Polresta Banjarmasin Amankan 40 Remaja saat Patroli Sejak Awal Ramadan

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Patroli malam Ramadan yang digelar Polresta Banjarmasin membuahkan hasil signifikan. Sejak awal bulan puasa, lebih dari 40 remaja diamankan karena terlibat berbagai pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kekhusyukan ibadah masyarakat.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi mengatakan, patroli dilakukan rutin setiap malam, mulai setelah shalat tarawih hingga menjelang subuh, sebagai langkah pencegahan dini terhadap gangguan keamanan.

“Dari hasil patroli, ada sekitar 40 lebih yang kami amankan. Mereka kedapatan pesta minuman keras, mabuk-mabukan, membawa senjata tajam, hingga melakukan balapan liar,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Menurut Kapolresta, penanganan terhadap para remaja tersebut dilakukan secara beragam. Sebagian diproses sesuai ketentuan hukum, sementara lainnya menjalani pembinaan dengan melibatkan orang tua.

“Ada yang kami proses pidana, ada juga yang kami lakukan pembinaan dengan memanggil orang tuanya, agar ada efek jera dan pengawasan lanjutan di rumah,” ungkapnya.

Baca Juga : Polresta Banjarmasin Ungkap Kasus Pembunuhan di Jalan Mesjid Jami

Baca Juga : Satlantas Polresta Banjarmasin Edukasi Lalu Lintas ke Para Santri

Patroli Ramadan ini, lanjut Cuncun, telah dilaksanakan sejak hari pertama puasa dan akan terus berlanjut hingga akhir Ramadan. Tujuannya agar tidak terjadi kejadian menonjol di wilayah hukum Polresta Banjarmasin.

“Harapan kami, selama Ramadan situasi tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan khidmat tanpa gangguan,” imbuhnya.

Kegiatan patroli tersebut juga mendapat dukungan langsung dari Wali Kota Banjarmasin M. Yamin, yang kali ini turut hadir dalam patroli gabungan sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah dan aparat kepolisian.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Banjarmasin, saya sangat mengapresiasi patroli ini. Kegiatan ini penting untuk menjaga keamanan kota selama Ramadan,” ujar Yamin.

Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam penertiban, serta mengajak seluruh masyarakat Banjarmasin untuk ikut menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Saya juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya, terutama terkait jam malam, dan para guru agar turut mengingatkan peserta didiknya supaya tidak keluyuran pada malam hari,” pungkasnya. (airlangga)

Editor: Abadi