BANJARMASIN, klikkalsel.com – Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2025, siap memberikan kelancaran dan keamanan perjalanan pemudik selama libur hari raya Idul Fitri 1446 Hijriyah di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Posko terpadu lebaran 2025 yang berada di pelabuhan Trisakti tersebut diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang akan menggunakan transportasi laut.
Selain itu, hadirnya posko tersebut diharapkan bisa mengantisipasi lonjakan penumpang yang akan terjadi di libur lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah ini.
Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Samsuddin mengarakan bahwa Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2025 tersebut sudah mulai beroperasi sejak tanggal 21 Maret lalu, hingga 11 April mendatang.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran mudik menggunakan kapal laut.
Baca Juga Polsek Banjarmasin Tengah Berikan Himbauan Mudik dan Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis
Baca Juga Mudik Aman, Keluarga Nyaman: Polresta Banjarmasin Siapkan Beberapa Pos Pengamanan untuk Pemudik
Salah satu upaya yang dilakukan oleh KSOP yakni melakukan pemeriksaan kelayakan kapal atau ramp check guna menjamin keselamatan pelayaran.
“Jadi seluruh kapal yang beroperasi selama masa angkutan Lebaran wajib menjalani uji kelaiklautan agar keamanan dan kenyamanan penumpang tetap terjaga,” terangnya, Selasa (25/3/2025).
Selain itu, Samsuddin juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan operator kapal, untuk memastikan kapasitas armada bisa mencukupi.
“Setidaknya ada 4 kapal penumpang utama yang siap melayani mudik dari Pelabuhan Trisakti. KM Dharma Rucitra I, KM Dharma Kartika II, KM Mila Utama, dan KM Hai Da,” jelasnya.
KSOP juga terus melakukan sosialisasi kepada calon pemudik agar mereka membeli tiket secara resmi guna menghindari praktik percaloan serta menghindari kepadatan terminal.
Disamping itu, Samsuddin juga mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum berangkat.
Dengan potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi, KSOP akan terus berkoordinasi dengan BMKG untuk menyebarluaskan informasi kepada operator kapal dan penumpang.
“Jika kondisi tidak memungkinkan, kami akan mengambil langkah antisipatif demi keselamatan bersama,” pungkasnya.(fachrul)
Editor: Amran