BANJARMASIN, klikkalsel.com – Upaya menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin akan terus menggelar kegiatan pasar murah secara bergilir di 52 kelurahan sepanjang tahun 2026.
Program pasar murah ini dirancang menyasar langsung masyarakat di tingkat kelurahan, dengan titik pelaksanaan yang dibagi merata agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Kepala Bidang Penguatan, Pengembangan, dan Perdagangan Disperdagin Kota Banjarmasin, Faisal Akli menyampaikan bahwa pasar murah menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, terutama saat terjadi kenaikan harga bahan pokok di pasaran.
“Menjelang bulan suci Ramadhan ini kita juga akan menggelar pasar murah BCSR, jadi subsidi pelaksanaan pasar murah itu dari perusahaan-perusahaan yang ada di Banjarmasin,” ucapnya.
Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan pasar murah di tahun 2026 ini kemungkinan besar targetnya tidak jauh berbeda dengan tahun 2025 lalu, yakni sekitar 180 kali pelaksanaan selama satu tahun.
“Itu pelaksanaan yang dilakukan oleh Disperdagin dan juga termasuk dengan BCSR,” tuturnya.
Baca Juga : Gencarkan Kemetrologian Disperdagin kembali Sasar Pengusaha Laundry
Baca Juga : HUT RI ke-80, Polresta Banjarmasin Bekerjasama dengan Disperdagin Banjarmasin dan Bulog Gelar Pasar Murah
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat stok barang serta menekan harga jual agar tetap terjangkau.
Kegiatan yang dilakukan tidak hanya untuk pengendalian inflasi, pasar murah ini juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban masyarakat kurang mampu, khususnya di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
“Melalui skema penyaluran yang terjadwal dan menyentuh langsung kelurahan, kita memastikan distribusi pasar murah berjalan efektif dan tepat sasaran,” terangnya
“Warga dapat memperoleh kebutuhan dasar seperti beras, gula, minyak goreng, dan komoditas lainnya dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar,” lanjutnya.
Selain itu, dalam pelaksanaannya nanti Disperdagin Banjarmasin juga akan melakukan inovasi berupa pasar murah keliling. Hal itu dilakukan agar bisa lebih menjangkau warga-warga di daerah pelosok.
“Nanti kita akan mobile disitu, jadi kita akan mempenetrasi titik-titik wilayah yang jauh dari pasar dan menyasar langsung ke masyatakat,” terangnya.
Akli berharap, dengan pelaksanaan pasar murah secara konsisten sepanjang 2026 serta dukungan lintas sektor, stabilitas harga dapat terjaga dan daya beli masyarakat tetap aman, khususnya bagi kelompok rentan.(fachrul)
Editor: Amran





