Karyawan Salon Tewas Usai Tabrak Pagar Mushalla

Korban saat dievakuasi menuju rumah sakit. (Ist)

BANJARMASIN, klikkalsel – Seorang wanita tewas usai sepeda motor yang dikendarai menghantam pagar Mushalla Sirhotal Mustaqim yang terletak di kawasan Jalan Pengambangan RT 4 Kecamatan Banjarmasin Timur, Senin (21/3/2019) sekitar pukul 21.20 Wita.

Menurut informasi warga perempuan yang belum diketahui namanya tersebut awalnya melaju kencang dari arah Jalan Pengambangan menuju Jalan Keramat.

Namun saat berada dilokasi kejadian motor matic nomor polisi DA 6835 OZ yang dikendarai korban mendadak melenceng dari jalur dan melawan arah hingga menabrak pagar samping mushalla hingga membuat korban terkapar di teras mushalla dengan luka parah pada bagian wajah dan kepala.

“Dia itu dari arah pengambangan menuju keramat, lalu mendadak melebar hingga akhirnya menabrak pagar mushalla,” ujar Anang Perang yang merupakan warga sekitar.

Bahkan sangking kerasnya benturan, selain membuat sepeda motor korban mengalami rusak parah, pagar mushalla yang terbuat dari besi pun sampai terlepas dan terlempar hampir 3 meter dari posisi semula.

“Keras sekali benturannya, bahkan kata yang diseberang (sungai) kedengaran bunyinya,” ujarnya lagi.

Namun ia mengungkapkan bahwa menurut beberapa warga, korban yang menggeber sepeda dengan kencang sempat terlihat beriringan dengan sebuah sepeda motor lain.

“Karena waktu itu ada motor lain yang juga melaju kencang. Nah apakah ada kaitannya kami tidak tahu. Atau apakah bersenggolan atau memang sengaja di senggol kami tidak tahu jelas,” ungkapnya.

Korban yang terluka parah akhirnya dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin dengan menggunakan ambulan milik BPK Kambang Barenteng.

Namun korban diduga keburu menghembuskan nafas terakhirnya didalam perjalanan.

“Kayaknya meninggal dalam perjalanan,” ujar Agun, salah satu anggota BPK Kambang Barenteng yang membantu evakuasi korban.

Sempat simpang siur tentang identitas korban, namun beruntung ada yang mengenali pakaian yang dikenakan korban dengan motif batik berwarna hijau.

“Itu karyawan saya di salon, namanya Rekha Nurhalida, umurnya 18 tahun, rumahnya di Sungai Tabuk,” ujar Farah Dia Anugerah yang ditemui di IGD RSUD Ulin Banjarmasin. (david)

Editor : Farid