BANJARMASIN, klikkalsel – Meski dalam puasa Ramadhan 1439 H/2018 M, sejumlah anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sanggar Titian Barantai (STB) Uniska Banjarmasin tetap mengenang tragedi 23 Mei 1997.

Dengan menggelar aksi dari simpang empat Lambung Mangkurat hingga tugu Adipura Jalan RE Martadinata.
Aksi itu untuk mengenang peristiwa Jumat Kelabu, 23 Mei 1997, 21 tahun silam. Dimana terjadi kerusuhan hebat di Banjarmasin.
Mengenang peristiwa kelam itu, mereka membagikan bunga, membaca puisi hingga teaterikal.
Dalam teaterikalnya, peserta aksi yang merupakan anggota muda STB tersebut menggambarkan bagaimana Jumat Kelabu.
“Teaterikal ini untuk mengingatkan kepada warga, bagaimana keadaan Banjarmasin waktu itu dan agar tragedi 21 tahun silam itu tidak terjadi lagi,” ucap Ketua Umum STB Uniska, Liko Anshori, Rabu (23/5/2018).
Liko juga berharap, dengan aksi yang terus dilakukan STB sejak tahun 1999, tragedi yang sangat membekas dan menjadi luka bagi warga Banjarmasin tidak terjadi lagi.
“Dengan segenap jiwa dan raga, kami menghimbau kepada lapisan masyarakat untuk menghindari perpecahan, permusuhan dan persetruan antar umat manusia,” pungkasnya. (baha)
Editor : Farid





