BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pernah menduduki kursi Ketua DPW PKS Kalsel dan menjadi petahana walikota Banjarmasin, tidak lantas membuat H Ibnu Sina mendapatkan usungan dari PKS. Malah, partainya tersebut memberikan usungan kepada kadernya yang lain, yakni Musaffa Zakir.
Diketahui Musaffa Zakir menjadi bakal calon wakil walikota Banjarmasin mendampingi Hj Ananda, bakal calon walikota Banjarmasin di Pilwali Banjarmasin. Selain PKS (5 kursi), pasangan ini juga diusung dan didukung PAN (9 kursi), Partai Golkar (6 kursi), NasDem (1 kursi), serta partai non parlemen, yakni Perindo dan PKPI.
Sementara H Ibnu Sina berpasangan dengan Arifin Noor mendapatkan usungan dari Partai Demokrat (5 kursi), PKB (5 kursi) dan PDIP (5 kursi), serta non parlemen yakni PSI.
Tidak mendapatkan dukungan dari partainya maju sebagai calon walikota Banjarmasin, mantan Ketua DPW PKS Kalsel H Ibnu Sina memastikan masih tercatat sebagai kader PKS, karena sampai saat ini masih memiliki KTA (kartu tanda anggota) PKS.
“Kalau KTA masih, saya kan sekretaris MPW (Majelis Pertimbangan Wilayah) DPW Kalsel,” katanya saat menghadiri HUT ke-19 Partai Demokrat di Sekretariat DPC Partai Demokrat Banjarmasin, Rabu (9/9/2020).
Baca Juga : Angkat Kearifan dan Budaya Lokal, Pasangan Ibnu – Arifin Gelar Deklarasi Pencalonan di Atas Kelotok
Ditanya apakah sakit hati, PKS memberikan usungan bukan kepada dirinya? Ia enggan menanggapi. “Saya ada saja hati,” katanya sambil menepuk gambar hati di baju yang di pakainya.
Ia juga memilih menjawab dengan peribahasa Banjar, saat disinggung kedatangannya di Partai Demokrat Banjarmasin untuk menerima KTA Partai Demokrat.
“Saya ini tatarang upih (konotasi ini sering digunakan masyarakat Banjarmasin yang memiliki arti banyak tidak tahunya daripada tahunya),” katanya sambil tersenyum.
Namun dia tidak begitu menyoal hal itu, sebab saat ini lebih konsentrasi dengan pencalonannya di Pilwali Banjarmasin.
“Sebenarnya saya enggan berkomentar, karena fokus pencalonan,” ucap calon petahana walikota Banjarmasin ini.
Ketua DPC Partai Demokrat Banjarmasin H Bambang Yanto Permono juga enggan menanggapi soal KTA tersebut. “Kalau soal itu silakan tanya pada rumput yang bergoyang,” ujarnya.
Mengingat, saat ini pihaknya konsen dan mengupayakan semaksimal mungkin untuk memenangkan Ibnu Sina – Ariffin.
“Jadi tidak berpikiran macam-macam, tidak berpikiran aneh-aneh. Kita fokus kedepannya, karena pasangan lain berat-berat. Ada mantan sekda, mantan ketua dewan, mantan ketua capil. Semuanya ini orang hebat, putra-putra terbaik Banjarmasin, begitu juga Pak Ibnu yang sudah terbukti,” katanya lagi.
Oleh karena itu, Ketua Tim Pemenangan Ibnu Sina – Arifin ini meminta, kepada masyarakat untuk mengulangi perjalanan karirnya. “Mudahan semua harapan kita Tuhan menghendaki,” sebutnya. (farid)
Editor : Amran





