BANJARMASIN, klikkalsel.com – Banjir rob yang masih menggenangi sejumlah kawasan di Banjarmasin terus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota.
Genangan air yang bertahan akibat pasang laut dan buruknya aliran drainase membuat aktivitas warga terganggu, bahkan di beberapa titik telah dirasakan hampir sebulan terakhir.
Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin kembali turun langsung ke lapangan untuk memetakan persoalan sekaligus mencari solusi konkret.
Peninjauan dimulai dari Jalan Mahat Kasan, Komplek Satelit, Komplek DPR Masjid Asshobirin, Komplek Kayu Manis, hingga Jalan Pramuka tepatnya di jembatan depan Komplek Grand Pramuka.
Di sepanjang rute tersebut, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin mendapati sejumlah titik genangan yang disebabkan oleh saluran air tidak lancar.
Dalam tinjauannya, orang nomor satu di Kota Seribu Sungai ini kembali menemukan bangunan yang berdiri melebihi sempadan sungai, serta drainase yang tersumbat.
Baca Juga : Sepekan Terendam Banjir, Warga Sungai Gampa Mengaku Tak Tersentuh Bantuan
Kondisi tersebut membuat air setinggi lutut orang dewasa sulit surut dan berdampak langsung pada aktivitas warga.
“Semoga banjir ini segera berakhir dan genangan air dapat teratasi. Kami akan terus berupaya dan bekerja sama dengan masyarakat untuk mengatasi masalah ini,” ujar Yamin, Jumat (9/1/2026).
Selain fokus pada upaya teknis, Yamin juga mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dan pelaku usaha dalam menjaga lingkungan, khususnya yang berada di sepanjang jalan dan bantaran sungai.
“Jangan buang sampah ke sungai, karena itu dapat menyumbat saluran air dan memperparah banjir,” harapnya.
Pemko Banjarmasin pun menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan kawasan Banjir Rob secara bertahap.
“Kita juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga fungsi drainase dan sungai agar banjir rob tidak terus berulang,” pungkasnya.(fachrul)
Editor: Amran





