TNI dan Bulog Laksanakan Gerakan Pangan Murah, 159 Ribu Target Penerima Manfaat

Danrem 101/Antasari Brigadir Jenderal TNI Ilham Yunus, dan Walikota Banjarmasin saat melihat-lihat stok bantuan beras

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalsel, bersama Korem 101/Antasari menggelar kegiatan gerakan pangan murah. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak se-Indonesia.

Dalam acara tersebut secara simbolis diserahkan beras kepada penerima manfaat sebanyak 10 kg beras, oleh Danrem 101/Antasari, Brigadir Jenderal TNI, Ilham Yunus, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, Dandim 1007 Banjarmasin, Kolonel Inf Sigit Purwoko, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Cuncun Kurnadi.

Usai kegiatan, Brigadir Jenderal TNI Ilham Yunus mengatakan bahwa program bantuan pangan murah ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Untuk di Kalsel dilaksanakan di kawasan KCM Kecamatan Banjarmasin Barat.

Baca Juga Gandeng Bulog, Banjarbaru Pastikan Stok Beras Aman dan Harga Stabil

Baca Juga Pembunuhan Jurnalis Juwita: PH Terdakwa TNI AL Jumran Ajukan Pledoi, Bantah Pembunuhan Berencana

“Harapannya ini untuk menjaga stabilitas harga pangan, dimana kita kolaborasi dengan pemda termasuk bulog bersama-sama membantu masyarakat dengan memberikan bantuan pangan yaitu gerakan pangan murah,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa dengan bantuan ini diharapkan bisa sangat membantu masyarakat yang memang membutuhkan.

“Kita sudah berkoordinasi, bahwa bantuan ini harus sesuai dengan peruntukannya,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa penerima manfaat untuk kegiatan gerakan pangan murah ini sudah mencapai 13.000 penerima se-Kalsel. “Untuk di Kota Banjarmasin ada 24.000,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kanwil Kalsel Muhammad Akbar Said, menyampaikan bahwa di Kalsel menurut data yang kita terima dari Bappenas dan Kementerian Sosial ada kurang lebih 159 ribu penerima bantuan pangan (PBP).

“Jadi kami dari Bulog akan menyediakan sekitar 1.595 ton beras dikali dua bulan jadi totalnya ada 3.190 ton. Itu yang akan kita keluarkan dari gudang Bulog untuk dibagikan kepada masyarakat,” tuturnya.

Untuk menghindari terjadinya salah sasaran pada penyaluran bantuan, pihaknya dibantu Satgas Pangan bersama bersama Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Verifikasi data sudah kita lakukan sebelum dibagikan. Jadi kalau memang ada yang tidak berhak untuk menerima bisa kita ganti ditempat juga,” jelasnya.

Penyaluran bantuan pangan berupa beras 10 kg ini disalurkan secara serentak di seluruh Indonesia. “Penyalurannya langsung dua bulan untuk periode Juni-Juli, jadi satu Kepala Keluarga menerima 20 kg beras,” terangnya.

Disisi lain, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, berharap agar bantuan yang disalurkan ini benar-benar bisa tepat sasaran. Sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa merasakan dampaknya.

Selain itu ia juga menginginkan adanya stabilitas harga pangan yang baik di Kota Seribu Sungai ini. “Dengan hadirnya kegiatan ini, bisa menjaga stabilitas pangan di Kota Banjarmasin,” pungkasnya.(fachrul)

Editor : Amran