Wagub Hasnuryadi Instruksikan Seluruh SKPD Pemprov Kalsel Tidak Alergi Terhadap Keterbukaan Informasi Publik

Wagub Kalsel,Hasnuryadi Sulaiman didampingi Sekdaprov M. Syarifuddin, menyerahkan penghargaan juara 1 Top Influenzer kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Wakil Gubernur (Wagub) Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan atensi khusus kepada seluruh SKPD Pemprov Kalsel terkait keterbukaan informasi publik. Atensi itu ditegaskan Wagub Hasnuryadi pada penganugerahan Apresiasi Media Pemprov Kalsel (AMPK) dan Pengelolaan Pengaduan LAPOR! Terbaik se-Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Rabu (10/12/2025).

Wagub Hasnuryadi menekankan pentingnya komunikasi publik yang cepat, akurat, berbasis data, serta disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat. Sehingga capaian kinerja dan kendala pemerintah tersampaikan kepada publik dengan baik.

“Jangan biarkan prestasi dan kerja keras pemerintah hanya tersimpan dalam laporan saja, tetapi harus hadir di ruang publik melalui komunikasi yang aktif, terbuka, dan tentunya sangat bertanggung jawab,” tegasnya.

Wagub Hasnuryadi juga menyampaikan bahwa media internal pemerintah berperan penting sebagai ujung tombak penyampaian informasi pembangunan, kebijakan, dan program pemerintah kepada masyarakat.

“Melalui dari website dan media sosial, siaran pers, hingga konten-konten informasi yang edukatif dan inspiratif. Di era digital saat ini, tentunya kecepatan dan akurasi informasi menjadi kunci kepercayaan publik,” imbuhnya.

Di momen penganugerahanAMPK dan Pengelolaan Pengaduan LAPOR! Terbaik se-Kalsel ini, Wagub Hasnuryadi mengapresiasi media pemerintah yang dikelola OPD Pemprov Kalsel, UPTD, serta Diskominfo di kabupaten/kota.

“Pada malam hari ini juga akan tadi sudah diserahkan ya, penghargaan-penghargaan. Tentunya kami mengucapkan selamat kepada semua pemenang dan kepada yang belum beruntung, teruslah mengabdi, teruslah mencintai Banua Kalimantan Selatan ini, dan lakukanlah semua dengan ikhlas,” tandasnya usai menyerahkan penghargaan kepada para pemenang.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim menerangkan bahwa AMPK merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas layanan informasi, memperkuat diseminasi program pembangunan, serta mendorong respons cepat terhadap aduan masyarakat melalui kanal pengaduan.

“Tahun ini, AMPK diikuti 24 OPD, 8 UPTD, dan 9 kabupaten/kota, dengan enam kategori penilaian. Dewan juri berasal dari unsur pemerintah, akademisi, dan praktisi media,” ujarnya melalui Sekretaris Diskominfo Mashudi.

Selain AMPK, penghargaan Pengelola Pengaduan LAPOR! juga diberikan kepada kategori OPD dan kabupaten/kota berdasarkan jumlah aduan, kecepatan tindak lanjut, dan performa pengelolaan kanal.

Berikut Pemenang AMPK 2025 dari masing-masing kategori.

Website OPD
1. Biro Pembangunan Setdaprov Kalsel
2. Sekretariat DPRD Kalsel
3. Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kalsel

Media Massa Online
1. Disdikbud Kalsel
2. Dinas Kehutanan
3. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

Top Influencer
1. Ir. H. Syamsir Rahman, MS (Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan)
2. M. Fitri Hernadi, AP., M.Si (Kadis Perhubungan)
3. Fathimatuzzahra, S.Hut., MP (Kadishut)

Baca Juga : Wagub Hasnuryadi Sulaiman Emban Amanah Sebagai Ketua DPW Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional Kalsel

Baca Juga : Pers Jadi Kunci Edukasi Masyarakat Terhadap Arus Informasi di Media Sosial

Media Sosial OPD
1. Biro Pengadaan Barang dan Jasa
2. RSJD Sambang Lihum
3. RSGM Gusti Hasan Aman

Media Sosial UPTD
1. KPH Hulu Sungai
2. Balai Perbenihan Tanaman Hutan
3. Laboratorium Bahan Konstruksi

Daftar pemenang Pengelolaan Pengaduan LAPOR! dari masing-masing kategori.

Kategori OPD
1. BKD Kalsel
2. PUPR Kalsel
3. Disdikbud Kalsel

Kategori Kabupaten/Kota
1. Hulu Sungai Selatan
2. Kota Banjarmasin
3. Hulu Sungai Tengah

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman bersyukur maraih Penghargaan Top Influencer yang diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin diwakili Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada SKPD yang aktif memberikan informasi pembangunan daerah secara terbuka, cepat, dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah, pertama kita mengucapkan puji syukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala yang tiada henti memberikan rahmat kepada kita semua. Malam hari ini kami kembali mendapatkan anugerah sebagai terbaik pertama,” tuturnya.

Syamsir mengatakan, prestasi ini bukan hanya milik dirinya, tetapi buah kerja keras seluruh jajaran di DPKP Kalsel. Mulai dari sekretariat, para kepala bidang, kepala UPT, hingga tim humas yang setiap hari bekerja memastikan informasi pembangunan pertanian tersampaikan kepada publik.

“Ini tidak lain adalah dukungan dari semua pihak. Setiap hari kami mengabarkan perkembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan, baik keberhasilan maupun hambatan. Semua harus transparan karena ini kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Gubernur Kalsel secara langsung mengikuti laporan-laporan yang disampaikan DPKP, sehingga menjadi dorongan tersendiri agar penyampaian informasi dilakukan secara cepat dan akurat.

Dia juga memaparkan capaian sektor pertanian Kalsel. Tahun ini, produksi padi Kalimantan Selatan mencatat rekor dengan angka 1.163.000 ton, tertinggi di regional Kalimantan.

“Kebutuhan Kalsel hanya sekitar 600 ribu ton. Artinya, separuh dari produksi kita ikut menyuplai Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur,” pungkasnya. (rizqon)

Editor: Abadi