Tawarkan Kemudahan, Aplikasi Sasirangan Diminati

Tampilan beberapa tools pelayanan masyarakat yang tersedia di aplikasi SASIRANGAN (net)
Tampilan beberapa tools pelayanan masyarakat yang tersedia di aplikasi SASIRANGAN (net)

BANJARMASIN, klikkalsel- Aplikasi Sasirangan yang diluncurkan Polda Kalsel guna meningkatkan pelayanan kepolisian agar lebih efektif dan efesien dalam memberikan informasi serta perlindungan kepada masyarakat ini sudah diunduh lebih dari 10.000 orang hanya dalam waktu satu hari setelah diluncurkan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Teknologi, Informasi dan Komunikasi Polda Kalsel, AKBP Nyoman Suparsa kepada klikkalsel.com.

“Sepuluh ribu orang yang sudah unduh, jadi aplikasi untuk anggota itu sekitar lima ribu dan yang untuk warga itu sudah diunduh lebih dari lima ribu orang,” ujar Nyoman.

Menurutnya salah satu faktor yang membuat banyak orang mengunduhnya adalah kemudahan dalam mengoperasikannya dan efesiensi dalam penerapannya.

Ia menjelaskan aplikasi ini dapat ditemukan di play store yang terdiri dari dua jenis. Jenis pertama Aplikasi Sasirangan berwarna biru yang digunakan oleh petugas.”Sedangkan warna coklat itu untuk masyarakat,” jelasnya.

Dijelaskannya pula aplikasi ini berbeda dengan aplikasi lain, Aplikasi Sasirangan ini dalam pendaftarannya menggunakan Nomor Induk KTP (NIK) yang saat dimasukan akan terintegrasi otomatis dengan data Disdukcapil. Sehingga, menurutnya, tidak mungkin ada istilah akun palsu seperti aplikasi-aplikasi lain.

“Pendaftarannya mudah, masukan NIK maka akan muncul secara otomatis data si pendaftar, jadi tidak perlu isian panjang-panjang, paling hanya menambahkan nomor telepon,” ujarnya.

Hampir sama dengan masyarakat, Aplikasi Sasirangan berwarna biru yang dikhususkan bagi petugas saat pendaftarannya hanya cukup memasukan Nomor Registrasi Pokok (NRP) masing-masing anggota.

Nyoman Suparsa juga menjelaskan bahwa Aplikasi ini tidak hanya dapat digunakan di gawai saja, namun juga dapat diakses melalui website.

“Kalo kita sudah registrasi, aplikasi ini juga bisa kita akses melalui web, namun sejauh ini sebagian masyarakat tahunya ini hanya bisa diakses melalui android, padahal tidak,” jelasnya.

Kelebihan lain dari aplikasi ini menurutnya adalah dari segi keamanan, karena data ini di back up oleh sistem keamanan Mabes Polri dan data yang masuk akan disimpan di Data Center Mabes Polri yang memiliki tiga Data Center.

“Data yang masuk itu akan disimpan di Data Center Mabes yang memiliki tingkat keamanan tinggi. Dan disimpan di tiga Server Data Center, jadi kalo satu server bermasalah, maka akan bergeser ke server lain,” ujarnya.

Ia meyakinkan bahwa dengan menggunakan aplikasi ini pelayanan kepolisian kepada masyarakat akan jauh lebih cepat.

Dirinya mencontohkan, hanya dengan menekan tombol darurat maka masyarakat akan langsung dihubungi dan didatangi oleh petugas.

Selain itu ujarnya masih banyak fitur layanan lain yang dapat digunakan masyarakat antara lain SPKT Online, Info Masyarakat, Laporan Masyarakat, Laporan Bhabinkamtibmas, Informasi Layanan, SKCK dan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), mudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan Polri.

“Ada juga juga fitur terkait Perizinan dan Pemberitahuan, Pengawalan, Daftar Pencarian Orang, Halo Polisi dan Telpon Penting, Peta Lokasi Kantor Polisi, Pesan Masyarakat dan Petugas, dan Locator,” tandasnya.

Disinggung tentang layanan keluhan bila masyarakat memiliki kendala dengan akunnya. Ia memberikan beberapa alternatif antara lain dapat menghubungi nomor kontak tim Sasirangan di nomor 05113365340. Kemudian warga juga bisa mengirimkan keluhannya melalui Surel (Surat Elektronik) dialamat sasirangan.kalsel@polri.go.id.

Selain itu warga juga bisa mengunjungi laman Facebook tim Sasirangan Polda Kalsel dan menuliskan keluhannya disana.

“Kedepan kita akan sediakan fitur Forgot Password (Lupa Password) agar semakin memudahkan pengguna aplikasi tersebut,” tandasnya.(david)

Editor : Elo Syarif