Sekda Soroti Disiplin ASN dan Pelayanan Publik

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar saat melakukan sidak ke Kecamatan Banjarmasin Barat

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dan kualitas pelayanan publik menjadi sorotan Pemko Banjarmasin, saat dilakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pegawai di lingkungan pemerintah kota.

Dalam sidak tersebut pegawai diingatkan untuk mematuhi jam kerja, menjaga penampilan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, saat sidak di tiga kantor, yakni Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Kecamatan Banjarmasin Barat, dan Dinas Perhubungan.

Sidak tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, untuk memastikan kedisiplinan pegawai sekaligus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pemeriksaan itu, ditemukan sejumlah pegawai yang belum berada di kantor dengan berbagai alasan, mulai dari mengantar anak, menghadiri kegiatan lain, hingga mengalami kendala kendaraan bermotor.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Sekda meminta bagian umum dan kepegawaian (Umpeg) menghubungi pegawai yang bersangkutan melalui panggilan video atau video call untuk mengonfirmasi alasan ketidakhadiran mereka.

“Selama jam pelayanan, pukul 08.00 sampai 15.30, pegawai harus berada di kantor dan siap memberikan pelayanan. Semua memiliki tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, kepentingan pribadi yang bersifat rutin tidak semestinya menjadi alasan untuk mengabaikan kewajiban selama jam kerja, terlebih ketika masyarakat membutuhkan pelayanan.

“Jika ada tugas di luar kantor atau harus menghadiri kegiatan lain, hal tersebut harus dikoordinasikan dan dilaporkan kepada kepala perangkat daerah agar kehadiran pegawai tetap terpantau,” sambungnya.

Baca Juga : Guru SD di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Terancam 12 Tahun Penjara

Baca Juga : Berjuang Padamkan Karhutla, Relawan Damkar Banjarmasin Meninggal di Handil Bakti

Tak hanya itu Tezar juga menyoroti penampilan dan penggunaan atribut kedinasan. Seluruh pegawai, baik PNS, PPPK penuh waktu maupun paruh waktu, serta tenaga pendukung lainnya, diminta memperhatikan ketentuan berpakaian sesuai aturan yang berlaku.

“Penampilan yang rapi dan profesional merupakan bagian dari tanggung jawab aparatur dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” jelasnya.

Karena itu ia meminta agar setiap pimpinan perangkat daerah diminta memastikan aturan kedinasan diterapkan secara konsisten, disertai pengawasan dan komunikasi yang baik dengan seluruh pegawai.

“Kedisiplinan pegawai tidak hanya berkaitan dengan kehadiran di kantor, tetapi juga berdampak langsung terhadap mutu pelayanan publik,” terangnya.

Menurutnya apabila pegawai tidak berada di tempat tanpa kejelasan, masyarakat berpotensi menghadapi keterlambatan, ketidakpastian informasi, bahkan harus kembali pada waktu lain untuk menyelesaikan urusannya.

Karena itu, pengawasan yang terukur, pencatatan kehadiran, koordinasi antara pegawai dan pimpinan, serta penerapan aturan secara adil dinilai penting untuk memperkuat akuntabilitas birokrasi.

“Pimpinan perangkat daerah juga perlu memastikan adanya pengaturan petugas pengganti ketika pegawai mendapat penugasan di luar kantor, sehingga pelayanan kepada warga tetap berjalan,” terangnya.

Menurutnya, sidak ini bukan bertujuan mencari kesalahan pegawai, melainkan mendorong perbaikan kinerja dan peningkatan kualitas ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Ia mengingatkan seluruh pegawai untuk menjaga marwah instansi, mematuhi ketentuan jam kerja, serta membangun komunikasi dan koordinasi dengan pimpinan masing-masing.

Melalui pengawasan berkelanjutan dan komitmen bersama, Pemko Banjarmasin diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih tertib, responsif, dan dapat dipercaya masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus mendukung terwujudnya visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin menuju kota yang sejahtera.

“Saya berharap seluruh pegawai bisa menjaga marwah instansi, meningkatkan kedisiplinan, serta selalu berkoordinasi dengan pimpinan masing-masing,” harapnya.

“Ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi bagaimana kita bersama-sama memperbaiki kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan Banjarmasin yang sejahtera,” pungkasnya.(fachrul)

Editor: Amran