BANJARMASIN, klikkalsel – Membayar zakat menjadi kewajiban umat Islam bagi yang mampu saat Ramadhan. Sehingga, banyak yang menukarkan uang ke sejumlah Bank.
Tapi bagi yang enggan atau tidak mau repot pergi ke Bank, bisa memilih jasa penukaran uang receh yang ada di pinggir jalan.
Fenomena jasa penukaran uang receh itu ikut menjadi tradisi saat Ramadhan. Kalau di Banjarmasin biasnya mangkal di pinggiran sepanjang Jalan Lambung Mangkurat, A Yani, H Anang Adenansi, Brigjend Hasan Basri dan Jalan As Musyaffa.
Di penghujung bulan puasa atau mendekati Hari Raya Idul Fitri, peminat tukar uang receh itu kian meningkat, disamping jasa penukar uang yang juga bertambah.
Rusli salah satu yang sudah 5 tahun menjalani usaha tersebut Ia mengatakan, dalam setiap penukaran Rp100.000 mendapat keuntungan 7 hingga 10 persen.
Ć¢ā¬ÅSetiap kelipatan menukarkan uang Rp 100.000 saya dapat Rp 7.000 hingga Rp10.000, artinya ditukar atau dibayar menjadi Rp110.000,Ć¢ā¬Ā katanya.Minggu (2/6/2019)
Dikatakannya pula jika mendekati lebaran jasa penukar uang receh akan bertambah banyak. “Nanti jika malam lebaran itu adalah ramai-ramainya warga menukarkan uang,Ć¢ā¬Ā timpalnya.
Sementara Erna yang salah seorang warga yang menukarkan uangnya mengatakan, keberadaan jasa penukar uang lumayan membantu sebab Bank sudah banyak yang tutup, jadi dirinya menukarkan uang ke tempat penukaran jasa tersebut.
Ć¢ā¬ÅKadang ngak sempat menukarkan uang ke bank keburu tutup terpaksa ketempat mereka,Ć¢ā¬Ā kata dia.(azka)
Editor : Farid





