Kategori: PLN UIP3B Kalimantan

  • Di Electricity Connect 2024, PLN Galang Kolaborasi Global Wujudkan Transisi Energi di Indonesia

    Di Electricity Connect 2024, PLN Galang Kolaborasi Global Wujudkan Transisi Energi di Indonesia

    JAKARTA, klikkalsel.com – PT PLN (Persero) terus menggalang kolaborasi global demi mendukung upaya Pemerintah dalam mewujudkan transisi energi di Tanah Air. Hal ini tercermin dalam pembukaan ajang Electricity Connect 2024 di Jakarta Convention Center pada Rabu (20/11/2024).

    Pada ajang konferensi dan pameran sektor ketenagalistrikan terbesar se-Asia Tenggara yang diinisiasi oleh Masyarakat Ketenagalistrikan (MKI) tersebut, Utusan khusus Presiden Republik Indonesia untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia akan beralih dari pembangunan energi berbasis bahan bakar fosil menuju energi baru terbarukan (EBT) selaras dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    Menurutnya, hingga tahun 2040, Indonesia akan menambah kapasitas pembangkit hingga 100 Gigawatt (GW), dengan 75% di antaranya berasal dari EBT, 5 GW dari nuklir, dan sisanya dari gas.

    “Transisi energi bukan hanya soal mengurangi emisi gas rumah kaca, tetapi juga menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan. Kami akan mewujudkan energi yang bersih, ramah lingkungan, dan terjangkau, sambil mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%,” lanjut Hashim.

    Untuk mencapai target besar tersebut, lanjut Hashim, seluruh ekosistem energi mesti berkolaborasi. Oleh sebab itu, pihaknya mengapresiasi langkah konkret penyelenggaraan Electricity Connect 2024.

    Baca Juga Sinergi dalam Ekosistem Peduli Listrik, PLN Ajak Puluhan Influencer dan Jurnalis Jaga Keandalan Listrik Kalimantan Barat

    Baca Juga Jelang Hari Anak Sedunia, PLN Junior Tebar Kebaikan ke Rumah Anak Yatim Ar-Rohmah Banjarbaru

    “Saya berharap acara Electricity Connect ini terus berlanjut dengan kolaborasi yang lebih kuat, memastikan bahwa generasi mendatang dapat menikmati masa depan yang lebih baik dari pada kita,” ungkapnya.

    Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung mengatakan, Electricity Connect 2024 merupakan event yang sangat penting untuk melihat tantangan ke depan dalam menyediakan energi yang cukup bagi pembangunan dan masyarakat di Indonesia.

    “Ini (Electricity Connect 2024) merupakan event yang sangat penting dan merupakan kolaborasi bagaimana kita melihat tantangan ke depan untuk bisa menyediakan energi yang cukup bagi pembangunan dan kebutuhan masyarakat,” kata Yuliot.

    Dirinya berharap melalui kolaborasi menuju transisi energi yang terjalin dalam agenda Electricity Connect 2024 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara global.

    “Tentu dengan adanya kolaborasi yang sudah dilakukan akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Bukan hanya masyarakat Indonesia, tetapi masyarakat dunia secara keseluruhan,” jelas Yuliot.

    Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN mendukung penuh langkah pemerintah untuk menjalankan transisi energi di Tanah Air dengan semangat yang kolaboratif.

    “Kami siap merancang ekosistem yang kondusif untuk berkolaborasi, kondusif untuk berinvestasi, sehingga semua pelaku usaha dapat berkembang bersama-sama dan saling mendukung,” ujar Darmawan.

    Darmawan menambahkan, Electricity Connect 2024 menjadi forum strategis untuk mempertemukan gagasan, teknologi, dan solusi inovatif dalam menghadapi tantangan transisi energi ke depan.

    “Kami melihat acara ini sebagai momentum luar biasa yang memperkuat kepercayaan diri kita semua. Seluruh kekuatan di sektor kelistrikan kini bersatu untuk menghadapi tantangan masa depan dan mencapai tujuan bersama,” kata Darmawan.

    Dalam kesempatan yamg sama, Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), Evy Haryadi menjabarkan bahwa Electricity Connect 2024 menghadirkan 168 perusahaan dari dalam dan luar negeri. Para perusahaan ini akan memperkenalkan berbagai teknologi dalam energi baru dan terbarukan, digitalisasi ketenagalistrikan, serta beragam solusi yang berorientasi pada upaya net zero emissions.

    Selain itu, agenda ini juga mengundang 110 pembicara yang kompeten di bidangnya dengan perkiraan pengunjung yang mencapai 15.000 orang. Dengan skema tersebut, Electricity Connect 2024 diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam investasi, pembangunan sumber daya manusia, dan inovasi teknologi menuju masa depan energi yang berkelanjutan.

    “Dengan menggabungkan kekuatan dan ide dari berbagai pihak, kami optimistis acara ini akan melahirkan banyak inspirasi dan kesepakatan bisnis,” pungkas Evy.(adv/Firdaus)

    Editor : Amran

  • Jelang Hari Anak Sedunia, PLN Junior Tebar Kebaikan ke Rumah Anak Yatim Ar-Rohmah Banjarbaru

    Jelang Hari Anak Sedunia, PLN Junior Tebar Kebaikan ke Rumah Anak Yatim Ar-Rohmah Banjarbaru

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Dalam rangka menjelang hari anak sedunia tahun 2024 yang diperingati setiap tanggal 20 November, PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) menggelar program PLN Junior 2024 Tebar Kebaikan di Rumah Anak Yatim Ar-Rohmah Banjarbaru, Kalimantan Selatan (17/11/2024).

    Peserta PLN Junior yang terdiri dari 22 anak pegawai dan tenaga alih daya di lingkungan kerja PLN UIP3B Kalimantan diajak merasakan pengalaman program budaya Kegiatan Membantu Sekitar (TEBAR) yang biasanya dilakukan oleh orang tuanya, dengan berbagi pakaian, mainan maupun peralatan sekolah bekas yang masih layak pakai untuk anak-anak yang membutuhkan.

    Selain menyalurkan bantuan yang dikumpulkan oleh para peserta PLN Junior, tim Tebar PLN UIP3B Kalimantan juga memberikan bantuan sembako dan menghadirkan hiburan sulap yang menambah keceriaan anak-anak di momen tersebut.

    Ustadz Iwan Ibrahim, Pengurus Rumah Yatim Ar-Rohmah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN yang telah peduli dan mau berbagi kebaikan kepada 25 anak asuhnya.

    Baca Juga Sinergi dalam Ekosistem Peduli Listrik, PLN Ajak Puluhan Influencer dan Jurnalis Jaga Keandalan Listrik Kalimantan Barat

    Baca Juga CEO Climate Talks: PLN Siap Dukung Pemerintah Capai 75% Energi Terbarukan hingga Tahun 2040

    “Terima kasih PLN atas kepeduliannya kepada kami, melalui bantuan yang diberikan maupun mengajak anak-anak tertawa bersama melalui hiburan yang diberikan,” ungkapnya.

    Abdul Salam Nganro, General Manager PLN UIP3B Kalimantan menyampaikan bahwa program PLN Junior ini sudah menginjak tahun kedua penyelenggarannya di setiap momen peringatan hari anak nasional, internasional maupun sedunia.

    “Pada tahun lalu kami mengajak PLN Junior merasakan pengalaman profesi yang ada di PLN, dan tahun ini kami hadirkan suasana berbeda, yaitu mengajak anak-anak untuk berbagi dengan sesama, hal yang juga kerap dilakukan orang tuanya selama ini,” jelas Salam.

    Salam menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan program budaya employee wellbeing Kesehatan Mental Untuk Kehidupan (TEDUH) PLN UIP3B Kalimantan yang bertujuan memberikan pengalaman kepada anak-anak pegawai maupun tenaga ahli daya di lingkungan kerja terkait profesi orang tuanya di PLN.

    “Harapannya melalui program ini tercipta hubungan yang harmonis di keluarga, karena kami sadar bahwa keluarga merupakan faktor penyemangat bagi pegawai dalam bekerja dan memberikan pelayanan terbaiknya,” pungkasnya.(adv/firdaus)

    Editor : Amran

  • Sinergi dalam Ekosistem Peduli Listrik, PLN Ajak Puluhan Influencer dan Jurnalis Jaga Keandalan Listrik Kalimantan Barat

    Sinergi dalam Ekosistem Peduli Listrik, PLN Ajak Puluhan Influencer dan Jurnalis Jaga Keandalan Listrik Kalimantan Barat

    PONTIANAK, klikkalsel.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan menggelar ajang Ekosistem Peduli Listrik (EPL) Award Tahun 2024 di Q Hall Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat(14/11).

    Ajang yang bertemakan “Bahaya Bermain Layangan Kawat Dekat Jaringan Listrik PLN” diikuti oleh puluhan jurnalis dan influencer se-Kalimantan Barat.

    Program Ekosistem Peduli Listrik (EPL) merupakan inisiatif yang diusung oleh PLN UIP3B Kalimantan untuk menggandeng berbagai elemen mulai dari pemerintah, media pers, influencer dan masyarakat dalam suatu ekosistem yang memiliki kesadaran dan kepedulian dalam turut serta menjaga keandalan penyaluran listrik di Kalimantan.

    Kundori, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat dalam sambutannya menyambut baik sinergi yang terjalin antara PLN dan insan pers dalam program EPL.

    “Terima kasih atas kepercayaan PLN kepada kami insan pers untuk turut membantu menyampaikan pesan keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat, semoga pendekatan yang tepat dari bahasa para jurnalis dapat menerjemahkan informasi PLN dengan akurat” ungkap Kundori

    Senada dengan Kundori, Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Kalbar, Komisaris Polisi Sri eka Dharmawan S.os mengapresiasi strategi PLN menggandeng insan pers dan influencer karena setiap daerah memiliki tantangannya yang berbeda sehingga media menjadi sarana yang tepat dalam memberikan edukasi dan pemahaman masyarakat tentang bahaya bermain layangan kawat dekat jaringan listrik PLN.

    “Sungguh ironi memang listrik yang sekarang menjadi salah kebutuhan besar masyarakat, justru terancam oleh hal kecil seperti layangan yang bukan hanya berpotensi menyebabkan padam listrik tapi juga mengancam jiwa pemain layangan itu sendiri” ungkapnya.

    Baca Juga : CEO Climate Talks: PLN Siap Dukung Pemerintah Capai 75% Energi Terbarukan hingga Tahun 2040

    Baca Juga : Pembukaan COP29 Azerbaijan: PLN Galang Kolaborasi Global untuk Transisi Energi Menuju Swasembada Energi Berkelanjutan

    Abdul Salam Nganro, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, menjelaskan timnya berkomitmen menjaga keandalan listrik di Kalimantan dengan skema pertahanan berlapis, salah satu lapis pertamanya melalui program EPL ini yang menggandeng aparat dan komunitas masyarakat setempat untuk secara rutin melaksanakan razia layangan di sekitar infrastruktur kelistrikan serta melakukan edukasi melalui karya tulisan tangan jurnalis maupun konten-konten influencer yang lebih mudah dipahami masyarakat.

    “Oleh karena itu melalui ajang EPL Award tahun 2024 ini menjadi sarana kami untuk mengapresiasi berbagai elemen yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat, sehingga terciptanya listrik yang andal di Kalimantan.” jelas Salam

    Ajang EPL Award Tahun 2024 dibagi dalam 4 (empat) tahap mulai dari riset dari tanggal 4-7 November 2024, dilanjutkan dengan pembukaan lomba sekaligus edukasi terkait ketenagalistrikan oleh GM UIP3B Kalimantan di tanggal 14 November 2024.

    Pada kesempatan tersebut juga para peserta jurnalis diajak untuk merasakan langsung pengalaman dan tantangan tim PLN dalam melakukan edukasi kepada masyarakat, pemeliharaan jaringan dan razia layangan di sekitar infrastruktur kelistrikan, sehingga diharapkan dapat menghasilan siaran pers yang mendalam dan organik.

    Selanjutnya hasil karya dari jurnalis yang mengikuti event ini akan melalui tahap penilaian oleh juri nasional dan manajemen PLN UIP3B Kalimantan kemudian diumumkan pemenangnya pada tanggal 23 November 2024.(adv/firdaus)

    Editor : Amran

  • CEO Climate Talks: PLN Siap Dukung Pemerintah Capai 75% Energi Terbarukan hingga Tahun 2040

    CEO Climate Talks: PLN Siap Dukung Pemerintah Capai 75% Energi Terbarukan hingga Tahun 2040

    BAKU, klikkalsel.com – PT PLN (Persero) menegaskan kesiapannya untuk mendukung visi swasembada energi dengan meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan sebesar 75% hingga tahun 2040. Langkah strategis ini selaras dengan upaya pemerintah menjangkau pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

    Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia dalam Conference of the Parties (COP) 29, Hashim Djojohadikusumo menyatakan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia berkomitmen penuh mengurangi emisi karbon lewat transisi energi. Oleh sebab itu, pemerintah berupaya menyelaraskan sumber daya dan seluruh kebijakan ke dalam strategi transisi energi yang efektif dan efisien.

    ”Transisi energi bukan hanya tentang mengurangi emisi gas rumah kaca, tetapi juga tentang menyeimbangkan pertumbuhan dengan keberlanjutan lingkungan. Indonesia akan mencapai energi bersih, hijau, dan terjangkau, sambil mempercepat pertumbuhan ekonomi 8%,” tegas Hashim dalam CEO Climate Talks COP29 dengan tema “Enhancing Ambition on Renewable Energy” di Baku, Azerbaijan, Senin (11/11).

    Hashim menerangkan bahwa hingga tahun 2040, Indonesia siap meningkatkan bauran energi terbarukan sebesar 75 gigawatt (GW) yang berasal dari pembangkit listrik hidro, geotermal, bioenergi, surya, dan angin. Untuk menyukseskan target ambisius ini, Indonesia setidaknya membutuhkan investasi senilai USD235 miliar, termasuk untuk membangun jalur transmisi hijau sepanjang 70 ribu kilometer sirkuit (kms) yang membentang dari barat hingga timur Indonesia.

    ”Perubahan iklim global membutuhkan solusi global. Tidak ada satu negara pun yang bisa menghadapi dan menyelesaikan masalah ini sendirian. Satu-satunya cara untuk maju adalah melalui kolaborasi antarnegara. Saya yakin kita bisa melakukan ini, bukan hanya karena perjanjian lingkungan internasional seperti Protokol Kyoto dan Perjanjian Paris, tetapi karena kita benar-benar peduli untuk memastikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” tambah Hashim.

    Baca Juga Pembukaan COP29 Azerbaijan: PLN Galang Kolaborasi Global untuk Transisi Energi Menuju Swasembada Energi Berkelanjutan

    Baca Juga Dalam Semangat Hari Listrik Nasional, PLN Beri Penghargaan kepada Pahlawan Bangsa

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen PLN untuk mendukung target Pemerintah Indonesia dalam mencapai pertumbuhan ekonomi 8% melalui swasembada energi yang berkelanjutan. Dalam hal ini, PLN telah menyiapkan peta jalan yang konkret serta terus memperluas kolaborasi dengan mitra lokal dan global.

    Saat ini PLN, kata Darmawan, tengah merancang ulang usulan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), di mana hingga tahun 2040, PLN akan menambah 100 GW energi listrik yang mayoritas bersumber dari energi terbarukan.

    ”Pak Hashim sudah mengumumkan bahwa 75% atau sekitar 75 GW dari kapasitas tambahan tersebut berasal dari pembangkit energi terbarukan. Artinya, ke depan kami akan mengurangi emisi gas rumah kaca melalui penambahan pembangkit berbasis energi terbarukan yang berasal dari tenaga air sebesar 25 GW, surya 27 GW, angin sebesar 15 GW, panas bumi 6 GW, dan bioenergy 1 GW,” ucap Darmawan.

    Darmawan menjabarkan, bahwa untuk mencapai target 75% energi terbarukan tersebut, PLN akan membangun _Green Enabling Transmission Line_ sepanjang 70 ribu kms untuk mengalirkan sumber energi terbarukan yang mayoritas berada di daerah terisolir ke pusat _demand_.

    Selain itu, PLN juga telah merancang pengembangan _smart grid_ guna mengatasi intermitensi pada pembangkit energi terbarukan, sehingga energi bersih yang dihasilkan dari pembangkit tersebut bisa masuk ke dalam sistem PLN secara stabil.

    ”Kami perlu membangun pembangkit listrik yang fleksibel. Kami perlu membangun _smart grid_, _smart transmission_, _smart control center_, dan _smart distribution_. Tanpa _smart grid_, kami hanya bisa menambah 5 GW. Tetapi dengan _smart grid_, kami bisa menambah pembangkit angin dan surya hingga 42 GW, sehingga kami bisa menyeimbangkan antara suplai listrik dan permintaan,” tambah Darmawan.

    Darmawan juga menekankan bahwa berbagai inisiatif tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk itu, pihaknya terus menggalang kolaborasi guna menyukseskan transisi energi dalam mewujudkan swasembada energi berkelanjutan di tanah air.

    ”Indonesia, bersama dengan negara-negara lain, harus bekerja sama dalam merumuskan strategi, inovasi teknologi, dan investasi untuk mencapai tujuan bersama. Kolaborasi, baik antara investor domestik, regional, maupun internasional, menjadi kunci untuk mencapai target besar ini,” pungkas Darmawan.

    Terpisah, Abdul Salam Nganro, General Manager PLN UIP3B Kalimantan menekankan pentingnya dukungan teknologi modern seperti smart grid untuk menjaga stabilitas sistem ketika energi terbarukan ditambahkan ke jaringan.

    “Kami percaya bahwa teknologi smart grid merupakann salah satu faktor utama untuk mendukung integrasi energi terbarukan. Dengan adanya smart grid, kami dapat memaksimalkan distribusi energi bersih sekaligus meningkatkan efisiensi operasional, hal ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung upaya Indonesia menuju kemandirian energi yang berkelanjutan”, tambahnya.(adv/firdaus)

    Editor : Amran

  • Pembukaan COP29 Azerbaijan: PLN Galang Kolaborasi Global untuk Transisi Energi Menuju Swasembada Energi Berkelanjutan

    Pembukaan COP29 Azerbaijan: PLN Galang Kolaborasi Global untuk Transisi Energi Menuju Swasembada Energi Berkelanjutan

    BAKU, klikkalsel.com – PT PLN (Persero) menggalang kolaborasi dengan komunitas global dalam Conference of the Parties (COP) 29 yang digelar di Baku, Azerbaijan, pada 11-24 November 2024. Upaya ini searah dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjalankan transisi energi menuju swasembada energi berkelanjutan.

    Utusan Khusus Indonesia dalam COP 29, Hashim Djojohadikusumo menyatakan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia berkomitmen penuh untuk menjalankan semua komitmen yang telah dibuat oleh Presiden-Presiden sebelumnya terkait program transisi energi selaras dengan upaya mitigasi perubahan iklim.

    ”Kami akan terus memenuhi komitmen-komitmen tersebut. Akan ada program baru yang ditawarkan oleh Presiden Prabowo dan pemerintahannya kepada dunia. Salah satunya adalah program penambahan pembangkit listrik sebesar 100 gigawatt yang akan diterapkan oleh pemerintah dalam 15 tahun ke depan, di mana 75% atau 75 gigawatt akan berasal dari energi baru terbarukan yang memerlukan investasi sebesar 235 Miliar USD,” ucap Hashim pada sambutannya sekaligus membuka Paviliun Indonesia di COP 29, Baku Azerbaijan, Senin (11/11).

    Selain itu kata Hashim, terdapat pula komitmen lain dalam upaya mereduksi emisi karbon lewat implementasi Carbon Capture and Storage. Pemerintah Indonesia dalam hal ini siap bekerja sama dengan perusahaan multinasional dan pihak lain yang berniat untuk berinvestasi di sektor tersebut.

    ”Kita diberkahi dengan jumlah besar saline aquifer di seluruh kepulauan, baik di darat maupun di lepas pantai, dan kami memperkirakan bahwa kami memiliki kapasitas penyimpanan karbon sebesar 500 gigaton,” lanjut Hashim.

    Pemerintah Indonesia kata Hashim menyambut baik pihak internasional untuk berpartisipasi dalam mengatasi pemanasan global. Pasalnya kata Hashim dampak dari pemanasan global yang terjadi di Indonesia pada akhirnya juga akan dirasakan oleh masyarakat di seluruh belahan dunia.

    “Kami akan memulai program ini, yang akan memakan waktu bertahun-tahun. Kami tidak bisa melakukannya dalam semalam. Ini akan membutuhkan pendanaan, teknologi, dan ilmu pengetahuan,” tambah Hashim.

    Baca Juga Dalam Semangat Hari Listrik Nasional, PLN Beri Penghargaan kepada Pahlawan Bangsa

    Baca Juga Persembahan di HLN-79, PLN Salurkan Bantuan Gerobak Cahaya Untuk Pedagang UMKM di Kalimantan Timur

    Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menambahkan lewat Paviliun Indonesia di COP 29, dirinya optimistis dapat menjadi wadah penting tidak hanya bagi Indonesia tapi seluruh dunia untuk berkolaborasi bersama dan menemukan solusi mitigasi iklim.

    ”Tema COP29 sangat selaras dengan tema kita di Paviliun Indonesia, yaitu Sustainability Stronger Together. Konsep ini menekankan keyakinan kita bahwa melalui kerja sama antarnegara, sektor, dan komunitas, kita dapat mencapai ambisi untuk menghadapi perubahan iklim,” tutur Faisol.

    Faisol menuturkan, bahwa Paviliun Indonesia memiliki tiga tujuan utama yakni, sebagai representasi dari diplomasi Indonesia dalam memperkuat mitigasi iklim, mempromosikan program mitigasi iklim RI secara komprehensif, mengeksplorasi ide, kemitraan dan peluang baru untuk memperkuat ketahanan iklim tidak hanya bagi Indonesia tapi juga dunia.

    Sementara itu, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus selaras dengan perlindungan lingkungan, khususnya kelestarian hutan. Ia mendorong semua stakeholder harus memainkan peran tersebut demi tercapainya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

    ”Saya mendorong semua pihak untuk terlibat dalam mengatasi masalah kehutanan kita saat ini. Saya percaya bahwa kolaborasi adalah tanggung jawab kita semua, dan dengan kejelasan tujuan, kita dapat melindungi serta melestarikan hutan kita, dan menjadikan kehutanan sebagai sumber kemakmuran bagi generasi mendatang,” ucap Raja Juli.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen PLN untuk mendukung penambahan pembangkit yang direncanakan oleh Pemerintah Indonesia dalam mencapai swasembada energi berkelanjutan. Dalam hal ini, PLN telah menyiapkan peta jalan serta terus meluaskan kolaborasi dengan mitra lokal dan global.

    “Sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional, PLN optimistis Indonesia dapat mencapai target ini dengan strategi peralihan menuju energi terbarukan dan pengembangan berkelanjutan yang terus-menerus,” ungkap Darmawan.

    Untuk menyukseskan target pemerintah tersebut, PLN telah merancang Green Enabling Transmision Line untuk mengevakuasi listrik hijau dari sumber EBT yang mayoritas berada di wilayah terisolir. Membentang sepanjang 70 ribu kilometer, transmisi ini akan menghubungkan pulau-pulau di Indonesia dan mengevakuasi listrik bersih ke pusat permintaan di perkotaan.

    Darmawan menambahkan, pihaknya terus meningkatkan kapasitas pembangkit listrik berasal dari EBT dan memanfaatkan seluruh potensi energi bersih yang saat ini dimiliki oleh Indonesia.

    “PLN juga berkomitmen pada pengembangan infrastruktur pendukung, seperti transmisi listrik yang pintar, sistem kendali pintar, distribusi pintar, serta sistem penyimpanan energi baterai untuk mendukung pemanfaatan energi terbarukan,” jelasnya.

    Darmawan juga menyampaikan bahwa PLN tidak dapat melakukannya dalam suasana kesendirian, melainkan diperlukan kolaborasi untuk mengatasinya. Oleh sebab itu, PLN selalu aktif dalam agenda-agenda penting tingkat global seperti COP 29 untuk meluaskan kolaborasi demi kesuksesan swasembada energi berkelanjutan.

    “Diperlukan upaya konkret dari komunitas global, termasuk investasi berkelanjutan, transfer teknologi, dan kebijakan yang mendukung pengembangan energi terbarukan,” pungkas Darmawan.

    Terpisah, Abdul Salam Nganro, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut, ia menyampaikan bahwa Partisipasi PLN dalam COP29 menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pengembangan energi terbarukan.

    “Kami percaya bahwa dengan sinergi global, terutama dalam pengembangan teknologi dan investasi berkelanjutan, dapat mempercepat langkah menuju energi yang ramah lingkungan. Dan kami siap mendukung transisi energi demi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ungkap Salam.(adv/firdaus)

    Editor : Amran

  • Dalam Semangat Hari Listrik Nasional, PLN Beri Penghargaan kepada Pahlawan Bangsa

    Dalam Semangat Hari Listrik Nasional, PLN Beri Penghargaan kepada Pahlawan Bangsa

    PALANGKARAYA, klikkalsel.com – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-79 pada tahun 2024, PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan memberikan penghargaan kepada para veteran yang telah berjasa bagi bangsa di Halaman Kantor PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palangkaraya pada Senin, 28 Oktober 2024, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda dan menyambut Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada 10 November.

    Abdul Salam Nganro, General Manager PLN UIP3B Kalimantan menegaskan PLN berkomitmen tidak hanya melayani kebutuhan energi masyarakat, tetapi juga memberikan penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

    “Penghargaan ini adalah salah satu upaya PLN untuk mengucapkan terima kasih kepada para veteran yang telah berkorban demi kemerdekaan dan kemajuan Indonesia. Kami berharap semangat juang mereka terus menginspirasi kami dalam melayani masyarakat,” ungkap Salam.

    Manager PLN UPT Palangkaraya, Bayu Putra Andrianto, menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Yayasan Baitul Maal (YBM), Srikandi, dan Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) PLN.

    Baca Juga Hari Listrik Nasional ke-79, Dirut PLN Tegaskan Komitmen sebagai Fondasi Pembangunan Nasional

    Baca Juga YBM PLN dan PIKK UPT Pontianak Gelar Bakti Sosial, Salurkan Bantuan untuk Kaum Dhuafa

    “Melalui kegiatan ini, PLN ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para veteran yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Semangat dan pengorbanan mereka menjadi inspirasi bagi kami dalam melayani masyarakat dan menerangi negeri,” ujar Bayu.

    Selain itu, PLN juga menggandeng Komunitas Kantong Berbagi Senyum untuk memastikan bahwa bantuan ini diberikan tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. “Kami ingin program ini tepat sasaran sehingga bisa membantu mereka yang berhak menerima,” tambah Bayu.

    Dalam kegiatan tersebut, Bayu juga menyampaikan apresiasinya kepada para guru yang turut berperan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. “Kami sangat berterima kasih dan memberikan penghargaan tinggi kepada para guru, karena berkat merekalah kita bisa berada di posisi seperti ini,” ungkap Bayu.

    Acara dimulai dengan upacara peringatan Hari Listrik Nasional, yang diikuti oleh penyerahan bantuan sebesar Rp 10 juta kepada para penerima manfaat , termasuk veteran dan mantan guru. Mereka yang hadir menyampaikan rasa terima kasih dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut untuk membantu mereka yang telah lanjut usia.

    Sujatmi, anggota Komunitas Kantong Berbagi Senyum, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasinya. “Saya sangat senang menjadi bagian dari acara hari ini, di mana PLN memberikan perhatian kepada para veteran dan mantan guru dalam momen Hari Listrik Nasional dan Hari Sumpah Pemuda. Terima kasih, PLN,” ujar Sujatmi mengakhiri kegiatan.(adv/firdaus)

    Editor : Amran

  • Persembahan di HLN-79, PLN Salurkan Bantuan Gerobak Cahaya Untuk Pedagang UMKM di Kalimantan Timur

    Persembahan di HLN-79, PLN Salurkan Bantuan Gerobak Cahaya Untuk Pedagang UMKM di Kalimantan Timur

    BALIKPAPAN, klikkalsel.com – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-79, PT PLN (Persero) Unit Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan bersama YBM PLN Unit Pelaksana Transmisi Balikpapan (UPT Balikpapan) salurkan bantuan berupa dua buah “Gerobak Cahaya” kepada warga di Lingkungan Kelurahan Karang Joang di kantor halaman UPT Balikpapan, Jumat (18/10/2024).

    Dhany Priatna, Manager UPT Balikpapan, menyampaikan bahwa bantuan “Gerobak Cahaya” merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang diinisiasi oleh YBM PLN. Program ini bertujuan mendukung pelaku UMKM yang tergolong mustahik (penerima manfaat zakat).

    “Ke depannya, program serupa akan terus dilanjutkan dan diharapkan menjadi jembatan antara muzakki dan penerima manfaat. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mendorong keberlanjutan usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat,” ujar Dhany.

    Salah satu penerima bantuan, Agustina, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada YBM PLN atas bantuan yang diberikan.

    Baca Juga Bantuan Natura PLN NP Kalselteng Untuk 228 Anak, Ibnu Sina: Kolaborasi Tekan Angka Stunting

    Baca Juga Sambut HLN Ke-79, Donasi Insan PLN Terangi 3.725 Keluarga se-Indonesia

    “Alhamdulillah, Terimakasih kepada bapak/ibu Pegawai PLN dan kepada keluarga besar PLN UPT Balikpapan atas bantuan dan kepeduliannya kepada kami di sini, Semoga Gerobak ini bermanfaat buat saya dan jualan saya makin laris lagi” ucapnya penuh syukur.

    Terpisah, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Abdul Salam Nganro menyampaikan tujuan program ini adalah untuk memberikan sarana usaha yang dapat meningkatkan produktivitas dan penghasilan para pedagang kecil.

    “Melalui program ini, PLN terus berusaha menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya para pelaku UMKM,” ungkap Salam.

    PLN berharap dapat terus berperan aktif dalam mendukung dan membantu masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai AKHLAK BUMN yang selalu dijunjung tinggi dalam setiap aktivitasnya.(adv/firdaus)

    Editor : Amran

  • Banjir Peminat, Waktu Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Diperpanjang Hingga 14 November 2024

    Banjir Peminat, Waktu Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Diperpanjang Hingga 14 November 2024

    JAKARTA, klikkalsel.com – Menyambut tingginya antusiasme para jurnalis dalam berpartisipasi pada ajang PLN Journalist Award (PJA) 2024, PT PLN (Persero) memperpanjang masa pendaftaran, yang semula berakhir pada 31 Oktober 2024 menjadi 14 November 2024.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, perpanjangan masa pendaftaran dimaksudkan untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi para jurnalis untuk mengirimkan karya terbaiknya dalam PJA 2024.

    “Melihat antusiasme yang begitu tinggi dari insan pers dalam mengikuti PLN Journalist Award, kami ingin memberikan kesempatan lebih luas bagi para jurnalis yang belum sempat mengirimkan karyanya. Kami memperpanjang batas waktu pendaftaran hingga 14 November,” ujar Darmawan.

    Darmawan menyampaikan, PLN Journalist Award 2024 merupakan wadah untuk mengapresiasi jurnalis yang memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi hingga pelosok negeri.

    Dengan tema “Salurkan Energi Bersih, Wujudkan Kolaborasi”, PLN telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp480 juta bagi para pemenang PJA 2024.

    Baca Juga YBM PLN dan PIKK UPT Pontianak Gelar Bakti Sosial, Salurkan Bantuan untuk Kaum Dhuafa

    Baca Juga Bantuan Natura PLN NP Kalselteng Untuk 228 Anak, Ibnu Sina: Kolaborasi Tekan Angka Stunting

    “Kegiatan ini adalah bentuk penghargaan PLN kepada para jurnalis yang konsisten mendukung penyebaran informasi mengenai sektor energi dan ketenagalistrikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Indonesia,” kata Darmawan.

    Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menjelaskan bahwa kompetisi di PJA 2024 terbagi dalam enam kategori, yaitu: karya tulis hard news, feature, audio visual, video berita, foto cerita, dan foto tunggal.

    “Kami menyiapkan total hadiah Rp480 juta untuk tiga pemenang di setiap kategori. Pendaftaran masih tersisa 2 minggu, sehingga kami mengajak seluruh jurnalis di Indonesia untuk ikut serta,” kata Gregorius.

    Adapun ketentuan kompetisi ini adalah peserta harus merupakan warga negara Indonesia yang berprofesi sebagai jurnalis, baik tetap maupun lepas (freelance), dan bekerja di media massa lokal, nasional, cetak, daring, atau televisi.

    Gregorius menegaskan bahwa tidak ada biaya pendaftaran dan peserta yang berminat dapat langsung mengisi formulir melalui tautan yang disediakan serta melengkapi berkas yang dibutuhkan.

    “Karya jurnalistik yang didaftarkan harus telah dipublikasikan antara 1 Januari 2024 hingga 14 November 2024. Batas waktu pengiriman karya diperpanjang hingga 14 November 2024, pukul 23.59 WIB,” jelasnya.

    Terpisah, Abdul Salam Nganro, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut, karena media merupakan salah satu jembatan PLN dalam memberikan informasi dan edukasi seputar ketenagalistrikan.

    “Media Pers dapat menyampaikan istilah teknis yang ada di PLN menjadi informasi yang mudah dipahami oleh masyarakat, sehingga sudah selayaknya melalui ajang ini dapat menjadi wadah apresiasi untuk insan pers” ungkapnya

    Bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait PJA 2024, dapat mengakses tautan berikut: https://web.pln.co.id/pln-journalist-award-2024.(adv/firdaus)

    Editor : Amran

  • YBM PLN dan PIKK UPT Pontianak Gelar Bakti Sosial, Salurkan Bantuan untuk Kaum Dhuafa

    YBM PLN dan PIKK UPT Pontianak Gelar Bakti Sosial, Salurkan Bantuan untuk Kaum Dhuafa

    PONTIANAK, klikkalsel.com – Yayasan Baitul Maal (YBM) dan Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pontianak bekerjasama dengan Dinas Sosial Kota Pontianak, menggelar bakti sosial berupa penyaluran puluhan paket sembako kepada kaum dhuafa dan penyandang disabilitas di Pontianak dan Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (12/9/2024).

    Ketua YBM PLN UPT Pontianak, Heri Gunawan, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian sosial PLN yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat kurang beruntung di sekitar operasional perusahaan.

    “Kegiatan ini adalah wujud komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam program sosial di berbagai wilayah, khususnya di sekitar operasional PLN. Setiap tahun, kami konsisten mengadakan kegiatan yang berfokus pada aksi sosial dan kemanusiaan,” jelas Heri.

    Heri menambahkan bahwa bakti sosial ini dilakukan secara berkelanjutan sebagai wujud komitmen PLN dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalimantan Barat. Ia berharap kegiatan ini dapat meringankan beban warga kurang mampu, sekaligus memberikan semangat dan harapan di tengah situasi sulit.

    Baca Juga Bantuan Natura PLN NP Kalselteng Untuk 228 Anak, Ibnu Sina: Kolaborasi Tekan Angka Stunting

    Baca Juga Hari Listrik Nasional ke-79, Dirut PLN Tegaskan Komitmen sebagai Fondasi Pembangunan Nasional

    “Alhamdulillah, warga setempat, terutama kaum dhuafa, menyambut antusias bantuan sembako yang kami berikan. Kegiatan ini bertujuan meringankan beban ekonomi dan membantu masyarakat, terutama kaum dhuafa, memenuhi kebutuhan pokok mereka,” ujar Heri.

    Salah satu penerima bantuan, Fatimah, mengucapkan terima kasih kepada Tim YBM dan PIKK PLN UPT Pontianak.

    “Bantuan paket sembako dan santunan ini sangat berarti bagi kami di masa sulit seperti sekarang. Ini membantu saya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saya berterima kasih kepada YBM dan PIKK PLN UPT Pontianak atas bantuannya. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan berkah bagi PT PLN (Persero) dalam menjaga keandalan listrik,” kata Fatimah.

    Ditemui pada kesempatan yang terpisah, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Abdul Salam Nganro menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini mencerminkan semangat gotong royong yang kuat dalam tubuh PLN serta memberikan apresiasi terhadap semua pihak yang terlibat.

    “Kami di PLN UIP3B Kalimantan senantiasa berkomitmen untuk tidak hanya menyediakan pasokan listrik yang andal, tetapi juga memastikan bahwa keberadaan kami membawa dampak positif bagi masyarakat di sekitar kami. Melalui program seperti ini, kami ingin berkontribusi lebih dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan menciptakan perubahan yang berarti,” ungkap Salam.

    “Kami juga mengapresiasi semua pihak yang berkontribusi dalam kegiatan bakti sosial ini, mulai dari Tim YBM, PIKK PLN UPT Pontianak, hingga Dinas Sosial Kota Pontianak. Kolaborasi yang terjalin sangat luar biasa, dan melalui semangat kebersamaan ini, kita dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutup Salam.

    Kolaborasi antara PLN dan Dinas Sosial Kota Pontianak ini merupakan wujud komitmen bersama mendukung kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan.(adv/firdaus)

    Editor : Amran

  • Kolaborasi PLN dan RRI Kalimantan Barat, Edukasi Kelistrikan Lewat Podcast Demi Keselamatan Masyarakat

    Kolaborasi PLN dan RRI Kalimantan Barat, Edukasi Kelistrikan Lewat Podcast Demi Keselamatan Masyarakat

    PONTIANAK, klikkalsel.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Barat menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keselamatan kelistrikan melalui inovasi edukasi.

    Bersama Radio Republik Indonesia Kalimantan Barat, PLN UP2B mengadakan sesi podcast interaktif yang dipandu oleh Fauziah Dwi Gustia, Team Leader Keselamatan dan Kesehatan Kerja PLN UP2B Kalbar.

    Tujuan dari sesi ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemahaman keselamatan ketenagalistrikan, baik di lingkungan rumah tangga maupun di area industri, Selasa (1/10/2024).

    Dalam sesi tersebut, Fauziah memberikan penjelasan bahwa edukasi terkait keselamatan ketenagalistrikan harus disebarluaskan untuk mencegah risiko yang bisa membahayakan masyarakat.

    “Edukasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan harus disampaikan secara luas agar masyarakat semakin peduli terhadap potensi bahaya listrik serta mampu menerapkan praktik yang aman dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Fauziah.

    Ahmad Edy Syukral, Manajer UP2B Kalimantan Barat, menjelaskan bahwa UP2B Kalbar bertanggungjawab dalam mengatur dan mengawasi penyaluran listrik agar tetap stabil dan andal di Wilayah Kalimantan Barat.

    Baca Juga Tarif Listrik Triwulan IV Tidak Naik, PLN Jaga Pelayanan Listrik Tetap Andal

    Baca Juga 5 Pengemudi Ojol Prasejahtera Peroleh Motor Listrik di PLN Electric Run 2024

    “Kami memastikan bahwa listrik yang dihasilkan pembangkit dapat disalurkan secara merata ke seluruh Wilayah Kalimantan Barat. Selain itu, UP2B Kalbar juga berperan dalam menjaga keandalan sistem guna meminimalisir terjadinya pemadaman,” jelas Edy.

    Wiwin Indriani selaku host podcast juga turut memberikan apresiasi atas inisiatif PLN dalam mengedukasi masyarakat. Ia menyebut bahwa kolaborasi antara PLN dan RRI ini sangat penting dalam upaya menciptakan kesadaran tentang pentingnya pemahaman keselamatan listrik di tengah masyarakat.

    “Melalui kolaborasi ini, PLN UP2B berharap dapat memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memahami bahaya listrik dan bagaimana cara mengelola risiko tersebut dengan bijak. Podcast ini tidak hanya berfokus pada teknis kelistrikan, tetapi juga menyampaikan informasi mengenai layanan PLN yang dapat diakses oleh masyarakat untuk memastikan keamanan dan efisiensi penggunaan listrik,” tambah Wiwin.

    Podcast ini disambut antusias oleh pendengar RRI Kalimantan Barat, yang merasa bahwa informasi yang disampaikan sangat relevan dan bermanfaat, terutama bagi mereka yang menggunakan listrik dalam skala besar untuk kebutuhan usaha dan industri.

    Ditemui pada kesempatan yang berbeda, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Abdul Salam Nganro mengatakan Kolaborasi antara PLN dan RRI Kalimantan Barat ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi keselamatan listrik kepada masyarakat.

    “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Dengan memanfaatkan media seperti podcast, penyampaikan informasi bisa secara interaktif dan menarik. Harapan kami, masyarakat tidak hanya memahami bahaya listrik, tetapi juga mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat di rumah maupun di tempat kerja,” jelas Salam.

    Kolaborasi antara PLN UP2B Kalimantan Barat dan RRI diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keselamatan dalam penggunaan listrik.

    Edukasi semacam ini dinilai efektif dalam menyebarkan informasi kepada khalayak luas, mengingat potensi bahaya listrik yang dapat dicegah dengan pengetahuan yang memadai dan kesadaran kolektif masyarakat.(adv/firdaus)

    Editor : Amran