Pemko Disarankan Subsidi Keamanan Kelotok Wisata

Anggota DPRD Banjarmasin Aliansyah, saat diwawancarai. (foto : farid/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Kebijakan keamanan dan keselamatan penumpang kelotok wisata yang tidak memperbolehkan wisatawan atau penumpang berada di atas, sudah selesai di tingkat walikota Banjarmasin.

Motoris kelotok setuju dengan kesepakatan yahg ditawarkan Pemko. Salah satunya sekitar enam bulan dulu berjalan untuk menyesuaikan keamanan di kelotok.

“Harapan kita sungai Martapura inikan cukup besar. Jadi keselamatan dulu yang penting,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Banjarmasin, Aliansyah.

Oleh karena itu, sementara wisatawan kelotok wisata yang lebih senang berada di atas, paling tidak memakai rompi pelampung atau life jacket.

“Pengalaman kami ada yang perlu ditakuti dari air. Sebab kalau tidak bisa berenang, otomatis tenggelam,” imbuhnya.

Mengingat, wisata siring Tandean di tepian subgai Martapura itu sudah sangat menggeliat dan sudah menasional. Pengunjung bisa mencapai 1.000 orang dalam tiap minggunya.

Namun, saran Anggota Fraksi PKS DPRD Banjarmasin ini, Pemko harus memberikan subsidi untuk meringankan terkait keamanan di atap kelotok seperti pembuatan pagar dan sejenisnya.

“Karena kelotok yang beroperasi tersebut ada yang sistem sewa dan ada yang dipunyai juragan. Nah itu yang perlu dikoordinasikan, apakah subsidi atau ada cara lain,” kata dia.

Desain kelotok baru yang ditawarkan Pemko, legislator yang disapa Ali ini menilai mirip dengan kelotok yang biasa digunakan warga Kelayan, tapi tanpa atap. Jadi, ia lebih suka model kelotok wisata yang sudah beroperasi sekarang.

“Kalau diganti Bis air, seperti angkutan sungai itu. Malah bahaya. Lebuh baik kelotok yang sekarang aja, tapi lebih diutamakan keselamatan penumpangnya,,” sebut dia. (farid)

Editor : Alfarabi