Festival Layang-Layang, Pertahankan Budaya yang Nyaris Hilang

Festival layang-layang di Kelurahan Hikun, Tabalong. (foto : arif/klikkalsel)
TANJUNG, klikkalsel.com – Berbagai jenis dan bentuk layang-layang terbang tinggi di langit Kelurahan Hikun, RT 3, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Minggu (30/8/2020).
Layang-layang tersebut diterbangkan oleh para peserta yang mengikuti festival layang-layang yang dilaksanakan oleh Karang Taruna Kelurahan Hikun dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Ke-75 Republik Indonesia.
Pantauan klikkalsel.com, semua peserta dari berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias mengikuti festival layang-layang ini. Mereka membawa layangan dengan berbagai bentuk seperti, burung garuda, ketupat, dan layangan dandang khas Kalimantan Selatan.
Festival layang-layang di Kelurahan Hikun, Tabalong. (foto : arif/klikkalsel)
Ketua panitia kegiatan, Rudiansyah, mengatakan, selain dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Ke-75 Republik Indonesia, tujuan lain dari kegiatan ini untuk melestarikan budaya bermain layang-layang.
“Kami ingin melestarikan budaya, karena budaya bermain layang-layang sudah sudah mulai hilang,” ujarnya.
Menurut pria yang akrab disapa Rudi ini, pelaksanaan kegiatan terbagi dalam dua kategori yakni, lomba adu layangan yang diikuti oleh 40 peserta dan lomba layangan hias yang diikuti oleh 10 peserta yang selanjutnya masing – masing kategori akan di ambil tiga terbaik.
“Seluruhnya ada 50 peserta. Peserta akan memperebutkan total hadiah sebesar 3 juta rupiah plus doorprize. Semua ini murni hasil swadaya kami panitia, tanpa sponsor apapun,” jelasnya.
Meski ditengah Pandemi Covid-19, Rudiansyah mengaku, kegiatan ini pihaknya laksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sebab semua panitia dan peserta wajib menggunakan masker selama kegiatan.
Disamping itu, lanjut Rudi, kegiatan ini juga dilaksanakan guna untuk memberikan hiburan kepada masyarakat sekitar, yang mana sejak adanya pandemi Covid-19 kegiatan masyarakat sangat dibatasi.
“Paling tidak kegiatan ini dapat mengobati kejenuhan masyarakat dan juga memberikan mereka kegiatan positif,” ungkapnya.
Rudi pun berharap, kegiatan ini akan terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang dan ada bantuan dari pemerintah setempat.
“Semoga tahun selanjutnya ada dukungan dari pemerintah setempat,” pungkasnya.(arif)
Editor : Amran