BANJARMASIN,klikkalsel.com — Perlunya saling sinergi dalam mengatasi dan penanggulangan bencana daerah di setiap elemen masyarat, sebab dengan begitu merupakan bukti nyata dalam memberikan kontribusi nyata terhadap kemanusiaan.
Hal tersebut dikatakan Ketua PMI Wilayah Kalsel, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah usai menggelar rapat kerja bidang Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalsel dengan stekholder terkait diantaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan (Dinkes), Jumat (27/12/2024) malam.
“Kita menyadari bahwa tiga instansi ini memiliki fungsi dan peranan kuat dalam membantu masyarakat di situasi darurat emergency,” katanya.
Baca Juga BPBD Bangun Dermaga Irigasi Untuk Mudahkan Evakuasi Saat Haul Guru Sekumpul
Baca Juga Target PIN Polio di HST Capai 85 Persen, Dinkes Sebut Stok Vaksin Cukup
Diakuinya, dalam menjalankan tugas dan fungsinya ketiga instasi ini memiliki tanggung jawab, akan tetapi untuk menghasilkan output yang optimal kolaborasi atau team work mutlak dilakukan, apalagi Kalsel berpengalaman menghadapi situasi tidak nyaman diantaranya pandemi Covid-19 dan banjir bandang terjadi bersamaan di 2021.
“Kami berharap baik PMI, BPBD dan Dinkes bisa menjalankan fungsinya dengan opmtimal demi kemaslahatan rakyat banua, ” harap Iskandar.
Di 2025 nanti pihaknya memiliki peraturan gubernur (Pergub) sebagai regulasi jelas dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) secara profesional, akuntabel, transparan serta berdedikasi.
“Diharapkan 2025 ada peraturan Gubernur ada tupoksi secara profesional, akuntabel, transparan,” pungkasnya. (azka)
Editor : Akhmad





