BANJARMASIN, klikkalsel.com – Mayat pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di sungai kecil kawasan Jalan Jafri Zam-zam, Banjarmasin, pada Selasa (27/1/2026) siang, akhirnya terungkap.
Mayat tersebut diketahui bernama Joko Wahyudi (30), warga asal Provinsi Jawa Timur.
Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie membenarkan dan mengungkapkan identitas korban kini telah diketahui setelah pihak keluarga datang dan mengenali ciri-ciri almarhum.
“Identitasnya bernama Joko Wahyudi, kelahiran Malang, berusia 30 tahun,” ujar Kompol Dading.
Berdasarkan data yang diterima kepolisian, Joko Wahyudi tercatat beralamat di Desa Balesari, Dusun Gendogo, RT 02, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.
Terungkapnya identitas almarhum bermula ketika salah satu kerabatnya mendapatkan informasi terkait penemuan mayat di kawasan Jafri Zam-zam.
Kerabat tersebut kemudian mendatangi kamar pemulasaraan jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk memastikan langsung.
Baca Juga : Mayat Pria Bertato dan Berambut Gondrong Mengapung di Sungai Jafri Zam-zam, Sempat Dikira Lumut
“Pihak keluarga memastikan identitas pada mayat dengan mencocokkan ciri-ciri fisik almarhum secara langsung di RSUD Ulin,” jelasnya.
Sebelumnya, penemuan mayat tersebut sempat menggegerkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Jenazah pertama kali ditemukan mengapung di sungai kecil dalam kondisi tanpa identitas.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab kematian almarhum. Sementara itu, jenazah almarhum telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Disamping itu, Rahman kerabat mayat mengatakan kalau almarhum memang dari Malang dan datang menemui keluarga di Pulang Pisau yang berangkat Sabtu (24/1/2026) kemarin ke Banjarmasin hendak balik lagi.
“Lewat trisakti kan nah habis itu hilang kontak kami kira sudah di jalan. Jam 3 sore tadi kami dapat kabar ini,” ujar Rahman Sepupu mayat
Keluarga almarhum masih penasaran dan berharap ada pemeriksaan lanjut dari pihak kepolisian terkait kematian almarhum.
“Entah apakah akan otopsi karena mencurigakan. Masa iya mister X paling tidak kalau wajar KTP pasti ada,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi





