Banjar  

Kehadiran Sandi Fitrian Noor di Tengah Banjir Sungai Tabuk Kuatkan Warga

Kehadiran anggota DPR RI, Sandi Fitrian Noor mendapat sambutan hangat warga terdampak di Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.

MARTAPURA, klikkalsel.com – Di tengah genangan banjir yang masih merendam permukiman warga Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, kehadiran Anggota DPR RI Komisi VIII, Sandi Fitrian Noor, menjadi suntikan semangat tersendiri bagi masyarakat terdampak.

Bang Sandi, sapaan akrabnya, turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga di empat desa, yakni Desa Paku Alam, Desa Pembantanan, Desa Gudang Tengah, dan Desa Sungai Pinang Lama, Rabu (8/1/2025).

Kehadirannya disambut hangat, bahkan haru, oleh warga yang sudah berhari-hari berjibaku dengan banjir. Selain menyerahkan bantuan, Bang Sandi menyusuri permukiman warga, berdialog, dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat yang rumahnya terendam air.

Mulai dari sulitnya akses jalan, aktivitas ekonomi yang lumpuh, hingga kebutuhan pokok yang semakin mendesak disampaikan warga kepada Bang Sandi.

“Kami sangat berterima kasih, beliau datang langsung melihat kondisi kami. Rasanya kami tidak sendirian menghadapi musibah ini,” ujar Rahman, warga Desa Pembantanan,.

Baca Juga : Siang hingga Malam, Bang Sandi Turun ke Lokasi Banjir Salurkan Bantuan untuk Warga

Baca Juga : Gandeng BPKH, Anggota DPR RI Bang Sandi Serahkan Bantuan Mobil Ambulans & Mobil Niaga Untuk Warga Banua 

Hal serupa disampaikan Siti Aisyah, warga Desa Sungai Pinang Lama. Menurutnya, kehadiran wakil rakyat secara langsung memberi harapan di tengah situasi sulit.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Apalagi Pak Sandi mau turun ke rumah-rumah warga, mendengar langsung keluhan kami,” katanya.

Bang Sandi menegaskan, kehadirannya bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga memastikan negara hadir di saat masyarakat membutuhkan.

“Kami ingin memastikan bantuan sampai dan kondisi warga benar-benar terpantau. Aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami perjuangkan agar penanganan banjir tidak hanya bersifat darurat,” ujar putra Gubernur Kalsel dua periode Sahbirin Noor (Paman Birin) itu.

Dia juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait guna mendorong solusi jangka panjang, agar banjir yang kerap melanda wilayah Sungai Tabuk tidak terus berulang dan membebani masyarakat. (rizqon)

Editor: Abadi