Forkopimda Tabalong Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

TANJUNG, klikkalsel.com – Mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Forkopimda Kabupaten Tabalong bersama Kodim 1008/Tabalong mengikuti video conference (vicon) bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, di Ruang Transit Makodim 1008/Tabalong, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan tersebut membahas langkah pencegahan dan penanganan Karhutla, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi potensi kebakaran di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng).

Kegiatan ini dihadiri Dandim 1008/Tabalong Letkol Inf Alexander Allan Primadi, Plt Asisten Administrasi Umum Abdul Halim, yang mewakili Bupati Tabalong, serta Kabagops Polres Tabalong Abdul Fatah.

Turut hadir perwakilan BPBD Tabalong Weri dari bidang pencegahan dan kesiapsiagaan, Kasubsi II Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Tabalong Andrian Muhammad, para perwira staf, dan Danramil jajaran Kodim 1008/Tabalong.

Dalam arahannya, Pangdam Zainul Arifin, menyoroti kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, sehingga diperlukan penanganan terpadu dan berkelanjutan dari seluruh pihak terkait.

Ia juga mengingatkan, potensi Karhutla di Kalselteng masih perlu diwaspadai, terutama dengan adanya sejumlah titik api. Karena itu, keterlibatan pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat sangat penting dalam memperkuat upaya pencegahan serta penanganan di lapangan.

Baca Juga : Kantor Forkopimda Tabalong Direncanakan Pindah ke Jalan Nan Sarunai

Baca Juga : Forkopimda Tabalong Salurkan Air Siap Minum untuk Warga Terdampak Kekeringan

Sejumlah langkah yang ditekankan meliputi mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling), meningkatkan patroli terpadu TNI-Polri, serta menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak pembakaran hutan dan lahan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Dandim 1008/Tabalong Letkol Inf Alexander Allan Primadi, menegaskan pentingnya sinergi Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat dalam mengantisipasi ancaman Karhutla di Tabalong.

“Sinergi dan koordinasi lintas sektor sangat diperlukan agar upaya pencegahan karhutla dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus mengerahkan Babinsa untuk mendukung patroli wilayah, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.

Melalui koordinasi tersebut, Forkopimda Tabalong diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat deteksi dini terhadap potensi kebakaran sehingga risiko meluasnya karhutla dapat ditekan demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. (renn)

Editor : Akhmad