BANJARMASIN, klikkalsel.com – Proses pencarian 2 orang korban truk tercebur di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin masih terus dilakukan oleh relawan gabungan, Water Rescue, Basarnas, Polairud Polda Kalsel dan Lanal Banjarmasin, Minggu (12/9/2021).
Pantauan di lokasi, berbagai upaya dan alat dikerahkannya untuk mencari dua korban yang hilang di angkutan benopol S 8795 UX tersebut. Mulai dari penyelaman hingga menurunkan alat berat guna menarik truk bermuatan besi rongsokan itu.
Iyan, Anggota 04 Water Rescue mengatakan, siang ini pihaknya sudah melakukan pencarian kurang lebih 1 jam dengan cara penyelaman menggunakan mesin kompresor.
“Kurang lebih 1 jam untuk siang ini. Water Rescue sudah menurunkan sebanyak 8 orang untuk melakukan penyelaman,” kata Iyan di sela proses pencarian.
Baca juga: Pencarian Korban Truk Tercebur Di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Terus Dilakukan
Iyan mengungkapkan, kesulitan dalam proses evakuasi saat ini ialah selain air yang terbilang keruh dengan kedalaman kurang lebih 10 meter membuat pandangan para penyelam terbatas, juga ditambah posisi truk dalam keadaan terjungkal.
“Separuh badan truk di dalam air sudah tertanam (tepatak) oleh lumpur, jadi agak sulit pencarianya” ungkapnya.
Adapun kronologis truk tercebur, yaitu karena stir lepas kendali sehingga menabrak bolder dan tercebur ke sekitaran sungai Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Beruntung, supir truk beserta penumpang lainnya lekas dievakuasi oleh pihak terkait. Korban pun dibawa ke posko TNI-AL sekitaran situ. Namun terdapat dua korban yang tidak bisa diselamatkan.
Informasi dihimpun 9 korban adalah Supir atas nama Suparman (42), sumiran (40), Sarmi (42), Haryono (35), Harminto (26), Fredi Adi Sasono (22), Nanang Sudirno (32), untuk korban yang belum ditemukan Andi Mustofa (28), Sadir (35)
Hingga sampai saat ini relawan gabungan, Water Rescue, Basarnas Polairud Polda Kalsel dan Lanal Banjarmasin masih melakukan pencarian 2 orang tersebut yang diduga hilang. (airlangga)
Editor: Abadi





