MARTAPURA, klikkalsel.com – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin turun langsung meninjau dan menyapa warga Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, yang terdampak banjir, Kamis (8/1/2026).
Untuk mencapai lokasi, Gubernur Muhidin bersama rombongan harus menaiki perahu karet menyusuri genangan banjir sejauh kurang lebih 2,5 kilometer. Kehadiran orang nomor satu di Kalsel itu disambut antusias warga yang sejak akhir Desember lalu hidup dalam keterbatasan akibat banjir.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan berupa sembako, obat-obatan, serta perlengkapan bayi kepada warga terdampak.
“Alhamdulillah, senang sekali. Desa kami belum pernah dikunjungi. Sekali dikunjungi, langsung gubernur yang datang,” ujar warga Lok Buntar, Ida Noraida, yang menyambut kedatangan Gubernur bersama Pembakal Desa Lok Buntar, Mursyidi.
Sepanjang perjalanan dari pinggir Jalan Martapura Lama Sungai Tabuk hingga melewati beberapa RT di Desa Lok Buntar, Gubernur Muhidin tampak aktif menyapa warga. Lambaian tangan dan senyum warga menjadi bukti rasa haru atas kehadiran pemimpin daerah mereka di tengah musibah.
“Syukur alhamdulillah, kawa bedapat wan sidin,” ucap seorang warga dengan mata berkaca-kaca, mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertemu langsung dengan gubernur.
Ungkapan serupa disampaikan Muhammad Junaidi. Ia mengatakan, warga sangat bersyukur atas kunjungan Gubernur Muhidin yang datang langsung membawa bantuan, setelah hampir setengah bulan mereka hidup dengan akses transportasi yang sangat terbatas akibat banjir.
Siang itu, Gubernur Muhidin didampingi Kepala BPBD, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan secara langsung pendataan dan penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran. Lokasi yang ditinjau berada di RT 7 Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.
Baca Juga : Gubernur H. Muhidin Tepis Spekulasi Banjir Balangan Akibat Tambang
“Hari ini kami menyerahkan bantuan untuk warga terdampak banjir di sini melalui pembakal dan Ketua BPD. Bukan hanya sembako, tapi juga obat-obatan dan perlengkapan bayi. Penyalurannya harus dikawal BPBD agar bantuan ini benar-benar sampai ke warga, per rumah,” tegas Gubernur Muhidin.
Ia juga meminta kepala desa di wilayah lain agar melakukan pendataan warga terdampak secara akurat.
“Silakan data per rumah dengan nama dan identitas yang jelas. Kepala desa bisa menyerahkan data ke BPBD Kalsel di nomor 0811511103. Syaratnya, data harus lengkap,” ujarnya.
Selain penyaluran bantuan, Gubernur Muhidin juga berencana membangun shelter atau rumah panggung tiga tingkat yang dapat difungsikan sebagai tempat pengungsian. Rencana ini akan direalisasikan jika ada warga yang bersedia menghibahkan lahan.
Sementara itu, Pembakal Desa Lok Buntar, Mursyidi, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak
pak Gubernur yang sudah mengunjungi kami dan memberikan banyak bantuan. Semua bantuan yang dititipkan akan kami salurkan per rumah sesuai arahan,” ucapnya.
Selain bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Kalsel, Gubernur Muhidin juga secara pribadi menyerahkan bantuan uang tunai kepada warga terdampak banjir.
Diketahui, Desa Lok Buntar merupakan satu dari ratusan titik lokasi di Kalimantan Selatan yang terendam banjir sejak 27 Desember 2025. Di wilayah ini, ketinggian air terus meningkat hingga mencapai dada orang dewasa, membuat warga harus bertahan hidup di tengah genangan selama berhari-hari. (rizqon)
Editor: Abadi





