Jambore UKS 2025 Pacu Kesadaran Pelajar untuk Hidup Lebih Bersih dan Sehat

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda saat membuka kegiatan Jambore UKS/M di panggung siring Balaikota Banjarmasin

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pemko Banjarmasin menggelar Jambore UKS/M Tahun 2025 sebagai upaya memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

Mengangkat tema “Lingkungan Sehat, Masa Depan Cerah. Hidup Sehat Lingkungan Bersih”. Kegiatan Jambore UKS/M yang merupakan agenda tahunan ini diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan dengan sangat antusias.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda mengatakan bahwa kesehatan anak tidak dapat dipisahkan dari kondisi lingkungan sekolah.

“Anak-anak kita tidak mungkin tumbuh sehat jika sekolahnya kotor atau kebiasaan hidup bersih belum menjadi budaya. Tema tahun ini bukan slogan, tetapi pengingat bahwa kesehatan dan lingkungan adalah satu kesatuan,” ujarnya, Senin (8/12/2025).

Ia pun menyampaikan bahwa Jambore UKS bukan sekadar seremonial, melainkan ruang pembelajaran yang lebih luas bagi generasi muda.

“Hari ini saya ingin para peserta berani mencoba, berani tampil, dan berani belajar. Itu yang menjadikan mereka juara, bukan semata menang atau kalah,” ungkapnya.

Ananda juga mengajak seluruh sekolah agar memperkuat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini.

“Mulailah dari hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi plastik, rajin mencuci tangan, dan menjaga kebersihan ruang kelas. Kebiasaan kecil akan membentuk generasi besar,” bebernya.

Baca Juga : Pemko Hentikan Konsumsi, 33 Panti Asuhan di Banjarmasin Terancam Krisis Operasional

Baca Juga : Banjir Rob Terjadi Tiap Tahun: Masalah Berulang yang Harus Segera Ditangani Pemko Banjarmasin

Kegiatan Jambore UKS/M ini pun melaksanakan sejumlah lomba sebagai menjadi media penerapan keterampilan kesehatan dan lingkungan, sekaligus ruang kreativitas bagi peserta dari PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA.

“Mudah-mudahan semangat kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya kesehatan yang didapatkan dalam kegiatan ini dapat terus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setdako Banjarmasin, Juli Khair, menjelaskan pentingnya kegiatan ini untuk menghidupkan kembali peran UKS di sekolah.

“Jambore ini tujuannya mempererat silaturahmi antar sekolah sekaligus menghidupkan lagi peran UKS yang mungkin belakangan mulai berkurang. Ada kurang lebih 200 peserta yang ikut di enam cabang lomba,” jelasnya.

Antusiasme peserta tampak jelas, termasuk dari jenjang TK. Kepala Sekolah TK Aisyiyah Bustanul Athfal, Zakiyah, mengatakan bahwa murid-muridnya sangat bersemangat meski persiapan dilakukan singkat.

“Anak-anak senang sekali karena terpilih mewakili sekolah. Walaupun usianya masih kecil dan persiapannya tidak selalu mudah, tapi yang utama adalah mereka berani tampil,” tuturnya.

Ia menyampaikan bahwa sekolahnya pada kesempatan ini mengikuti lomba Senam Kreasi CTPS, sebuah keterampilan yang sebelumnya pernah mengantarkan mereka meraih prestasi di tingkat provinsi.

“Alhamdulillah kategori senam yang kami ikuti pernah menjadi Juara 1 tingkat Kalimantan Selatan. Hari ini kami berharap anak-anak kembali mendapatkan hasil terbaik,” tandasnya. (fachrul)