BANJARMASIN, klikkalsel.com – Walikota Banjarmasin, Muhammad Yamin menerima audiensi Balai Wilayah Sungai Kalimatan III Ditjen DPA KemenPUPR terkait dengan progres kegiatan National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) kota Banjarmasin, yang berlangsung di ruang rapat Walikota Banjarmasin.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Walikota Banjarmasin, Ananda, Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, I Putu Eddy Purna Wijaya, Kepala Bappeda Litbang kota Banjarmasin, M Syauqi, Kepala BPKPAD kota Banjarmasin, Edy Wibowo beserta jajaran terkait.
Pemko Banjarmasin terus berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian proyek-proyek infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan sungai, guna mendukung upaya penanggulangan banjir dan meningkatkan kualitas lingkungan kota.
Baca Juga Gusti Yuli Apresiasi Program NUFReP untuk Revitalisasi Sungai Veteran
Baca Juga Lanjutkan Program NUFReP, Pemko Banjarmasin kembali Gelontorkan Dana Puluhan Miliar
Walikota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menegaskan komitmen pemerintah kota dalam mendukung keberlanjutan proyek NUFReP yang tengah berjalan. Hal itu disampaikannya dalam audiensi bersama Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, I Putu Eddy.
“Dukungan dari Kota Banjarmasin sangat penting, baik dalam pengadaan tanah maupun aspek livelihood. Pertemuan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi untuk memastikan kelancaran proyek,” ungkap Yamin, Selasa (4/3/2025).
Saat ini, progres proyek telah mencapai 20 persen, dengan tahap pertama mencakup pengerjaan dari Kelenteng hingga Simpang Ulin.
“Kami terus berharap agar revitalisasi sungai ini cepat selesai, agar warga kota Banjarmasin dapat merasakan manfaat dari program ini, salah satunya mengendalikan banjar di kota kita. Bersama semua pihak kita bisa mewujudkan Banjarmasin maju dan sejahtera,” tandasnya.
Program itu diharapkan dapat meningkatkan ketahanan Kota Banjarmasin terhadap banjir serta memperbaiki infrastruktur sungai demi keberlanjutan lingkungan.(adv/fachrul)
Editor : Amran





