BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kota Banjarmasin, mencatat bahwa nilai Investasi pada tahun 2025 jauh melebihi target yang telah ditetapkan.
DPMPTSP Kota Banjarmasin menetapkan target sebanyak Rp 1,98 triliun pada tahun 2025, nyatanya sampai triwulan ke 3 target tersebut sudah terlampaui, yakni Rp 2,3 triliun.
Dengan tingginya angka investasi ini, Kepala DPMPTSP Banjarmasin, Ari Yani mengatakan bahwa geliat ekonomi di Banjarmasin terus bertumbuh.
“Untuk di Banjarmasin geliat investasinya ada di Telekomunikasi, Perubungan, dan Pergudangan yang saat ini cukup banyak,” ucapnya, Selasa (6/1/2025).
Tak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa di bidang jasa cukup banyak investor yang tumbuh di Banjarmasin, seperti misalnya semakin banyaknya kafe yang ada.
Baca Juga : Titik Kumpul Ekonomi Kreatif Kalsel, Banua Creative Festival 2025 Resmi Dibuka
Baca Juga : Banua Coffee Festival 2025 Jadi Ajang Pengembangan Ekonomi Kreatif, Budaya, dan Pariwisata
“Belum lagi rumah makan lokal, yang ikut mendorong perekonomian lokal di Banjarmasin,” tambahnya.
Ditanya perihal investor melalui brand dari luar negeri yang masuk ke Banjarmasin. Ari Yani menerangkan bahwa memang ada yang masuk namun tidak terlalu signifikan, karena sebagian ada yang bekerjasama dengan pihak swasta melalui Mall.
“Walau tidak signifikan tapi itu sudah memenuhi target investasi di Banjarmasin,” terangnya.
Disisilain ia juga menjelaskan kendala saat ini yang dihadapi Kota Banjarmasin untuk menarik Investor adalah lokasi yang strategis di bidang usaha yang akan dimasuki.
“Misalnya lokasi tanah, dan juga termasuk finansial dari Investor itu sendiri. Karena mereka juga menghitung kemudahan terkait akses jalan untuk mereka memasok barang-barang mereka,” tandasnya.(fachrul)
Editor: Amran





