Pertumbuhan Pelaku UMKM di Tabalong Pada 2024 Tunjukan Tren Kenaikan Signifikan

Salah satu UMKM di Tabalong bidang kuliner

TANJUNG, Klikkalsel.com – Pertumbuhan pelaku UMKM tahun 2024 menunjukkan tren kenaikan yang signifikan.

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabalong, tahun 2024 Kabupaten Tabalong memiliki 19.124 pelaku UMKM.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2023 yang berjumlah 18.890 pelaku UMKM, atau terdapat 234 wirausaha baru selama tahun 2024.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong, Syam’ani menyampaikan dari ratusan wirausaha baru ini lebih dominan di bidang kuliner.

“Pelaku UMKM di Tabalong lebih dominan merambah di bidang usaha kuliner,” ujarnya, Selasa (4/2/2025).

Baca Juga : Sasar Ribuan Hewan Berpotensi Tularkan rabies, Disbunnak Tabalong Akan Vaksinasi Rabies Gratis

Baca Juga : Bina Desa Award Tahun 2025, Pj Bupati Tabalong Ingin Wujudkan Desa Mandiri Hingga Berkelanjutan

Syam’ani menuturkan pihaknya saat ini telah melakukan berbagai pembinaan kepada para pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan mereka, sehingga diharapkan para pelaku UMKM di Tabalong semakin tumbuh dan berkembang.

“Kita harapkan UMKM kita ini semakin bertumbuh, semakin meningkat, artinya yang biasanya cuma punya penjualan secara minimalis, meningkat lagi, berproduksi bersama atau semakin bisa berkolaborasi dengan kawan-kawan,” ucapnya.

Beberapa kegiatan telah dilaksanakan oleh Diskop UKM Perindag Tabalong untuk mengembangkan para pelaku UMKM, di antaranya pelatihan untuk pengembangan usaha mikro, baik dari segi pengembangan produk UMKM hingga sosialisasi legalitas UMKM bagi pemula.

Selain itu, para pelaku UMKM diikutsertakan dalam beberapa event pameran di tingkat nasional, provinsi, maupun tingkat lokal kabupaten. Pelatihan penjualan melalui e-commerce, fasilitasi kemudahan perizinan, serta temu usaha mikro di Tabalong juga telah dilaksanakan.

Ditahun ini, pihaknya menargetkan pertumbuhan UMKM baru pada tahun 2025 sebanyak 200 pelaku UMKM.

“Kita memang menyasar UMKM baru dan yang sudah ada. Yang lama tetap kita bina, artinya berkelanjutan. Kita juga tidak menutup kemungkinan untuk UMKM baru yang ada di Kabupaten Tabalong,” kata Syam’ani (Dil/adv)