Siapa yang Lebih Kuat? ini Tiga Figur Realistis Pilkada Tabalong

Foto Ilustrasi

TANJUNG, Klikkalsel.com – Dekatnya Pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Tabalong menjadi sebuah pertanyaan masyarakat mengenai figur realistis yang bakal melenggang maju.

Dalam hal ini Pemerhati Politik Banua, Kadarisman mengungkapkan bahwa banyak figur yang siap maju namun tidak banyak yang mempersiapkan diri.

“Siap maju dan mempersiapkan maju tentu berbeda. Perbedaan mencolok ada pada landasan dan pijakkan infrastruktur politik mana yang sudah seseorang genggam,” ujarnya Rabu (17/4/2024).

Dari landasan tersebut, Kadarisman melihat hanya ada 3 figur calon bupati yang bakal mengkristalisasi melenggang ke kontestasi sesungguhnya.

Menurutnya, tiga figur tersebut pada waktunya akan menjelaskan tentang pasangan pendamping yang menemaninya, namun diantaranya siapa yang lebih kuat.

Lanjutnya, kekuatan berbicara kapital dari berbagai sisi, indikator pertamanya yakni finansial.

“Katakanlah siapa diantara figur itu paling cukup finansialnya? Itu indikator pertama,” ungkapnya

Indikator kedua, kemampuan mentransformasikan kapital yang dimiliki untuk menciptakan tim pemenangan yang soliditasnya tinggi, terseleksi dan teruji integritas dan loyalitas.

“Indikator kedua sangat penting, sebab jika asal comot asal ada yang terjadi bukan menjadi tim pemenangan, melainkan melemahkan dan menegaskan kekalahan. Tantangan tim pemenangan sendiri sangatlah dinamis dan kompleksitas,” jelasnya.

Sedangkan indikator ketiga yang tidak kalah krusial adalah strategi apa yang hendak dijalankan oleh tim pemenangan.

Baca Juga Didukung Masyarakat, Ari Wahyu Utomo Siap Maju Pilkada Tabalong 2024

Baca Juga M Fitri Hernadi Ditunjuk Sebagai Penjabat Sekda Kabupaten Tabalong

“Membicarakan strategi tidak dapat hanya mengandalkan feeling politik, insting, nalar dan asumsi dari pengalaman sebelumnya. Figur petarung harus betul betul mengetahui road map medan laga yang hendak dimenangkan,” tuturnya.

“Strategi haruslah berbasis kepada data dan fakta ilmiah. Data-data ilmiah laksana GPS yang menuntun pengguna mencapai goal tujuan dengan jalur tercepat, efisien dan efektif,” timpalnya.

Namun tiga penentu tersebut tidaklah penting apabila calonnya tidak ada atau tidak mendapatkan tiket bertarung kontes Pilkada.

“Maka hal perlu diamankan adalah sudah punya ticket maju atau belum. Tingginya dinamika dalam politik membuat komunikasi politik tidak boleh terputus hingga detik detik pendaftaran,” ungkapnya.

Kadarisman menyebutkan bahwa tiga figur realistis yang dapat maju ke panggung kontestasi demokrasi kepala daerah di Tabalong yakni pertama H Noorhasani atau H Sani.

Pertama, H Noorhasani atau H Sani. Kenapa H Sani muncul? Ada alasannya. Pertama secara eksplisit atau pun implisit H Sani telah menunjukkan dia bakal maju.

“H Sani telah mengkapitalisasi kekuatan politik secara kongkret dengan menakhodai Nasdem. Bahkan tidak saja menjadi nakhoda Nasdem, tapi dia mewujudkan secara elektoral dia digdaya. Bukti kongktenya, H Sani mampu mengeskalasi begitu signifikan kursi Nasdem di DPRD Tabalong,” kata Kadarisman.

Figur kedua yang paling realistis adalah H Marlan yang alasannya hampir serupa dengan H Sani.

“H Marlan membawa kekuatan indikator finansial. Jika dia mampu meracik dengan apik indikator pertama, kedua dan ketiga, maka peta pemenangan politik di Tabalong akan sangat mendebarkan banyak pihak,” ujarnya.

Adapun figur ketiga adalah H M Noor Rifani. Figur ketiga ini, juga tidak dapat tidak dianggap. H Fani, paham indikator strategi.

Menurur Kadarisman, pengalamannya sebagai pernah menjadi Kepala Bappeda Tabalong, membuatnya figur paling awareness terhadap data – data.

“H Fani mengerti apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan. Dengan begitu, dia telah menjalankan strategi berbasis fakta – fakta ilmiah,” jelasnya.

“H Fani, kendati bukan nakhoda partai politik, melainkan seorang birokrat, mesti diingat dia memiliki kedekatan dengan partai Golkar. H Fani punya hubungan spesial dengan ketua Golkar Tabalong, itu akan memudahkan baginya untuk memiliki ticket,” timpalnya.

Selain itu, nama H Fani juga menjadi salah satu yang dikomendasikan ke Golkar pusat untuk maju di pilkada 2024.

“Bahkan H Fani bisa dikatakan selangkah lebih maju, sebab PKS pun telah pula memberi tiket kepadanya. Koalisi Golkar dan PKS itu sudah cukup aman baginya untuk menatap Pilkada,” katanya. (dilah)

Editor: Abadi