Sistem SILON Eror, Alasan Anang-Daus Berkasnya Belum Sempurna

BANJARMASIN, klikkalsel.com- Tak patah semangat, Anang Misran dan Ahmad Firdaus yang maju menempuh jalur perseorangan untuk mengincar kurai Walikota-Wakil Walikota Banjarmasin, kembali mendatangi KPU Banjarmasin
Kedatangan pasangan bakal calon jalur mandiri ini untuk menyampaikan kesiapan berkas dukungan yang belum lengkap dan sempat dikembalikan oleh pihak penyelanggara kemarin, Kamis (20/2/2020).
Sebelumnya, pasangan bakal calon independent (perseorangan) Anang-Daus, menyerahkan berkas syarat dukungan pada, Rabu (19/2/2020) ke KPU Banjarmasin. Namun harus kembali lantaran form B.1.1 KWK dan B.2. KWK masih belum terpenuhi.
Hari ini, Anang Misran sendiri tanpa didampingi sang wakil kembali menyambangi kantor KPU Banjarmasin, untuk menyampaikan kelengkapan berkas yang kurang hari kemarin.
“Rencana hari ini melengkapi berkas yang kemarin kekurangan B.1.1 KWK dan B.2. KWK, karena ada perubahan-perubahan akhirnya kita benahi, kita betulkan sesempurna mungkin, Alhamdulillah sudah clear, mungkin minggu akan kita antar kembali ke KPU,” ucapnya.
Baca Juga : Sejumlah Penginapan Jemaah Kawasan Sekumpul untuk Jemaah Sudah Penuh
Untuk berkas yang kurang sebelumnya. Ia mengatakan, bahwa berkas tersebut sudah selesai disiapkan semuanya, hanya tinggal menyerahkan saja.
“Jadi untuk berkas itu sudah selesai untuk form B.1.1. KWK dan B.2. KWK, tapi masih ada penyempurnaan sedikit lagi untuk yang KTP-nya, jadi biar tidak bolak balik lagi, jadi tinggal menyerahkan saja lagi,” tuturnya.
Mengenai pemberitaan yang mengatakan berkas dikembalikan, ia mengatakan sebenarnya hal itu tidak benar, dan kemarin sudah selesai.
Namun karena sudah pukul 16.00 wita, disampaikannya pihak KPU meminta ditunda, untuk menjaga keamanan dokumen ini.
“Kita tadi berharap ditinggal disini (KPU) saja, kita titipkan disini, tetapi mereka takut ada itu ini dan sebagainya. Kita juga menyadari kalau itu memang terjadi kita yang akan rugi, akhirnya kita bawalah berkas itu kembali,” paparnya.
Ia juga mengatakan, bahwa namanya manusia pasti ada miss komunikasi. “Saya punya tim terbatas, pukul 21.00 wita baru di beritahukan B.1.1 KWK itu,” ujarnya.
Untuk memenuhi syarat dukungan itu menurutnya bahwa pihaknya memasukan sebanyak 43 ribu dukungan ke Sistem Informasi Pencalonan (SILON).
“Kita memasukan dukungan ke SILON itu sebanyak 43 ribu, tapi karena sering adanya error jadi turun terus, syarat dukungan yang seharusnya 38.003 tidak mungkin kami menyerahkan kurang dari 38.003 itu. Pukul 01.00 wita kita tanyakan tim baru bertahan di 37 ribu, kemudian pukul 02.00 wita, baru masuk 39 ribu, dan kita minta tim untuk mengunci untuk mencukupi syarat yang 38.003 itu,” jelasnya.
Setelah berkas syarat dukungan tersebut selesai terkunci di angka 39 ribu barulah form B.1.1. KWK bisa di print. Namun karena sudah larut malam, menurutnya orang yang menjual materai sudah tidak ada sehingga, berkas B.1.1 KWK dan B.2. KWK tidak sempat terlengkapi.
“Jam segitu kan sudah tidak ada yang menjual materai, selain itu fasilitas kita untuk memprint cuma ada sekian printer, dan berkas yang harus di print itu, untuk B.1.1 KWK sekitar lima rim, untuk B.2. KWK cuma lima lembar saja, itulah kendala kita sehingga berkasnya itu tirtinggal,” pungkasnya.(fachrul)
Editor : Amran