BANJARMASIN, klikalsel.com – Kurang lebih 25 orang relawan yang menamakan dirinya Umad yang disayang Allah (UNDA) mendatangi Unit Transfusi Darah PMI Kota Banjarmasin, Minggu (27/6/2021).
Kedatangan puluhan relawan itu untuk sedekah darah guna menambah stok di PMI Banjarmasin.
Muhammad Wahyuni, koordinator relawan UNDA mengatakan, maksud dari kedatangannya itu, tidak lain ingin membantu PMI Kota Banjarmasin memenuhi kebutuhan stok darah yang beberapa hari terakhir dinilai menipis.
“Kemarin saya mendapat pamflet di sosial media yang menyebutkan stok darah di PMI Kota Banjarmasin menipis, karena itu saya dan relawan UNDA merasa terpanggil untuk mendonor dan sedikit membantu persediaan darah,” kata wahyuni saat ditemui media ini.
Pria yang akrab disapa Wahyuni itu juga mengaku, niat pihaknya untuk mendonor tersebut atas inisiatif sendiri dan tidak ada arahan dari orang lain.
“Ini inisiatif sendiri, dan sesuai amanah mendiang Guru KH Zuhdiannoor (Guru Zuhdi) kepada jamaahnya untuk selalu berbuat baik semasa hidup,” tegasnya.
Oleh karena itu, seleas shalat isya relawan UNDA berbondong-bondong ke Unit Transfusi Darah PMI Kota Banjarmasin untuk mendonorkan darahnya.
Kendati demikian, Wahyuni berharap kedepannya dengan adanya sedikit bantuan dari relawan UNDA yang bersedia mendonorkan darahnya, bisa membantu persediaan darah di PMI Kota Banjarmasin yang diketahui setiap harinya memerlukan banyak stok.
“Semoga ini bisa membantu dan menjadi contoh, baik relawan yang lain serta organisasi masyarakat (ormas) di Kota Banjarmasin mau dan bersedia mendonorkan darahnya ke PMI Kota Banjarmasin,” harapnya.
“InsyaAllah kegiatan donor darah ini akan dijadikan agenda rutin oleh relawan UNDA, selain untuk beramal juga buat kesehatan,,” sambungnya.
Sementara itu, di tempat terpisah Kepala Unit Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan Supit saat dikonfirmasi klikkalsel.com membenarkan beberapa hari yang lalu stok darah di tempatnya sempat menipis.
“Hal itu karena tingginya permintaan darah oleh orang yang membutuhkan dan jumlah pe donor sempat sedikit,” tuturnya.
Namun, pria yang akrab disapa dr Rama mengaku keritianya persediaan darah tersebut tidak berlangsung lama dan cepat diatasi oleh pihaknya, dengan membagikan info ke masyarakat bahwa persediaan darah saat itu dan dibantu dengan relawan yang mau mendonorkan darahnya.
Terkait adanya ormas atau relawan yang mau mendonorkan darahnya, dr Rama mengatakan sangat berterimakasih dan mengapresiasi kepedulian para relawan mengenai persediaan darah di PMI Kota Banjarmasin.
“Ini sangat saya apresiasi karena ini yang PMI Kota Banjarmasin harapkan. Banyak yang peduli untuk berdonor, baik pribadi maupun instansi atau ormas,” jelasnya.
Kedepanya, dr Rama juga berharap dengan adanya relawan UNDA mendonorkan darahnya. Bisa menjadi perangsang atau contoh bagi relawan atau ormas yang menggelar kegiatan sirup.
“Sehingga tidak ada lagi orang yang memerlukan darah harus menunggu dan mencari pendonor terlebih dahulu,” pungkasnya.(airlangga)
Editor : Akhmad





