BANJARBARU, klikkalsel.com – Pelaksanaan Bimtek dan Sertifikasi Kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA) sukses terselenggara di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Banjarbaru, Rabu (19/2/2025).
Bimtek dan Sertifikasi Kompetensi JULEHA ini atas diinisiasi Anggota DPR RI Fraksi PAN, H. Sudian Noor, yang ingin memastikan standar keamanan dan kesehatan serta kehalalan daging yang disembelih.
“Jaminan halal ini sangat penting. Kalau di makanan, itu mulai dari penyembelihan atau pemotongannya harus sesuai syariat,” ujar Anggota DPR RI Komisi VIII yang juga inisiator inisiator Satu Desa Satu JULEHA itu.
Selain Sudian Noor, turut hadir Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Syamsi Hari, dan Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Afriansyah Noor pada kegiatan tersebut.
Sudian Noor mengatakan produk halal memiliki peran krusial bagi kehidupan umat islam secara global. Kehalalan produk tidak hanya berkaitan dengan kepercayaan dan ibadah, tetapi juga dalam menjaga ketentuan syariat dalam setiap aspek kehidupan, termasuk makanan.
Oleh karena itu, Sudian Noor menginisiasi program Satu Desa Satu Juru Sembelih Halal. Mereka yang dilatih kemudian diakui sebagai profesi oleh Kementerian Ketenagakerjaan, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga untuk di luar negeri.
“Hari ini Program Satu Desa Satu Juleha kita mulai di Kalsel, dimulai dari Kabupaten Tanah Bumbu, selanjutnya saya akan terus mendorong desa-desa di Kalsel untuk menyiapkan, tidak hanya Satu Desa Satu Juleha, tapi Satu Desa Dua Juleha sebagaimana terget dari BPJPH,” imbuhnya.
Baca Juga : Serasa Berada di Destinasi Wisata, Pemprov Kalsel Hadirkan Teknologi Virtual Reality TIC
Baca Juga : Mahasiswa Banjarmasin Gelar Aksi Tolak Pemangkasan Anggaran Pendidikan
Sudian Noor menambahkan, tak hanya di Kalsel, desa-desa lain di Indonesia juga akan didorong untuk mengirimkan kadernya untuk menjadi Juleha yang bersertifikasi.
“Ada sekitar 80 ribuan desa di Indonesia, jadi mereka kita jadikan untuk Juru Sembelih Halal dalam negeri dan untuk luar negeri,” jelasnya.
Selain itu, Menurut Sudian Noor program Juleha ini juga sebagai wujud untuk mendukung ketahanan pangan, sebagaimana program prioritas dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
“JULEHA ini secara tidak langsung mendukung program ketahanan pangan yang menjadi program prioritas pemerintah, program dari Presiden Prabowo,” tandasnya
Sementara itu, Wakil Kepala BPJPH, Afriansyah Noor mengapresiasi inisiasi dari Anggota DPR RI Sudian Noor untuk menyelenggarakan Sertifikasi JULEHA.
“Ini betul-betul luar biasa, gercep beliau ini, cuma beberapa hari koordinasi, tiba-tiba sekarang sudah terlaksana,” ujarnya.
Dijelaskannya Afriansyah, pihaknya siap untuk mendukung, bahkan tidak hanya 1 Desa Satu Juleha, tapi 1 Desa 2 JULEHA.
Senada dengan Afriansyah, Ketua BNSP Syamsi Hari menerangkan inisiasi Juleha dari Sudian Noor. Langkah selanjutnya, Syamsi adalah kolaborasi antara pihak dalam implementasi JULEHA.
“Inilah kolaborasi, kita sesama warga negara saling memikirkan dan implementasi Juleha dengan cepat, tepat, sesuai kualitas,” sebutnya.
Perlu diketahui, untuk mendapatkan sertifikasi JULEHA, tidak cukup hanya dengan mengikuti pelatihan, melainkan juga harus melalui uji kompetensi yang membuat kualifikasi menjadi Juleha semakin tinggi.
Oleh karena itu, legalitas profesi sebagai juru sembelih halal sangat diperlukan guna menjamin kehalalan daging dari hewan yang disembelih. (rizqon)
Editor: Abadi