Laskar Antasari Kembali Gagal Raih Kemenangan di Kandang, Perjuangan Raih Tiket Liga 1 Makin Berat

Penyerang PS Barito Putera, Alexsandro Ferreira ketika berhasil melewati kawalan pemain belakang Kendal Tornado FC

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Lanjutan putaran ke 3 Pegadaian Championship 2025/2026, PS Barito Putera menghadapi Kendal Tornado FC di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.

Di bawah ribuan pendukung setianya, Barito Putera bermain dengan tekad mengamankan tiga poin di markasnya sendiri.

Barito Putera dari menit awal laga langsung menekan jantung pertahanan Kendal Tornado FC, sejumlah peluang berbahaya pun langsung didapatkan oleh Bayu Pradana cs

Bahkan sundulan dari Alexsandro nyaris membobol gawang Kendal Tornado, sayangnya sundulan keras tersebut masih berhasil dimentahkan penjaga gawang Laskar Badai Pantura ini.

Kendal Tornado datang bukan tanpa perlawanan, tim asuhan Stefan Rullin Keeltjes ini juga kerap memberikan tekanan ke lini pertahanan Barito Putera.

Hingga memasuki menit ke 30, tensi pertandingan yang cepat mulai sedikit menurun, kedua tim lebih banyak bermain hati-hati dan membangun serangan dengan perlahan.

Laskar Antasari yang awalnya mendominasi jalannya pertandingan pun mulai berubah, tim tamu Kendal Tornado perlahan menguasai permainan di lini tengah.

Jual beli serangan antara kedua tim pun terus tersaji, serangan balik cepat terus diperagakan oleh skuad Laskar Antasari untuk menerobos masuk ke lini pertahanan Kendal Tornado.

Sayang hingga waktu jeda turun minum, masih belum ada gol yang tercipta meskipun banyak peluang yang didapatkan oleh kedua tim.

Baca Juga : Legend Barito Putera Kobarkan Semangat Wasaka Jelang Laga Krusial Lawan Kendal Tornado FC

Baca Juga : Fabiano Beltrame Absen, Barito Putera Tetap Bidik Kemenangan Saat Menjamu Kendal Tornado

Memasuki babak kedua barito Putera langsung bermain menyerang, peluang berbahaya pun didapatkan melalui sepak pojok. Namun sundulan Renan Alves masih berada di atas mistar gawang.

Pada menit ke 48, Barito Putera pun harus dipaksa bermain dengan 10 orang pemain, karena Yuswanto Aditya di ganjar kartu merah setelah memeberikan tackle keras kepada Muhammad Ragil.

Kendal Tornado yang unggul jumlah pemain pun memanfaatkan momen tersebut untuk menekan pertahanan Laskar Antasari.

Tetapi pada menit 57 penyerang Kendal Tornado FC Patrick Dos Santos juga di ganjar kartu kuning kedua sehingga mendapatkan kartu merah setelah mengangkat kaki terlalu tinggi.

Kedua tim pun sama-sama bermain dengan 10 orang pemain. Namun momentum dan penguasaan pertandingan masih berada di tim tamu.

Skuad Laskar Antasari dipaksa untuk bermain lebih dalam dan bertahan dari gempuran serangan anak-anak dari Kendal Tornado.

Meski dalam tekanan, Barito Putera perlahan mengimbangi momentum dari Kendal Tornado. Serangan cepat melalui kedual lini sayapnya terus diperagakan.

Behkan beberapa kali tusukan dari Alexsandro selalu mengancam gawang dari Kendal Tornado FC, namun sayang serangan berbahaya tersebut masih belum berbuah gol.

Hingga wasit meniupkan peluit panjang, tidak ada gol yang tercipta, skor imbang ini membuat kesempatan Laskar Antasari untuk bersaing memperebutkan tiket Liga 1 semakin berat. (fachrul)

Editor: Abadi