Kapolsek Berangas Belum Bisa Komentar Hasil Otopsi Jasad Aipda Erwin

Jasad Aipda Erwin langsung disemayamkan usai outopsi. (foto : rizqon/klikkalsel)

MARABAHAN, klikkalsel – Jenazah anggota Sabhara Polresta Banjarmasin yang tewas meregang nyawa diduga gantung diri, Aipda Erwin Mey Dianto kini telah disemayamkan di Mulia Sejahtera Banjarmasin, Jum’at (24/11/2018) malam sekitar pukul 21.00 Wita.

Sebelumnya, jasad Aipda Erwin Mey Dianto ditemukan warga, dengan kondisi tengantung di belakang rumahnya, Desa Semangat Dalam Perumahan Mitra Bhakri Blok A, Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala, sekitar pukul 12.00 Wita.

Saat ditemukan masih mengenakan seragam semi dinas Polri. Kemudian, jasad Aipda Erwin Dianto dievakuasi ke Klinik Handil Bakti untuk pemeriksan.

Namun, atas kepentingan penyelidikan kematian anggota Polri berusia 39 tahun itu, jasadnya dibawa ke Instalasi Pemulsaran Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin dan dilakukan proses otopsi sedari pukul 15.00 Wita.

Saat di RSUD Ulin, Dirkrimum Polda Kalsel Kombes Pol Sofyan bersama jajarannya sempat datang untuk melihat kondisi jenazah.

Sekitar 6 jam bergulir proses outopsi dilakukan. Aparat yang berjaga di Instalasi Pemulsaran Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, salah satunya Pihak Polsek Berangas penanggung jawab Wilayah Hukum Tempat Kejadian Perkara dugaan gantung diri enggan berkomentar saat ditanyai para awak media terkait penyebab pasti kematian korban.

“Kita tidak bisa berkomentar, langsung ke Humas atau Kapolres saja mas,” ucap Kapolsek Berangas Ipda Ni’am usai proses otopsi.

Belum diketahui pasti penyebab kematian Aipda Erwin Mey Dianto yang dikenal mudah bergaul semasa hidupnya, diduga nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri.

Sedangkan dari cacatan pihak Polresta Banjarmasin, yang bersangkutan tidak masuk daftar anggota bermasalah. (rizqon)

Editor : Farid