RKPD Tabalong 2025 Fokuskan 3 Pembahasan, Sekda : Kolaborasi Semua Pihak

TANJUNG, Klikkalsel.com – Pertumbuhan ekonomi, pelayanan dasar dan pelayanan publik jadi fokus pembahasan forum konsultasi publik dalam rangka penyusunan rencana awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Tabalong tahun 2025 di gedung informasi pembangunan, Rabu (21/02/2024).

Kepala Bappedalitbang Tabalong, H M Noor Rifani menyampaikan pembahasan terkait hal tersebut berupa isu-isu strategis, tema, permasalahan-permasalahan, pagu anggaran, proyeksi penganggaran, proyeksi pendapatan dan proyeksi belanja.

“Alhamdulillah apa yang kita sampaikan banyak sudah yang disepakati kawan-kawan stekholder jadi tidak banyak melakukan perubahan karena kita memang berupaya apa yang disampaikan ini benar-benar sesuai harapan-harapan yang berkembang di masyarakat,” ucapnya.

Fani mengatakan usai kegiatan ini pihaknya bakal melaksanakan Musrenbang RKPD bulan Maret mendatang.

Baca Juga MPP Tabalong Bakal Punyai Balai Nikah, Ini Penjelasan DPMPTSP

Baca Juga Kantongi Enam Kursi, Nasdem Tabalong Optimis Amankan Posisi Ketua DPRD

“Insyaallah kita laksanakan bulan Maret, disana dilakukan penyempurnaan rancangan awal ini jadi RKPD. Disitu nanti juga banyak masukan-masukan yang disampaikan terkait dengan harapan-harapan untuk pembangunan kabupaten Tabalong di tahun 2025,” katanya

Sementara, Sekretaris Daerah Setda Kabupaten Tabalong, Hj Hamida Munawarah menjelaskan sinergi dan kolaborasi semua pihak menjadi dasar dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif di Bumi Saraba Kawa.

“Melalui kerja sama yang kuat dan komitmen bersama, saya yakin kita dapat mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi dan menciptakan masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang,” jelasnya.

Menurutnya, penyusunan RKPD merupakan sebuah langkah strategis yang sangat penting dalam upaya mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui forum konsultasi publik ini, pihaknya ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang akan dijalankan oleh pemerintah daerah benar-benar mencerminkan aspirasi, kebutuhan, dan harapan masyarakat Kabupaten Tabalong.

Maka itu, pemerintah daerah perlu melakukan konsultasi yang melibatkan seluruh stakeholder dan tokoh-tokoh di Kabupaten Tabalong.

“Diantaranya adalah unsur DPRD, SKPD, akademisi atau perguruan tinggi, asosiasi profesi, pengusaha, LSM dan tokoh-tokoh masyarakat. Hadirnya tokoh-tokoh seperti ini diharapkan akan banyak saran dan masukan terkait dengan perencanaan, program maupun dan kegiatan yang akan kita laksanakan pada tahun 2025,” ujarnya.

Dalam menyusun RKPD tahun 2025, pihaknya telah mengidentifikasi berbagai tantangan, peluang, serta potensi yang perlu menjadi perhatian bersama.

Oleh karena itu, forum ini menjadi momentum yang tepat bagi semua untuk berdiskusi, berbagi gagasan dan memberikan masukan konstruktif guna memperkaya dan memperkuat rencana kerja yang akan dirancang.

“Saya mengajak seluruh komponen masyarakat Kabupaten Tabalong untuk terlibat secara aktif dalam proses ini. Keterlibatan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan implementasi rencana kerja pemerintah daerah,” pungkas Hamida. (dilah/adv)