BANJARMASIN, klikkalsel.com – Viral sebuah video yang menunjukan aksi kericuhan yang diduga terjadi di kawasan Simpang Empat Pasar Lama Banjarmasin. Dalam video berdurasi singkat tersebut sempat terdengar suara tembakan disertai kepulan asap tipis setelahnya.
Beragam informasi beredar terkait video yang diduga terjadi pada Selasa 13/1/2026) malam tersebut. Ada yang menyebut kejadian tersebut berkaitan dengan penangkapan pengedar narkotika oleh pihak kepolisian.
Namun ada pula yang menyebut kejadian itu dipicu perkelahian antar pengguna jalan. Bahkan di salah satu video dinarasikan bahwa video tersebut adalah perkelahian dengan melibatkan penggunaan senjata api.
“Nah bekelahi nah, pakai pistol pulang,” terdengar suara pria dałam video tersebut.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi melalui Kasi Propam AKP Hendra Siswanto saat dihubungi klikkalsel.com mengklarifikasi bahwa kejadian tersebut bukanlah perkelahian yang melibatkan penggunaan senjata api.
Melainkan upaya seorang anggota kepolisian untuk membubarkan sekelompok massa yang terlibat perkelahian dengan senjata tajam di kawasan Simpang Empat Pasar Lama.
AKP Hendra menjelaskan, kejadian bermula saat seorang anggota Propam Polresta Banjarmasin sedang membeli martabak tak jauh dari lokasi kejadian.
Baca Juga : Video Perkelahian Pedagang Buah di Barabai Beredar, Polisi Bantah Terjadi Malam Tahun Baru
Baca Juga : Pria Bersimbah Darah di Jalan Belitung Darat, Diduga Korban Perkelahian
Sedang asyik menunggu, ia melihat ada keributan tak jauh dari tempatnya duduk. Hal itu membuat jiwa polisinya merespon untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.
“Lalu anggota tersebut melihat seorang pria sedang terlibat cekcok dengan sekelompok pria. Nampaknya ingin dikeroyok,” tuturnya.
Bahkan salah satu pria dari pengeroyok terlihat mengeluarkan sebuah senjata tajam dan siap menyerang seterunya.
Melihat bahaya di depan mata, anggota Propam Polresta Banjarmasin tersebut lantas mengeluarkan senjata api dinasnya dan melepaskan tembakan peringatan ke udara.
Tak ayal, suara tembakan tersebut seketika membuat para pengeroyok dan massa yang berkumpul berhamburan.
Anggota tersebut ujarnya sempat mencari pria yang terlihat membawa senjata tajam, namun keburu kabur.
“Tujuannya jelas untuk melindungi diri dan membubarkan massa, karena jelas yang dihadapi bukan hanya satu orang dan menggunakan senjata tajam,” tegas AKP Hendra.
“Dikhawatirkan jika tidak cepat bertindak, akibat lebih fatal bisa saja terjadi,” imbuhnya.
Terkait kejadian tersebut, menurut Kasi pihaknya sudah meminta keterangan anggota yang bersangkutan dan masyarakat. Ia pun menegaskan apa yang dilakukan anggotanya sudah sesuai dengan SOP dan tidak ada pelanggaran yang dilakukan. (David)
Editor: Abadi





