi kepadatan parkir dan menata kawasan agar lebih rapi.

“Kalau bisa pakai motor, pakai motor saja. Kurangi mobilnya, supaya kawasan ini lebih maksimal dan tertata,” pungkasnya.(fachrul)

Editor: Amran